Keluar darah saat berhubungan
Maaf dok sebelumnya, saya mau nanya kenapa ya setiap saya lagi berhubungan pasti keluar darah tapi selesai itu gada darah yg kluar dok, itu terjadi knp ya dok, mohon penjelasannya dok
Maaf dok sebelumnya, saya mau nanya kenapa ya setiap saya lagi berhubungan pasti keluar darah tapi selesai itu gada darah yg kluar dok, itu terjadi knp ya dok, mohon penjelasannya dok
1 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Silvia Bilah, terima kasih atas pertanyaan nya.
Keluar darah saat berhubungan seksual (disebut **perdarahan postkoital**) bisa disebabkan oleh berbagai faktor, dan untuk menentukan penyebabnya, perlu mempertimbangkan beberapa hal. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:
1. **Iritasi atau Luka pada Dinding Vagina**: Dinding vagina mungkin menjadi kering atau lebih sensitif, terutama jika tidak ada cukup pelumas alami selama hubungan seksual. Gesekan yang terjadi dapat menyebabkan luka kecil atau iritasi yang menyebabkan perdarahan.
2. **Servisitis (Radang pada Leher Rahim)**: Peradangan atau infeksi pada serviks bisa menyebabkan perdarahan saat berhubungan. Infeksi menular seksual (seperti klamidia atau gonore) bisa menjadi salah satu penyebabnya.
3. **Polip Serviks atau Polip Rahim**: Polip adalah pertumbuhan jaringan yang jinak, tapi bisa berdarah saat tersentuh, seperti saat berhubungan seksual.
4. **Perubahan Hormon**: Fluktuasi hormon, terutama pada wanita yang sedang mendekati menopause atau menggunakan kontrasepsi hormonal, dapat menyebabkan dinding vagina menjadi lebih tipis dan rapuh, sehingga mudah berdarah.
5. **Kondisi Medis Lainnya**: Kondisi seperti **endometriosis, erosi serviks (ektropion), atau bahkan masalah lebih serius seperti kanker serviks** bisa menyebabkan perdarahan saat berhubungan. Meskipun tidak umum, penting untuk tidak mengabaikan gejala ini, terutama jika sering terjadi.
### Apa yang Bisa Dilakukan:
Saya sarankan Anda untuk **memeriksakan diri ke dokter kandungan**. Dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti:
- **Pap smear** untuk memeriksa sel-sel abnormal di leher rahim.
- **Pemeriksaan panggul** untuk melihat kondisi dinding vagina dan serviks.
- **USG** jika diperlukan, untuk melihat kondisi rahim dan area sekitarnya.
Dengan begitu, penyebab pasti perdarahan dapat diketahui dan Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.