Petting

Halo dok izin bertanya.




Saya dan pasangan saya melakukan petting dan pasangan saya tidak memakai kondom. saya hanya menggunakan CD lalu pasangan saya tidak memakai apapun. Pacar saya mengeluarkan cairan, saya tidak tau itu cairan ejakulasi/pra ejakulasi. Cairannya keluar di atas kemaluan saya, saya bersihkan menggunakan tissue, tapi ada sedikit sekali cairan yang ada di CD saya. Lalu langsung saya bilas kemaluan saya menggunakan air mengalir dan juga sabun kemudian saya mengganti celana dalam. kemudian saya bersihkan bekas cairan yang tadi ada diatas kemaluan saya tetapi ternyata masih licin sekali bekas cairan itu dok. Pertanyaannya, apakah sperma yang sudah dilap menggunakan tissue kemudian dibasuh air dan turun kebawah melewati kemaluan itu masih bisa hidup? kemudian apakah bisa masuk dan menyebabkan kehamilan? Kebetulan saya mau haid biasanya ditanggal 17-19 an. Apakah itu termasuk masa subur wanita? Dan apakah itu beresiko kehamilan? Bagaimana bisa mempercepat darah haid agar keluar dok? Saya takut sekali

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
35
2
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Kehamilan dapat terjadi jika ada pertemuan antara sperma dan sel telur dimana kemungkinan kehamilan terbesar jika melakukan hubungan seksual saat masa subur dimana sekitar 14 hari sebelum menstruasi. Petting atau menggesekkan alat kelamin di luar baik dengan pakaian, tetap memiliki kemungkinan untuk terjadi kehamilan walaupun kecil. Walaupun menggunakan pakaian dalam, pori-pori bahan pakaian celana dapat menyebabkan adanya sperma yang dapat lewat, dan jika ditambah lendir serviks yang encer, sperma dapat terbawa sampai ke rahim sehingga kemungkinan kehamilan tetap ada walaupun kecil. Selain itu, kehamilan sendiri dapat terjadi hanya dengan 1 sperma.

Sebaiknya jika anda mengalami terlambat haid anda bisa lakukan test pack setelah terlambat haid 1-2 Minggu.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya akan mencoba menjawab dengan detail.:

Dalam situasi yang Anda deskripsikan, kemungkinan kehamilan sangat rendah. Sperma membutuhkan kondisi yang optimal untuk bertahan hidup dan bergerak menuju sel telur. Cairan pra-ejakulasi yang mungkin mengandung sperma hanya dalam jumlah kecil, dan kemungkinan sperma tersebut mati atau tidak mampu bergerak dengan baik setelah terkena udara dan terkena bahan kimia seperti sabun.

Namun, meskipun kemungkinannya rendah, tidak ada metode kontrasepsi yang 100% efektif kecuali abstain dari aktivitas seksual. Jika Anda ingin menghindari risiko kehamilan, disarankan untuk menggunakan metode kontrasepsi yang lebih efektif seperti kondom atau pil KB.

Mengenai masa subur, setiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda. Masa subur biasanya terjadi sekitar 12-16 hari sebelum menstruasi berikutnya dimulai. Jadi, jika Anda mengalami menstruasi pada tanggal 17-19, masa subur Anda kemungkinan berada di sekitar tanggal 3-7. Namun, ini hanya perkiraan dan tidak dapat diandalkan sepenuhnya untuk menghindari kehamilan.

Untuk mempercepat datangnya menstruasi, tidak ada metode yang terbukti secara ilmiah. Menstruasi adalah proses alami yang dikendalikan oleh hormon dalam tubuh. Jika Anda khawatir tentang kehamilan, disarankan untuk melakukan tes kehamilan atau berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan nasihat yang lebih spesifik.

Harap dicatat bahwa jawaban ini hanya berdasarkan informasi yang Anda berikan dan tidak menggantikan kunjungan langsung ke dokter. Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan