dokter kandungan
hallo dok saya mau tanya,saya kan pernah melahirkan oprasi sc dan baru 3 bulan masa pemulihannya,dan saya hamil lagi padahal bekas luka saya belum sembuh dan Bru 3 bulan gimana yh dok apakah berbahaya atau gimana,?
hallo dok saya mau tanya,saya kan pernah melahirkan oprasi sc dan baru 3 bulan masa pemulihannya,dan saya hamil lagi padahal bekas luka saya belum sembuh dan Bru 3 bulan gimana yh dok apakah berbahaya atau gimana,?
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Fienli pawane, terima kasih atas pertanyaan nya.
Kehamilan yang terjadi **baru 3 bulan setelah operasi sesar (SC)** memang termasuk **kehamilan berisiko lebih tinggi** dibandingkan jika jarak kehamilannya lebih panjang.
Beberapa risiko yang perlu diperhatikan antara lain:
* Bekas luka operasi pada rahim belum pulih sepenuhnya.
* Risiko penipisan atau gangguan pada bekas luka rahim selama kehamilan.
* Risiko plasenta menempel tidak normal pada bekas luka rahim.
* Risiko persalinan prematur atau komplikasi kehamilan lainnya.
Namun, **bukan berarti pasti berbahaya atau pasti terjadi masalah**. Banyak ibu yang tetap dapat menjalani kehamilan dan melahirkan dengan baik meskipun hamil lagi dalam waktu singkat setelah sesar. Yang penting adalah pemantauan kehamilan yang lebih ketat oleh dokter kandungan.
Sebaiknya:
1. Segera kontrol ke dokter kandungan jika belum.
2. Lakukan USG secara teratur sesuai jadwal dokter.
3. Konsumsi vitamin kehamilan (terutama asam folat) sesuai anjuran.
4. Hindari aktivitas berat dan jangan mengabaikan keluhan.
**Segera ke IGD atau dokter** jika muncul:
* Nyeri hebat pada perut atau bekas luka operasi.
* Perdarahan dari vagina.
* Pusing berat atau hampir pingsan.
* Kontraksi atau kram yang semakin kuat.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko komplikasi, seperti ruptur uteri (robeknya rahim) pada bekas luka operasi sebelumnya seiring dengan pembesaran rahim selama kehamilan. Selain itu, ada juga risiko lain seperti plasenta previa atau plasenta akreta. Sangat penting bagi Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bekas luka operasi caesar Anda, menilai kesehatan rahim, dan memberikan saran serta penanganan yang tepat untuk kehamilan Anda. Pemantauan ketat selama kehamilan ini akan sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan Anda dan bayi.
Related content