Pasangan belum haid

Kronologi:

Tiap berhubungan ada penetrasi tanpa ejakulasi didalam.

Tapi ragu dan panik karena ada pra ejakulasi yang berenang dan membuahi sel telur karena jadwal haidnya itu tanggal 6 juni lalu tanggal 21 menurut kalender haid itu termasuk masa ovulasi jadi pembuahan pasti sudah sangat mungkin bahkan tingkat risiko kehamilannya akan lebih tinggi dari pada fase aman dan ceritanya:


Aku dan pasangan hs di tanggal 21 juni dini hari dan dan minum postinor di tanggal 23 juni dini hari sudah (48 jam) setelah itu pendarahan banyak hingga butuh pembalut namun berlangsung beberapa hari saja terjadi di tanggal 29 juni dan dilanjutkan lagi juli di tanggal 5 adalah hubungan badan yang kedua dan tanggal 6 konsumsi postinor lagi setelah itu bercak darahnya dan sedikit sedikit aja sih muncul kisaran tanggal 11 an juli lalu sampai sekarang belum haid juga

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2

2 komentar

Hallo Christina, terima kasih atas pertanyaan nya.

kehamilan masih mungkin, tetapi tidak bisa dipastikan hanya dari tanggal haid, perdarahan, atau gejala.


* Hubungan 21 Juni terjadi dengan penetrasi tanpa ejakulasi di dalam. Cairan pra-ejakulasi *kadang* dapat mengandung sperma, sehingga risikonya **tidak nol**. Jika memang berdekatan dengan ovulasi, risikonya bisa lebih tinggi.

* Kamu minum **Postinor sekitar 48 jam setelah hubungan**, sehingga masih dalam rentang penggunaan kontrasepsi darurat levonorgestrel, tetapi efektivitasnya tidak 100%.

* Hubungan **5 Juli** kemudian diikuti Postinor **6 Juli**. Ini juga dapat menurunkan risiko kehamilan dari hubungan tersebut.

* Perdarahan pada **29 Juni** dan bercak sekitar **11 Juli** sangat mungkin merupakan efek hormonal dari Postinor, sehingga **tidak dapat dianggap sebagai haid yang memastikan tidak hamil**.

* Postinor memang dapat menyebabkan haid berikutnya **lebih cepat, lebih lambat, lebih banyak, lebih sedikit, atau hanya berupa bercak**.


Karena sekarang sudah **10 Agustus 2026**, sudah cukup lama sejak kedua hubungan tersebut. **Tes kehamilan urine sekarang sudah sangat layak dilakukan dan hasilnya seharusnya dapat dipercaya.** Gunakan urine pagi dan ikuti petunjuk alat. Bila hasilnya negatif tetapi haid tetap belum datang, ulangi 2–3 hari kemudian atau lakukan pemeriksaan **β-hCG** di fasilitas kesehatan.


Jadi, jangan berpatokan bahwa “tanggal 21 pasti ovulasi” dari kalender. **Kalender haid tidak dapat menentukan ovulasi dengan pasti**, terlebih setelah penggunaan Postinor karena siklus bisa bergeser.

1 bulan yang lalu
Suka
Balas
Kemungkinan hamil tetap ada, tetapi tidak bisa dipastikan hanya dari cerita ini. Postinor yang diminum 48 jam setelah hubungan masih bisa bekerja, namun bisa juga menyebabkan perdarahan/bercak dan membuat haid jadi terlambat atau tidak teratur. Perdarahan yang muncul setelah minum Postinor tidak selalu berarti haid:

Karena ada hubungan tanpa ejakulasi di dalam, risiko memang lebih kecil, tetapi tetap ada risiko dari cairan pra-ejakulasi. Kalau hubungan tanggal 21 Juni memang dekat masa subur, risikonya bisa lebih tinggi dibanding fase aman. Hubungan tanggal 5 Juli lalu minum Postinor lagi juga bisa makin mengacaukan siklus haid. Saran saya:

  1. Lakukan tes kehamilan sekarang, idealnya dengan urine pagi.
  2. Kalau hasil negatif tapi haid tetap belum datang, ulangi tes 1 minggu kemudian.
  3. Bila tetap belum haid atau ada nyeri perut hebat, perdarahan banyak, pusing, atau keputihan berbau/nyeri, sebaiknya periksa ke dokter kandungan. Jadi, belum haid setelah Postinor masih bisa karena efek obat, tetapi kehamilan tetap harus disingkirkan dengan test pack.
1 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan