Bengkak dan perih bagian vagina

Dok, izin bertanya ๐Ÿ™ saya habis selesai menstruasi kok vagina saya bengkak dan perih yaa, apalagi klo buat jalan sakit sekali...pas aku liat ada kek sariawan putih 2gitu (titik putih 2 berjejer)

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
7
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya

Keluhan kamu habis menstruasi, kemudian muncul pembengkakan, rasa perih di vagina, nyeri saat berjalan, dan ada dua titik putih mirip sariawan, sangat mengarah ke infeksi jamur, terutama kandidiasis vagina (infeksi oleh Candida albicans).


Kemungkinan Penyebab:

  1. Infeksi jamur (kandidiasis)
  • Gejala: vagina bengkak, perih, nyeri saat berjalan, keputihan putih kental seperti susu basi, dan muncul luka/bercak putih mirip sariawan.
  • Faktor pencetus: perubahan hormon setelah haid, kelembapan tinggi, penggunaan pantyliner terus-menerus, pakaian ketat/lembap, antibiotik, atau daya tahan tubuh menurun.
  1. Vulvovaginitis (peradangan di area vagina dan vulva) karena:
  • Iritasi pembalut (alergi atau gesekan)
  • Infeksi bakteri atau jamur
  • Kebersihan kurang terjaga saat haid


Yang Bisa Kamu Lakukan Sementara Ini:

  1. Jaga kebersihan area vagina:
  • Cuci dengan air bersih, keringkan dengan tisu atau kain bersih.
  • Hindari sabun kewanitaan yang mengandung parfum.
  1. Gunakan celana dalam berbahan katun dan ganti sesering mungkin jika lembap.
  2. Hindari pantyliner terus-menerus.
  3. Obat antifungal (jamur):
  • Bisa menggunakan krim vagina yang dijual bebas, seperti miconazole atau clotrimazole.
  • Jika kamu juga merasa gatal, bisa dibantu dengan obat minum antijamur (tapi sebaiknya diresepkan dokter).


Segera periksa ke dokter jika:

  • Bengkaknya makin parah
  • Rasa sakitnya tidak membaik dalam 2โ€“3 hari
  • Ada demam, keluar cairan kuning/hijau dan bau
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Sariawan putih makin banyak atau nyeri hebat
9 bulan yang lalu
Suka
Balas
Pembengkakan dan perih pada vagina setelah menstruasi, disertai sariawan putih, bisa jadi menandakan adanya infeksi atau iritasi. Beberapa kemungkinan penyebabnya meliputi infeksi jamur, infeksi bakteri, atau iritasi akibat produk kebersihan kewanitaan:

Untuk memastikan penyebabnya, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter, terutama dokter spesialis kandungan (ginekologi). Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin pemeriksaan penunjang seperti tes usap vagina untuk mengetahui penyebab pasti keluhan Anda. Sementara menunggu pemeriksaan dokter, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk mengurangi keluhan:

  • Jaga kebersihan area kewanitaan dengan membersihkannya menggunakan air bersih dan sabun lembut tanpa pewangi. Hindari penggunaan sabun yang mengandung bahan kimia keras atau parfum.
  • Keringkan area kewanitaan dengan lembut setelah dibersihkan.
  • Hindari penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan sintetis. Pilihlah pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun yang menyerap keringat.
  • Hindari penggunaan produk kewanitaan seperti vaginal douching atau semprotan pewangi vagina.
  • Kompres dingin area yang bengkak untuk mengurangi rasa sakit dan perih. Penting untuk diingat bahwa penanganan yang tepat akan bergantung pada penyebab pasti keluhan Anda. Jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.
9 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan