menstruasi
Saya sudah telat beberapa hari dari jadwal haid, namun yg terus keluar adalah keputihan bewarna susu yang bertekstur cair dan volume nya sangat banyak sehingga saya hrs terus mengganti dalaman
Saya sudah telat beberapa hari dari jadwal haid, namun yg terus keluar adalah keputihan bewarna susu yang bertekstur cair dan volume nya sangat banyak sehingga saya hrs terus mengganti dalaman
1 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Keterlambatan haid yang disertai dengan keputihan berwarna putih susu yang banyak bisa disebabkan oleh beberapa hal, termasuk perubahan hormonal, infeksi, atau kehamilan. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:
1. **Kehamilan Awal**: Pada beberapa wanita, keputihan yang lebih banyak dari biasanya bisa menjadi tanda awal kehamilan. Jika Anda telah melakukan hubungan seksual dan kini telat haid, Anda bisa melakukan tes kehamilan (test pack) untuk memastikannya.
2. **Perubahan Hormonal**: Stres, kelelahan, atau perubahan dalam pola makan dan gaya hidup juga dapat memengaruhi siklus haid serta meningkatkan produksi keputihan.
3. **Infeksi atau Ketidakseimbangan Flora Vagina**: Jika keputihan berbau tidak sedap, menyebabkan gatal, atau mengiritasi, ini bisa menandakan adanya infeksi, seperti infeksi jamur atau bakteri. Infeksi biasanya membuat keputihan menjadi lebih kental atau berbau tidak sedap.
Untuk langkah selanjutnya:
- **Lakukan Tes Kehamilan**: Jika ada kemungkinan hamil, lakukan tes kehamilan untuk memastikan.
- **Perhatikan Kebersihan**: Jaga kebersihan area kewanitaan dan hindari penggunaan produk yang dapat mengiritasi.
- **Konsultasi dengan Dokter atau Bidan**: Jika keputihan terus berlanjut, atau Anda merasa tidak nyaman, sebaiknya periksakan diri untuk memastikan tidak ada infeksi atau kondisi lainnya.
Jika Anda tidak yakin, konsultasi ke bidan atau dokter terdekat dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dapat memberikan jawaban yang lebih pasti.