Hallo dok Saya Nurlia. Saya ingin bertanya. Kenapa ya dok

Hallo dok

Saya Nurlia. Saya ingin bertanya. Kenapa ya dok Area mis v saya bau tak sedap. Padahal saya sudah cuci bersih dan saya lap kering. Namun masih terasa bau. Dan akhir nya saya mau aktifitas tidak nyaman. Kata suami saya. Terkena jamur. Apakah bisa minta resep dari sini dok

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
5
2

2 komentar

Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya.


Setiap hari keputihan diproduksi di vagina dengan warna putih kekuningan, tidak berbau, dan tidak gatal. normalnya tidak gatal.


Normalnya vagina wanita memiliki bau khas namun tidak menyengat, hal ini karena terdapat flora normal yang mempertahankan pH di vagina tersebut dan normalnya wanita juga mengeluarkan cairan keputihan setiap hari bisa kekuningan atau seperti lendir.


jika baunya berubah dari biasanya misalnya bau ikan asin atau amis, maka perlu diwaspadai ada sebab lain.


Keputihan atau leukorea adalah cairan yang diproduksi vagina secara berkala. Keputihan merupakan kondisi normal yang tak selalu perlu dikhawatirkan.

Warna normal dari putih hingga kekuningan dengan bau yang tidak amis. Apabila baunya berubah menjadi lebih tajam atau warna berubah menjadi kehijauan maka perlu waspada.



Keputihan adalah hal normal dialami wanita, keputihan yang normal ditandai dengan:

- tidak berbau, jikapun ada, maka tidak menyengat atau berbau lain tidak sedap

- berwarna putih kekuningan

- tidak gatal


Karena pada dasarnya vagina wanita mengandung flora normal yang dapat terganggu apabila terjadi infeksi atau pemicu lainnya.


Beberapa sebab keputihan gatal antara lain:

- infeksi jamur

- infeksi bakteri seperti pada bakterial vaginosis

- penyakit kelamin yang menular dari pasangan.


Tips menjaga agar tidak ada keputihan yang gatal:

- jika banyak keputihannya, sering berganti celana dalam agar tidak lembab

- jaga higiene atau kebersihan organ intim terutama setelah buang air kecil dan besar, pastikan bersih dan kering

- hindari menggunakan celana berbahan panas dan ketat

- apabila terdapat keputihan yang tidak normal, maka untuk pengobatan.


Penggunaan cairan pembersih vagina sebaiknya dihentikan terlebih dahulu karena apabila penggunaan terlalu sering justru dapat mengganggu pH asam di vagina yang menyebabkan keputihan tidak normal, berbau, gatal dan sebagainya.


sebaiknya berkonsultasi dengan dokter di klinik terdekat untuk tatalaksana lanjut


Terimakasih

5 bulan yang lalu
Suka
Balas
Halo Ibu Nurlia, saya memahami kekhawatiran Anda mengenai bau tidak sedap pada area kewanitaan Anda yang membuat tidak nyaman beraktivitas, meskipun Anda sudah menjaga kebersihan dengan mencuci dan mengeringkannya:

Bau tidak sedap pada vagina bisa disebabkan oleh berbagai faktor, tidak hanya infeksi jamur seperti yang suami Anda duga. Beberapa penyebab umum meliputi:

  1. Infeksi bakteri (Bacterial Vaginosis): Ini adalah penyebab paling umum bau amis pada vagina.
  2. Infeksi jamur: Meskipun lebih sering menyebabkan gatal dan keputihan kental, infeksi jamur juga bisa disertai bau.
  3. Infeksi menular seksual: Seperti trikomoniasis, yang dapat menyebabkan bau tidak sedap.
  4. Kebiasaan kebersihan: Meskipun Anda sudah mencuci bersih, penting untuk memastikan Anda membilas dari depan ke belakang, menghindari sabun berbahan keras, dan mengeringkan dengan tisu tanpa pewangi. Rutin mengganti celana dalam (setidaknya dua kali sehari) dan memilih bahan katun yang menyerap keringat juga sangat penting.
  5. Perubahan pH vagina: Ini bisa dipengaruhi oleh makanan tertentu, obat-obatan, atau perubahan hormon. Mengenai permintaan resep, sangat penting untuk diingat bahwa diagnosis dan pemberian obat tidak bisa dilakukan tanpa pemeriksaan langsung oleh dokter. Bau tidak sedap yang persisten memerlukan evaluasi medis untuk mengetahui penyebab pastinya. Oleh karena itu, sangat disarankan agar Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan atau dokter umum. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan mungkin memerlukan beberapa tes untuk menentukan penyebab pasti bau tidak sedap tersebut, sehingga penanganan yang tepat bisa diberikan. Jangan menunda konsultasi jika bau tersebut terus mengganggu atau disertai gejala lain seperti gatal, perih, atau keputihan abnormal.
5 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan