Discharge vagina

Halo dok, saya sering mengalami discharge dari vagina bentuknya bening, cair dan bau tapi tidak gatal. Biasanya mendingan kalau mau dan setelah haid. Kira kira kenapa ya dok?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
5
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Terima kasih sudah berbagi. Discharge (keputihan) bening dan cair dari vagina sebenarnya bisa normal, **terutama jika terjadi menjelang ovulasi atau sekitar waktu haid**, karena dipengaruhi oleh fluktuasi hormon estrogen. Namun, **jika keputihan tersebut berbau tidak sedap**, meskipun tidak disertai gatal atau nyeri, ada beberapa kemungkinan yang perlu diperhatikan:


Kemungkinan Penyebab:

1. **Keputihan fisiologis (normal)**


* Ciri: bening, cair seperti air putih telur, **tidak gatal**, **tidak nyeri**, dan **bau ringan atau tidak berbau**.

* Biasanya muncul saat masa subur (sekitar pertengahan siklus) atau menjelang haid.


2. **Infeksi bakteri ringan (Bacterial Vaginosis ringan)**


* Ciri: cairan bening hingga keabu-abuan, berbau **amis** (terutama setelah haid atau berhubungan intim), **tanpa gatal**.

* Ini sering terjadi karena ketidakseimbangan flora normal vagina.


3. **Sisa darah haid atau perubahan hormonal**


* Setelah haid, sisa darah bercampur cairan vagina bisa menimbulkan bau, meski tidak menyebabkan gatal.


4. **Kurang menjaga kebersihan atau faktor eksternal**


* Penggunaan pantyliner terlalu lama, celana dalam lembap, atau sabun pembersih yang mengganggu pH vagina.


Segera periksa jika:

* Bau makin menyengat seperti **amis atau busuk**.

* Warna berubah (kuning, hijau, abu, atau coklat).

* Muncul gejala baru seperti nyeri saat buang air kecil, nyeri saat berhubungan, atau perut bawah terasa tidak nyaman.

* Keputihan semakin banyak dan mengganggu aktivitas.


Sementara:

* Gunakan celana dalam berbahan katun, ganti secara teratur.

* Hindari sabun kewanitaan yang mengandung parfum.

* Jangan menyemprot atau mencuci bagian dalam vagina (douching).

* Jaga pola makan dan hidrasi yang baik.


Kalau kamu merasa bau yang muncul cukup mengganggu atau tidak biasa, sebaiknya lakukan pemeriksaan **pH vagina** atau **swab keputihan** di dokter kandungan untuk memastikan tidak ada infeksi ringan seperti *bacterial vaginosis*.

9 bulan yang lalu
Suka
Balas
Keputihan yang Anda alami, berupa cairan bening, berbau, tetapi tidak gatal, dan membaik sebelum dan sesudah haid, bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut penjelasannya:

Kemungkinan penyebabnya antara lain:

  • Aroma Vagina yang Normal: Setiap wanita memiliki aroma vagina yang unik. Aroma yang sehat biasanya sedikit asam, mirip cuka. Perubahan hormon, siklus menstruasi, makanan, dan aktivitas dapat memengaruhi aroma ini.
  • Bacterial Vaginosis: Ini adalah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan keputihan berbau amis, meskipun tidak selalu disertai gatal.
  • Perubahan Hormon: Fluktuasi hormon selama siklus menstruasi dapat memengaruhi produksi cairan vagina dan aromanya. Untuk membantu mengurangi keluhan Anda, cobalah beberapa langkah berikut:
  • Jaga Kebersihan Vagina: Bilas vagina dengan air hangat dari depan ke belakang. Hindari sabun yang keras atau produk pembersih kewanitaan yang mengandung pewangi.
  • Ganti Celana Dalam Secara Rutin: Ganti celana dalam setidaknya dua kali sehari, terutama jika Anda banyak berkeringat. Pilih bahan katun yang menyerap keringat.
  • Hindari Douching: Douching dapat menghilangkan bakteri baik di vagina dan mengganggu keseimbangan pH.
  • Konsumsi Probiotik: Makanan seperti yoghurt dan kefir dapat membantu menjaga kesehatan vagina. Jika bau tidak hilang atau disertai gejala lain seperti gatal, panas, atau keputihan abnormal, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengambil sampel cairan vagina untuk dianalisis. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebabnya, bisa berupa antibiotik atau antijamur.
9 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan