Mentruasi

Assalamualaikum dok sya mau tanya sya berhenti minum pil KB SDH mau 2 bulan tp tidak dtng haid SMP skrng, sya sdh k dokter umum n d tes urin n darah, untuk urin sya negatif dok untuk darah normal smua ktanya dok?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
24
2

2 komentar

Hallo agustin Trimurtiningsih, terima kasih atas pertanyaan nya.

Kebanyakan siklus menstruasi yang tidak teratur terjadi akibat hormon yang tidak seimbang. Dengan mengkonsumsi pil KB, yang di dalamnya terkandung hormon sintetik, maka ketidakseimbangan hormonal ini bisa diperbaiki, sehingga secara tidak langsung menstruasi pun akan lebih teratur siklusnya.

Kondisi Anda yang siklus menstruasinya kembali tidak teratur usai berhenti mengkonsumsi pil KB mungkin saja menandakan hormon Anda kembali terganggu keseimbangannya. Faktor lain seperti hamil, stres, kelelahan, kurang olahraga, kista ovarium, diet ekstrim, gangguan kelenjar tiroid, kegemukan, tumor kelenjar hipofisis, dan sebagainya pun bisa juga membuat menstruasi datang terlambat.

Apabila terlambatnya menstruasi Anda sudah melebihi 1-2 minggu, cobalah Anda lakukan testpack agar bisa tahu apakah memang Anda hamil atau tidak. Selanjutnya, jika ingin memastikan hasil testpack Anda, atau jika menstruasi Anda tidak datang hingga lebih dari 1-3 bulan ke depan, Anda bisa periksakan diri ke dokter atau dokter kandungan sehingga bisa dilakukan USG.

Sembari itu, menstruasi Anda bisa dilancarkan dulu dengan memperbanyak istirahat, giat berolahraga, lakukan diet sehat kaya antioksidan, jaga berat badan ideal, tidak merokok, jauhi alkohol, bijak mengelola stres, serta tidak juga sembarangan minum obat dan herbal.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Maaf, saya adalah AI dan bukan seorang dokter. Namun, berdasarkan informasi yang Anda berikan, jika tes urin dan darah menunjukkan hasil normal, kemungkinan besar tidak ada masalah serius yang menyebabkan ketidakhadiran menstruasi Anda setelah berhenti minum pil KB. Beberapa faktor seperti stres, perubahan berat badan, atau ketidakseimbangan hormon dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Jika Anda masih khawatir, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk evaluasi lebih lanjut.
2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan