obat nyeri
antasida doen apakah bolej di minum ibu hamil? apkah bisa meredakan nyeri dada
antasida doen apakah bolej di minum ibu hamil? apkah bisa meredakan nyeri dada
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Obat yang telah diresepkan untuk beberapa waktu lalu bukan untuk dibeli secara berulang tanpa konsultasi kembali dengan dokter karena gejala penyakit yang kini dirasakan meskipun terasa serupa dengan sebelumnya bisa jadi merupakan penyakit yang berbeda. Selain itu biasanya obat yang diresepkan merupakan obat yang termasuk membutuhkan resep serta pengawasan dokter selama mengonsumsinya.
Muntah terus menerus pada awal kehamilan bisa jadi merupakan gejala dari hiperemesis gravidarum. Penyebabnya masih belum diketahui secara pasti. Namun diketahui beberapa faktor risiko seorang perempuan mengalami hiperemesis gravidarum antara lain kehamilan mola (hamil anggur), hamil kembar, riwayat konsumsi obat-obatan yang mengandung hormon estrogen, dan memiliki ibu atau saudara perempuan yang mengalami hiperemesis gravidarum.
Faktor yang dapat membantu mencegah hiperemesis gravidarum adalah konsumsi multivitamin sebelum usia kehamilan 6 minggu dan menghindari merokok. Konsumsi vitamin B6 (piridoksin) sebanyak 10-25 mg dapat membantu mengurangi gejala mual.
Selain muntah terkait kehamilan, ada kemungkinan muntah disebabkan karena gangguan pada lambung (gastroesophageal reflux disease/GERD), misalnya karena kebiasaan makan tidak teratur dan makan makanan pedas/asam.
Obat antasida bekerja dengan cara mengurangi asam melalui mekanisme netralisasi asam di dalam lambung. Tujuan pemberiannya adalah mengurangi nyeri. Antasid mengandung aluminium hidroksida yang dapat menetralkan kadar asam. Biasanya diminum setelah makan.
Antasid yang mengandung aluminium hidroksida termasuk aman bagi ibu hamil. Namun ada beberapa efek samping yang harus diketahui, yaitu anemia, peningkatan risiko gagal ginjal, sembelit, dan lainnya.
Apabila Anda masih memiliki keluhan, Anda dapat konsumsi vitamin B6 terlebih dahulu. Bila tidak membaik, sebaiknya periksakan diri ke dokter spesialis obstetri ginekologi atau bila muntah terus menerus telah menyebabkan lemas, penurunan kesadaran, atau gejala dehidrasi lainnya, maka sebaiknya segera ke IGD RS terdekat.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Obat nyeri yang aman untuk ibu hamil umumnya adalah paracetamol. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun selama kehamilan. Antasida adalah obat yang digunakan untuk meredakan gejala gangguan lambung seperti nyeri dada akibat asam lambung naik. Namun, tidak semua antasida aman untuk ibu hamil. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi antasida selama kehamilan. Jangan mengonsumsi obat tanpa rekomendasi dokter, terutama selama kehamilan.Related content