perut besar



dok mau nanya kenapa ya perut saya kalau berbarring kaya blendukan dibagian pusaar kayya gunung dan itu kerass kalau ditekan sakit juga, kalau berdiri gitu perrut kelihaatan buncit kedepan besar banget apalagi kalau habis makkan besar banget tapi kkaalau berbaring perut kaya rata bahkan perut bawah pun kempes kaya jatuh ke pusar jadi blendukan gitu btw bab saya lancar tiap pagi, terus kadang napasnya cuma sampe didada ga sampe perut jadi kalau bernapas perut atas lebih gede dan kemaren 5hari ngerasain benjolan kaya tendangan bayi gitu tapi berkali² dan itu setiap pagi tapi pindah² kadang diatas dan kadang sebelah kiri tapi 2 hari ini uda engga cuma biasa tapi perut besar banget terus ya kalau dari berbaring gitu mau bangun angkat kepala nah itu perut kaya ada otot panjang dari atas sampe bawah panjang gitu dan tebel itu otottnya itu terus jadinya punggung belakang gaampang sakit jadii kalahh berdiri itu perut menonjol kek orang haamil tapi sampe samping² besarnya

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Berdasarkan keluhan yang Anda sampaikan, perut yang membesar, terutama setelah makan, dan adanya benjolan keras serta nyeri di sekitar pusar saat berbaring yang kemudian menghilang saat berdiri, serta penampakan otot panjang di perut saat mengangkat kepala, menunjukkan beberapa kemungkinan kondisi yang perlu dievaluasi lebih lanjut:

Beberapa kondisi yang mungkin menyebabkan gejala Anda meliputi:

  1. Distensi Abdominal (Perut Buncit): Perut yang terlihat sangat buncit, terutama setelah makan, bisa disebabkan oleh penumpukan gas berlebih di saluran pencernaan, penumpukan lemak (obesitas abdominal), atau gangguan pencernaan lainnya seperti gastritis. Pola napas yang hanya sampai dada juga bisa memperburuk tampilan perut atas yang membesar.
  2. Benjolan Keras dan Nyeri di Pusar: Deskripsi Anda tentang benjolan seperti 'gunung' yang keras dan sakit saat ditekan di area pusar ketika berbaring, dan kemudian 'kempes' saat berdiri, sangat mengarah pada kemungkinan adanya hernia umbilikalis atau ventralis. Ini adalah kondisi di mana sebagian organ atau jaringan menonjol melalui celah atau kelemahan pada dinding otot perut. Kondisi ini dapat dikategorikan sebagai 'jaringan abnormal' atau 'pembesaran' seperti yang disebutkan dalam konteks.
  3. Pemisahan Otot Perut (Diastasis Recti): Otot yang terlihat memanjang dan tebal dari atas ke bawah saat Anda mengangkat kepala dari posisi berbaring sangat khas untuk kondisi yang disebut diastasis recti, yaitu pemisahan otot rektus abdominis. Kondisi ini seringkali menyebabkan perut terlihat menonjol, terutama saat melakukan aktivitas yang melibatkan otot perut, dan dapat berkontribusi pada nyeri punggung. Ini bisa terkait dengan 'ketegangan otot' atau kelemahan otot.
  4. Nyeri Punggung: Perut yang besar dan menonjol, terutama jika disertai dengan diastasis recti atau lordosis (kelengkungan tulang belakang yang berlebihan seperti yang disebutkan dalam konteks), dapat memberikan tekanan tambahan pada tulang belakang dan menyebabkan nyeri punggung.
  5. Sensasi seperti tendangan bayi: Sensasi ini kemungkinan besar disebabkan oleh pergerakan gas di usus atau kontraksi otot perut yang tidak disadari, mirip dengan 'perut kedutan' yang disebabkan oleh kontraksi otot perut, lambung, atau usus. Mengingat kompleksitas gejala yang Anda alami, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan fisik langsung. Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan penunjang seperti USG perut untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis Gastroenterologi atau Bedah Umum untuk evaluasi lebih lanjut.
2 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan