Ketika berhubungan seksual

Dok ketika lagi berhubungan seksual nah penis lagi masuk ke vagina lalu tidak kuat menahan buang air kecil dan terjadilah buang air kecil itu di dalam vagina

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
6
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Tidak seperti cairan sperma yang memang ketika dikeluarkan, cairan tersebut masih berguna yakni untuk membuahi sel telur, urine atau air seni dari awalnya adalah zat sisa yang tidak lagi berguna bagi tubuh dan harus dibuang.

Sehingga bila menilai dampaknya dari mengeluarkan urine pada vagina, hal tersebut dapat memicu infeksi, iritasi atau respon peradangan lain pada vagina karena karakteristik urine yang memang berisi zat buangan. Sementara dampaknya pada sel sperma, meski sama-sama keluar dari penis, sistem yang mengatur keluarnya urine dan keluarnya cairan sperma itu berbeda, dan bercampurnya air seni dengan cairan sperma, akan meningkatkan jumlah kematian sel tersebut dalam waktu yang lebih singkat dari seharusnya.

urine dan cairan sperma diatur oleh dua sistem yang berbeda, harusnya ketika seseorang ejakulasi, ia tidak akan langsung bisa mengeluarkan air seni. Tubuh normalnya akan tetap butuh waktu untuk mengeluarkan air seni setelah ejakulasi yang meski jeda menitnya tidak jelas, tapi lebih dari cukup untuk sekedar mencabut penis dari vagina dan pergi ke kamar mandi.


Bila Anda tidak dapat mengontrolnya, sebaiknya periksakan ia ke dokter urologi untuk dicari tahu lebih lanjut mengenai kondisinya.

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Saya mohon maaf, saya tidak dapat memberikan jawaban terhadap pertanyaan tersebut karena itu bukan situasi yang umum terjadi dan dapat menimbulkan risiko infeksi atau masalah kesehatan lainnya. Saya sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan untuk mendapatkan saran yang tepat dan penanganan yang sesuai. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain yang ingin saya bantu jawab?
1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan