sperma
dok semisal sehabis berhubungan sperma yang tersisa di penis hanya di lap menggunakan tisu dan selang beberapa jam berhubungan lagi tapi tidak mengeluarkan di dalam, apakah masih ada peluang terjadinya kehamilan?
dok semisal sehabis berhubungan sperma yang tersisa di penis hanya di lap menggunakan tisu dan selang beberapa jam berhubungan lagi tapi tidak mengeluarkan di dalam, apakah masih ada peluang terjadinya kehamilan?
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Di dalam rahim, sel sperma akan memisahkan diri dari air mani dan berenang menuju sel telur. Jika berhasil bertemu dengan sel telur, kombinasi keduanya akan tumbuh sebagai janin.
Jika air mani dihasilkan di luar vagina dan menempel pada kulit, sel sperma yang terlindungi oleh cairan tersebut masih bisa bertahan hidup selama beberapa saat.
Menurut para ahli, sel sperma bisa bertahan hidup di kulit manusia hanya dalam waktu beberapa menit saja. Apalagi kalau tangan atau kulit Anda cukup kering.
Namun, bisa dipastikan kalau air mani di kulit sudah mengering, sel sperma pun akan ikut mati dan tidak bisa menyebabkan kehamilan.
Namun, kalau air mani masih basah dan suhu kulit Anda cukup hangat dan lembap, kemampuan sperma bertahan hidup pun meningkat.
Beberapa ahli menyatakan bahwa dalam kondisi yang sempurna, yaitu permukaan kulit cukup hangat, lembap, dan air mani masih basah, sel sperma bisa hidup hingga 20 menit lamanya.
Maka peluang kehamilan kecil pada kasus anda terkecuali ada cairan praejakulasi yang keluar saat berhubungan .
Hai Sobat Sehat,
Mohon maaf, saya adalah AI dan bukan seorang dokter. Namun, saya dapat memberikan informasi umum mengenai pertanyaan Anda.:Jika sperma hanya tersisa di penis dan Anda membersihkannya dengan tisu sebelum berhubungan lagi, kemungkinan terjadinya kehamilan tetap ada. Meskipun jumlah sperma yang tersisa mungkin kecil, sperma masih dapat bertahan hidup di dalam tubuh wanita selama beberapa waktu dan dapat menyebabkan kehamilan jika bertemu dengan sel telur yang matang.
Untuk menghindari kehamilan, disarankan untuk menggunakan metode kontrasepsi yang efektif seperti kondom atau pil KB. Jika Anda tidak ingin hamil, penting untuk menggunakan metode kontrasepsi yang tepat dan konsisten setiap kali berhubungan seksual.
Namun, jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut mengenai kehamilan atau kontrasepsi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan yang kompeten. Mereka dapat memberikan informasi yang lebih spesifik dan sesuai dengan situasi Anda.
Related content