Pertanyaan

Resiko kehamilan jika, petting perempuan menggunakan celana dalam, dan laki laki tidak, ejakulasi dilakukan tidak di celana dalam, dan di lakukan h-4 ovulasi, apakah ada kemungkinan cairan precum bisa masuk ke vagina ?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Berdasarkan skenario yang Anda jelaskan, risiko kehamilan sangat rendah:

Berikut penjelasannya:

  1. Pakaian sebagai Penghalang: Penggunaan celana dalam oleh perempuan berfungsi sebagai penghalang fisik yang efektif. Sperma sangat tidak mungkin menembus pakaian dan menyebabkan kehamilan. Kontak langsung antara pakaian yang mengandung sperma dengan vagina hampir tidak mungkin menyebabkan kehamilan.
  2. Lokasi Ejakulasi: Ejakulasi yang dilakukan tidak di dalam celana dalam, melainkan di luar, semakin mengurangi kemungkinan sperma untuk mencapai area vagina. Kehamilan terjadi ketika sperma membuahi sel telur melalui ejakulasi di dalam vagina. Ejakulasi di luar vagina atau kontak dengan pakaian yang terkena sperma tidak berisiko menyebabkan kehamilan.
  3. Cairan Pra-ejakulasi (Precum): Meskipun cairan pra-ejakulasi dapat mengandung sperma dan berpotensi menyebabkan kehamilan jika menyentuh vagina secara langsung, dalam kasus ini, adanya celana dalam sebagai penghalang membuat kemungkinan cairan tersebut masuk ke vagina menjadi sangat kecil.
  4. Masa Ovulasi: Meskipun aktivitas dilakukan 4 hari sebelum ovulasi (yang berarti sperma, jika masuk, bisa bertahan hingga ovulasi), poin utamanya adalah sperma sangat tidak mungkin masuk ke dalam vagina karena adanya penghalang pakaian dan lokasi ejakulasi. Secara keseluruhan, kehamilan hanya dapat terjadi jika sel sperma membuahi sel telur wanita melalui penetrasi dan ejakulasi di dalam vagina. Dengan adanya celana dalam sebagai penghalang dan ejakulasi yang tidak langsung mengenai area vagina, kemungkinan cairan precum atau sperma mencapai vagina dan menyebabkan kehamilan sangatlah kecil.
2 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan