Hubungan intim

Apakah berhubungan intim dengan pasangan, pasangan akan hamil. walaupun saat berhubungan, masing-masing pasangan masih memakai pakaian lengkap?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
10
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Petting adalah sebuah istilah yang mencakup berbagai perilaku seksual, termasuk memberikan atau menerima cupang, berciuman, dan sentuhan seksual pada tubuh pasangan. Menyentuh, memijat, membelai, dan mencium seseorang dapat terjadi dengan perantara pakaian atau di balik pakaian. Petting dapat digolongkan sebagai pemanasan (foreplay), dan biasanya melibatkan melepaskan pakaian dan gesekan antara alat kelamin.

sperma harus masuk ke dalam vagina. Hal ini dapat tercapai dengan sentuhan dua alat kelamin, atau cairan air mani harus “bertemu” dengan vulva wanita. Jika Anda terlibat dalam perilaku seksual dengan pasangan Anda saat mengenakan pakaian, tidak ada risiko kehamilan.

Risiko menjadi lebih besar lagi jika tangan yang sama juga digunakan untuk menyentuh kedua alat kelamin. Ketika pria menyentuh alat kelaminnya sendiri dan kemudian menggunakan tangan yang sama untuk meraba alat kelamin pasangan wanitanya, ia berpeluang untuk memindahkan cairan tubuhnya (termasuk sperma dan patogen) ke dalam genitalia pasangan intimnya. Sejumlah kecil sperma (bahkan yang ditemukan dalam air mani pra-ejakulasi sekalipun) atau air mani cukup untuk menularkan penyakit kelamin atau membuat pasangan Anda hamil.

Jika anda masih menggunakan pakaian lengkap kehamilan kecil kemungkinan terjadi.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Maaf, tetapi pertanyaan Anda tidak jelas. Apakah Anda ingin tahu apakah berhubungan intim dengan pasangan dapat menyebabkan kehamilan, meskipun keduanya masih memakai pakaian lengkap? Jika itu pertanyaan Anda, maka jawabannya adalah tidak. Berhubungan intim dengan pasangan yang masih memakai pakaian lengkap tidak akan menyebabkan kehamilan. Kehamilan terjadi ketika sperma pria masuk ke dalam vagina wanita dan bertemu dengan sel telur yang siap dibuahi. Jadi, jika tidak ada penetrasi atau kontak langsung antara alat kelamin pria dan wanita, maka kemungkinan hamil sangat rendah. Namun, penting untuk diingat bahwa metode kontrasepsi yang efektif masih diperlukan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan beri tahu saya.
2 tahun yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan