Muncul seperti hematoma dipayudara
Dok payudara saya awalnya sakit trus terkena benturan, sudah periksa dokter hasilnya tidak ada ciri² kanker dll, semuanya bersih. Tapi setelah beberapa tahun muncul seperti hematoma, memarnya tidak hilang. Apakah itu berbahaya ataw tidak ??
























Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Kalau awalnya payudara sempat kena benturan dan terbentuk hematoma (memar akibat perdarahan di jaringan), pada sebagian orang memang bisa meninggalkan **perubahan warna atau benjolan keras** yang bertahan lama, disebut **fat necrosis** (jaringan lemak mati) atau fibrosis. Ini kondisi jinak dan tidak berbahaya, tapi sering kali bisa terasa mirip benjolan lain sehingga bikin khawatir.
Yang perlu diperhatikan:
* Kalau **benjolan tidak membesar, tidak nyeri, tidak keluar cairan dari puting, tidak ada perubahan kulit (seperti kulit jeruk)** → biasanya tidak berbahaya.
* Bila **benjolan makin besar, berubah bentuk, nyeri terus-menerus, atau kulit payudara berubah** → sebaiknya segera kontrol lagi, bisa perlu USG/mamografi untuk memastikan bukan hal lain.
* Kadang bekas hematoma bisa menetap bertahun-tahun sebagai jaringan parut. Itu tidak berbahaya, tapi tetap perlu diawasi.
Jadi, kemungkinan besar kondisi kamu **tidak berbahaya** (apalagi dokter sebelumnya sudah memastikan tidak ada tanda kanker). Tapi tetap disarankan **cek ulang bila ada perubahan baru**, supaya aman dan tidak ada yang terlewat.
Hematoma adalah penumpukan darah dari pembuluh darah yang lebih besar dan dapat menyebabkan masalah serius jika tidak ditangani, terutama jika ukurannya besar atau dalam. Berbeda dengan memar biasa yang umumnya sembuh dalam beberapa hari hingga dua minggu, hematoma yang menetap atau tidak menghilang setelah bertahun-tahun perlu diperiksa untuk mengetahui penyebab pastinya. Meskipun hasil pemeriksaan sebelumnya menunjukkan tidak ada tanda-tanda keganasan, setiap perubahan baru atau benjolan yang menetap di payudara, termasuk yang menyerupai hematoma, harus selalu dievaluasi ulang. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menyarankan pemeriksaan penunjang seperti USG atau mamografi untuk memastikan diagnosis dan menyingkirkan kemungkinan lain. Untuk penanganan lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter umum terlebih dahulu, yang kemudian mungkin akan merujuk Anda ke spesialis bedah untuk evaluasi lebih mendalam.
Related content