Program Kehamilan

Dok , mau tanya

Kenapa setiap selesai berhubungan, ada cairan yang keluar dari vagina , apakah cairan tersebut sperma atau sisa dari cairan orgasme ya dok ?

Dan bagaimana solusinya ?


Kebetulan, saya sudah menikah selama 1th , sedang menjalankan program hamil dok , anjuran dari dokter kandungan diminta untuk minum vitamin asam folat dan banyak olahraga .

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Pada wanita sebenarnya juga dapat terjadi ejakulasi dengan menyemburkan sejumlah cairan bening saat berhubungan seksual, setelah merasakan rangsangan saat foreplay atau penetrasi, ataupun ketika orgasme.

Keluarnya cairan bening yang anda alami bersamaan dengan keluarnya sperma setelah ejakulasi, bisa saja merupakan cairan bening dari vagina yang normal keluar saat berhubungan seksual, sehingga anda tidak perlu khawatir karena kondisi tersebut masih termasuk normal.

Jika saat ini anda sedang melakukan program hamil, maka anda dan suami dapat melakukan hubungan seksual dengan posisi tertentu seperti misionaris dan mengganjal punggung dengan bantal untuk mempermudah sperma mengalir ke dalam rahim, dan setelahnya sebaiknya anda berbaring selama beberapa menit untuk membiarkan sperma berenang ke dalam rahim dan mencegah keluarnya sperma melalui vagina.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Setelah berhubungan intim, cairan yang keluar dari vagina bisa berupa sperma atau sisa cairan orgasme. Sperma adalah cairan yang mengandung sel-sel reproduksi pria dan dapat menyebabkan kehamilan jika masuk ke dalam vagina dan bertemu dengan sel telur. Sementara itu, cairan orgasme adalah cairan yang diproduksi oleh tubuh wanita selama orgasme dan tidak mengandung sperma.:

Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat mencoba beberapa langkah berikut:

  1. Setelah berhubungan intim, Anda bisa mencoba berbaring dengan posisi tertentu selama beberapa waktu. Hal ini dapat membantu sperma tetap berada di dalam vagina dan meningkatkan peluang kehamilan.
  2. Jika Anda khawatir dengan cairan yang keluar setelah berhubungan, Anda juga dapat menggunakan pantyliner atau pembalut untuk menyerap cairan tersebut.
  3. Penting untuk tetap menjalankan program kehamilan yang direkomendasikan oleh dokter kandungan, seperti mengonsumsi vitamin asam folat dan melakukan olahraga secara teratur.

Namun, jika Anda mengalami kesulitan untuk hamil setelah satu tahun berusaha, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan. Mereka dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan saran yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi Anda.

Semoga jawaban ini membantu! Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan