Kesehatan wanita
Halo dok,saya umur 30thun dan sudah menikah,saya mau bertanya,apa penyebab daerah kewanitaan kering dan apa obat atau solusinya? Karna disaat berhubungan dgn suami terasa sakit. Terimakasih
Halo dok,saya umur 30thun dan sudah menikah,saya mau bertanya,apa penyebab daerah kewanitaan kering dan apa obat atau solusinya? Karna disaat berhubungan dgn suami terasa sakit. Terimakasih
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hai Sobat Sehat,
Terimakasih atas pertanyaannya.
Pada saat wanita terangsang, dapat mengeluarkan pelumas alami untuk melicinkan dinding vagina sehingga saat penetrasi penis akan mengurangi gesekan. Bila pelumas ini kurang lebih mudah terjadi gesekan sehingga berpotensi menimbulkan luka atau lecet pada dinding vagina yang akan disertai rasa nyeri atau perih saat dan setelah berhubungan intim.
Vagina kering utamanya disebabkan oleh penurunan kadar estrogen. Padahal, estrogen bertugas menjaga jaringan yang melapisi vagina tetap tebal, lembap, dan sehat. Ketika kadarnya menurun, otomatis lapisan vagina menjadi lebih tipis, kering, dan kurang elastis.
Berikut berbagai perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bisa membantu mengatasi vagina kering, yaitu:
-Membersihkan vagina dengan air hangat dan sabun yang ringan dan tidak melakukan douching
-Minum banyak air agar tubuh terhindar dari dehidrasi yang bisa mengeringkan kulit di area vagina
-Menggunakan pelumas berbahan dasar air sebelum berhubungan seksual
-Menggunakan pelembap khusus vagina
Menjauhkan diri dari produk perawatan vagina yang bisa membuatnya iritasi
-Menikmati waktu foreplay dengan tidak terburu-buru agar vagina memiliki cukup pelumas saat penetrasi
Terkait makanan tertentu, tidak ada hubungan lansung dengan kondisi yang Anda sampaikan. Sebaiknya hindari makanan olahan, hindari makanan dengan garam dan gula yang berlebih, jaga pola hidup sehat dan makan makanan bergizi ya
Jika keluhan masih mengganggu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter secara langsung atau kepada spesialis obgyn. Mereka akan dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan diagnosis yang tepat serta memberikan pengobatan yang sesuai.
Semoga membantu,
Salam, dr. Syifa.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda sebaik mungkin. Keringnya daerah kewanitaan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk perubahan hormon, infeksi, penggunaan produk perawatan yang tidak cocok, atau efek samping dari obat-obatan tertentu. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan keringnya daerah kewanitaan antara lain:Menopause: Selama menopause, produksi hormon estrogen menurun, yang dapat menyebabkan penurunan kelembaban dan elastisitas pada daerah kewanitaan.
Infeksi jamur atau bakteri: Infeksi seperti infeksi jamur Candida atau bakteri vaginosis dapat menyebabkan iritasi dan keringnya daerah kewanitaan.
Penggunaan produk perawatan yang tidak cocok: Penggunaan sabun, deterjen, atau produk perawatan lain yang mengandung bahan kimia keras dapat mengganggu keseimbangan pH alami daerah kewanitaan dan menyebabkan kekeringan.
Efek samping obat-obatan: Beberapa obat, seperti antidepresan, antihistamin, atau obat-obatan yang mengurangi produksi hormon estrogen, dapat menyebabkan keringnya daerah kewanitaan sebagai efek sampingnya.
Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa solusi yang dapat Anda coba:
Gunakan pelumas: Pelumas dapat membantu meningkatkan kelembaban dan mengurangi ketidaknyamanan saat berhubungan intim. Pilihlah pelumas berbasis air yang tidak mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi.
Hindari penggunaan produk perawatan yang mengandung bahan kimia keras: Gunakan sabun yang lembut dan bebas pewangi untuk membersihkan daerah kewanitaan. Hindari penggunaan produk perawatan yang mengandung bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit sensitif.
Konsultasikan dengan dokter: Jika masalah keringnya daerah kewanitaan berlanjut atau menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan yang sesuai, seperti terapi hormon atau pengobatan untuk infeksi.
Selalu penting untuk menjaga kebersihan daerah kewanitaan dengan baik, menghindari penggunaan produk yang dapat menyebabkan iritasi, dan berkonsultasi dengan dokter jika masalah berlanjut atau memburuk. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.
Related content