Gatal" pada area mis v
Selamat malam dok
Saya mau bertanya dok
Apa penyebab gatal" diarea mis v
Soalnya saya sudah satu Minggu mengalami gatal" bahkan sekarang sudah melebar sampai area anus
Mohon bantuannya dok🙏
Selamat malam dok
Saya mau bertanya dok
Apa penyebab gatal" diarea mis v
Soalnya saya sudah satu Minggu mengalami gatal" bahkan sekarang sudah melebar sampai area anus
Mohon bantuannya dok🙏
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Halo sobat sehat, terima kasih atas pertanyaannya.
Keluhan gatal di area vagina bisa disebabkan banyak faktor. Tersering yaitu keputihan yang tidak normal.
Apabila terjadi perubahan atau muncul kelainan di kulitnya misalnya seperti sariawan atau lainnya perlu untuk diperiksakan terlebih dahulu.
Pada dasarnya, Keputihan adalah hal normal dialami wanita, keputihan yang normal ditandai dengan:
- tidak berbau, jikapun ada, maka tidak menyengat atau berbau lain tidak sedap
- berwarna putih kekuningan
- tidak gatal
Normalnya, vagina pun akan mengeluarkan cairan yang disebut keputihan, cairan ini jumlahnya tidak berlebihan, namun apabila lebih banyak dari biasanya, mungkin saja akan haid atau memang ada gejala dari penyakit lain.
Gatal yang terus menerus digaruk akan membuat kulit di area tersebut semakin parah dan mungkin juga beruntusan.
Alergi dengan bahan pembalut haid dan kurang menjaga kebersihan area vagina, meningkatnya keputihan setelah haid juga bisa menyebabkan gatal.
Apabila gatal, maka perlu waspada biasanya infeksi jamur atau bakteri.
Pada dasarnya vagina wanita mengandung flora normal yang dapat terganggu apabila terjadi infeksi atau pemicu lainnya seperti:
- infeksi jamur
- infeksi bakteri seperti pada bakterial vaginosis
- penyakit kelamin yang menular dari pasangan.
Tips yang utama yaitu menjaga kebersihan sekitar selangkangan dan vagina:
- hindari menggunakan celana ketat
- sering ganti celana dalam apabla sudah lembab
- pastikan vagina bersih dan kering setelah dibersihkan sata buang air besar dan kecil
- gunakan pakaian dalam yang berbahan lembut dan menyerap keringat
-hindari dulu penggunaan cairan pembersih vagina.
Untuk pengobatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter karena sebab akan beda terapi, dokter akan memberikan obat sesuai penyebabnya, jika jamur maka antijamur dan apabila bakteri maka antibiotik. Silakan konsultasikan langsung dengan dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat.
Semoga membantu, terima kasih
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Tidak cukup data untuk memberikan diagnosis atau saran pengobatan yang tepat tanpa pemeriksaan langsung oleh dokter. Saya sarankan Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit atau dokter kandungan untuk evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang sesuai. Jangan tunda kunjungan ke dokter jika gejala terus berlanjut atau memburuk. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain yang ingin ditanyakan?Related content