Menstruasi
Dok,saya kb iud
M sampai 2 minggu,yg beberapa bulan yg lalu hampir 1bulan,apakah normal? Dan saran/obat apa biar bisa berhenti? ๐
Dok,saya kb iud
M sampai 2 minggu,yg beberapa bulan yg lalu hampir 1bulan,apakah normal? Dan saran/obat apa biar bisa berhenti? ๐
3 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Chellyne Ananda, terima kasih atas pertanyaan nya.
Jika Anda menggunakan KB IUD, haid yang berlangsung lebih lama atau lebih banyak dari biasanya **memang bisa terjadi**, terutama jika yang digunakan adalah IUD tembaga. Namun, haid sampai **2 minggu**, bahkan pernah hampir **1 bulan**, tidak boleh langsung dianggap normal tanpa evaluasi lebih lanjut.
Beberapa kemungkinan penyebabnya:
* Efek samping IUD (terutama IUD tembaga).
* Posisi IUD bergeser.
* Gangguan hormonal.
* Polip rahim, miom, atau kondisi lain pada rahim.
* Kehamilan atau keguguran (meskipun jarang pada pengguna IUD).
Untuk membantu menghentikan perdarahan, dokter biasanya perlu menentukan penyebabnya terlebih dahulu. Karena itu, **jangan minum obat penghenti haid tanpa anjuran dokter**. Sebaiknya periksa ke dokter kandungan untuk pemeriksaan posisi IUD dan evaluasi penyebab perdarahan.
Segera periksa lebih cepat jika:
* Darah sangat banyak (harus ganti pembalut setiap 1โ2 jam).
* Keluar gumpalan darah besar.
* Pusing, lemas, berdebar, atau sesak.
* Nyeri perut hebat.
* Demam atau keputihan berbau.
Hallo Chellyne Ananda, terima kasih atas pertanyaan nya.
Jika Anda menggunakan KB IUD, haid yang berlangsung lebih lama atau lebih banyak dari biasanya **memang bisa terjadi**, terutama jika yang digunakan adalah IUD tembaga. Namun, haid sampai **2 minggu**, bahkan pernah hampir **1 bulan**, tidak boleh langsung dianggap normal tanpa evaluasi lebih lanjut.
Beberapa kemungkinan penyebabnya:
* Efek samping IUD (terutama IUD tembaga).
* Posisi IUD bergeser.
* Gangguan hormonal.
* Polip rahim, miom, atau kondisi lain pada rahim.
* Kehamilan atau keguguran (meskipun jarang pada pengguna IUD).
Untuk membantu menghentikan perdarahan, dokter biasanya perlu menentukan penyebabnya terlebih dahulu. Karena itu, **jangan minum obat penghenti haid tanpa anjuran dokter**. Sebaiknya periksa ke dokter kandungan untuk pemeriksaan posisi IUD dan evaluasi penyebab perdarahan.
Segera periksa lebih cepat jika:
* Darah sangat banyak (harus ganti pembalut setiap 1โ2 jam).
* Keluar gumpalan darah besar.
* Pusing, lemas, berdebar, atau sesak.
* Nyeri perut hebat.
* Demam atau keputihan berbau.
Meskipun demikian, jika perdarahan yang Anda alami terasa tidak wajar, sangat banyak, atau disertai rasa sakit, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk memastikan posisi IUD Anda baik-baik saja dan tidak ada penyebab lain dari perdarahan tersebut. Dokter juga dapat memberikan saran atau penanganan yang sesuai untuk membantu mengatasi keluhan Anda.
Related content