Risiko hamil setelah ejakulasi di luar dan minum Postinor-2

Halo Dok, saya ingin bertanya mengenai risiko kehamilan.


Pada tanggal 1 Juni pukul 19.00 saya dan suami berhubungan intim. Terjadi penetrasi dan kemungkinan ada cairan pra-ejakulasi (precum) sebelum penetrasi. Suami tidak ejakulasi di dalam vagina.


Saat ejakulasi, sperma keluar di luar dan mengenai area mons pubis (bagian atas vagina/tempat tumbuh rambut kemaluan), bukan mengenai lubang vagina. Setelah ejakulasi tidak ada penetrasi lagi.


Sebelumnya suami sudah ejakulasi satu kali pada hari yang sama dan sempat buang air kecil setelahnya.


Riwayat haid saya:

  • 2 Februari
  • 28 Februari
  • 22 Maret
  • 15 April
  • 9 Mei

Berdasarkan aplikasi Flo, haid saya diperkirakan datang pada awal Juni. Saat ini saya mengalami mood swing, mudah emosional, mudah menangis, dan jerawat yang biasanya memang muncul menjelang haid.


Saya juga sudah minum Postinor-2 pada tanggal 4 Juni pukul 13.22 (sekitar 66 jam setelah kejadian).


Pertanyaan saya:


Apakah berdasarkan kronologi di atas risiko kehamilan termasuk tinggi, sedang, atau rendah?

Dan berapa persentase nya ?

Terima kasih Dok.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1
2

2 komentar

Hallo fiza, terima kasih atas pertanyaan nya.

Berdasarkan kronologi yang Anda ceritakan, **risiko kehamilan termasuk rendah**, bukan sedang atau tinggi.


Alasannya:


1. **Tidak terjadi ejakulasi di dalam vagina.**


* Faktor risiko terbesar kehamilan adalah ejakulasi langsung di dalam vagina. Pada kasus Anda, sperma keluar di luar tubuh.


2. **Sperma mengenai mons pubis (bagian atas area kemaluan), bukan lubang vagina.**


* Sperma tidak dapat "berenang" dari area rambut kemaluan menuju vagina dalam jumlah yang signifikan untuk menyebabkan kehamilan. Risiko dari kondisi ini sangat rendah.


3. **Kemungkinan paparan cairan pra-ejakulasi (precum).**


* Cairan pra-ejakulasi memang kadang dapat mengandung sperma, tetapi jumlahnya biasanya sedikit.

* Risiko makin berkurang karena suami **sudah ejakulasi sebelumnya lalu buang air kecil**, yang membantu membersihkan sisa sperma di uretra.


4. **Anda minum Postinor-2 sekitar 66 jam setelah hubungan.**


* Masih berada dalam rentang penggunaan yang dianjurkan (hingga 72 jam).

* Efektivitas memang sedikit menurun dibanding jika diminum dalam 24 j pertama, tetapi tetap memberikan perlindungan tambahan yang bermakna.


5. **Siklus haid Anda.**


* Dari data:


* 2 Feb → 28 Feb = 26 hari

* 28 Feb → 22 Mar = 22 hari

* 22 Mar → 15 Apr = 24 hari

* 15 Apr → 9 Mei = 24 hari

* Rata-rata sekitar **24 hari**, sehingga perkiraan haid berikutnya setelah 9 Mei adalah sekitar **2 Juni**.

* Hubungan terjadi **1 Juni**, yaitu tepat menjelang waktu haid yang diperkirakan datang, yang umumnya berada di fase luteal akhir (masa yang relatif tidak subur).


### Mengenai persentase


Tidak ada angka pasti yang bisa dihitung untuk kasus individu karena kita tidak tahu:


* kapan ovulasi sebenarnya terjadi,

* apakah ada sperma hidup dalam precum,

* bagaimana respons tubuh terhadap kontrasepsi darurat.


Namun secara praktis:


* **Risiko tanpa ejakulasi di dalam vagina** umumnya sudah rendah.

* Ditambah sperma hanya mengenai mons pubis.

* Ditambah sudah buang air kecil setelah ejakulasi sebelumnya.

* Ditambah penggunaan Postinor-2 dalam 66 jam.


Maka saya akan menilai risiko Anda berada pada kategori **sangat rendah hingga rendah**, kemungkinan **jauh di bawah 1%**, meskipun tentu tidak bisa dikatakan 0%.


### Gejala yang Anda rasakan


Mood swing, mudah menangis, emosional, dan jerawat:


* sangat sesuai dengan gejala PMS menjelang haid,

* juga bisa merupakan efek samping Postinor-2 karena mengandung hormon levonorgestrel.


Karena Anda minum Postinor-2, haid berikutnya bisa:


* datang beberapa hari lebih cepat,

* atau terlambat sekitar 1 minggu,

* dan jumlah darah bisa sedikit berbeda dari biasanya.


### Kapan perlu tes kehamilan?


Jika:


* haid belum datang **7 hari setelah tanggal yang Anda harapkan**, atau

* sekitar **14 hari setelah hubungan (15 Juni ke atas)**,


lakukan tes kehamilan urine dengan urin pagi hari untuk memastikan.


Dari seluruh kronologi yang Anda ber

ikan, saya lebih mengarah pada kemungkinan **akan haid daripada hamil**.

2 minggu yang lalu
Suka
Balas
Berdasarkan kronologi yang Anda sampaikan, risiko kehamilan Anda tergolong **rendah**:

Ada beberapa faktor yang mendukung hal ini:

  1. Ejakulasi di luar vagina: Suami Anda tidak berejakulasi di dalam vagina, melainkan di area mons pubis. Meskipun ada kemungkinan kecil sperma dapat bergerak dari area tersebut ke vagina, risiko kehamilan jauh lebih rendah dibandingkan ejakulasi di dalam.
  2. Penggunaan Postinor 2: Anda telah mengonsumsi Postinor 2 sekitar 66 jam setelah kejadian, yang masih dalam batas waktu efektif 72 jam. Pil kontrasepsi darurat seperti Postinor 2 memiliki efektivitas sekitar 84% dalam mencegah kehamilan jika diminum dalam 72 jam setelah hubungan seksual tanpa perlindungan.
  3. Cairan pra-ejakulasi: Meskipun cairan pra-ejakulasi dapat mengandung sperma, terutama jika suami Anda baru saja berejakulasi sebelumnya, risiko kehamilan dari cairan ini saja umumnya lebih rendah dibandingkan ejakulasi penuh. Ditambah dengan ejakulasi utama yang terjadi di luar dan penggunaan Postinor 2, risiko ini semakin berkurang. Gejala seperti mood swing, mudah emosional, mudah menangis, dan jerawat yang Anda alami saat ini lebih mungkin merupakan gejala pramenstruasi atau efek samping hormonal dari Postinor 2, bukan indikasi pasti kehamilan pada tahap ini. Untuk memastikan, disarankan untuk memantau siklus menstruasi Anda. Jika menstruasi Anda terlambat dari perkiraan atau Anda mengalami gejala kehamilan lainnya, lakukan tes kehamilan sekitar 2-3 minggu setelah kejadian atau seminggu setelah tanggal seharusnya menstruasi Anda. Jika hasilnya positif atau Anda memiliki kekhawatiran lebih lanjut, konsultasikan dengan dokter kandungan.
2 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan