Keputihan
Keluar keputihan berwarna hijau dan berbau tidak sedap apakah berbahaya?
Keluar keputihan berwarna hijau dan berbau tidak sedap apakah berbahaya?
1 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Keputihan berwarna hijau dan berbau tidak sedap **bukan kondisi normal** dan dapat mengindikasikan adanya infeksi pada saluran reproduksi. Hal ini memerlukan perhatian medis segera karena bisa berisiko bagi kesehatan jika tidak ditangani dengan baik. Berikut adalah penjelasan kemungkinan penyebab, risiko, dan langkah yang harus dilakukan:
---
### **Kemungkinan Penyebab Keputihan Hijau dan Berbau Tidak Sedap**
1. **Trikomoniasis**
- **Penyebab:** Infeksi menular seksual yang disebabkan oleh parasit *Trichomonas vaginalis*.
- **Tanda:** Keputihan berwarna hijau kekuningan, berbusa, berbau amis, dan mungkin disertai gatal atau nyeri saat buang air kecil.
2. **Infeksi Bakteri (Bacterial Vaginosis)**
- **Penyebab:** Ketidakseimbangan bakteri baik dan jahat di vagina.
- **Tanda:** Keputihan berwarna abu-abu atau hijau muda, berbau amis, sering disertai iritasi ringan.
3. **Penyakit Radang Panggul (Pelvic Inflammatory Disease, PID)**
- **Penyebab:** Infeksi yang menyebar ke rahim, tuba falopi, atau ovarium.
- **Tanda:** Keputihan abnormal, nyeri panggul, demam, atau nyeri saat berhubungan intim.
4. **Infeksi Menular Seksual Lainnya (IMS)**
- **Penyebab:** Infeksi seperti gonore atau klamidia juga dapat menyebabkan keputihan berwarna hijau kekuningan.
5. **Iritasi atau Alergi**
- **Penyebab:** Penggunaan sabun kewanitaan berpewangi, deterjen keras, atau pelumas yang tidak cocok dapat memicu iritasi.
- **Tanda:** Gatal atau rasa terbakar di area vagina, tetapi biasanya tidak berbau.
---
### **Apakah Berbahaya?**
Ya, keputihan berwarna hijau dan berbau tidak sedap bisa menjadi tanda infeksi yang:
- **Menyebar ke organ reproduksi lain** jika tidak ditangani (seperti PID).
- **Mengganggu kesuburan** di masa depan.
- Jika sedang hamil, **berisiko menyebabkan komplikasi** seperti kelahiran prematur atau infeksi pada janin.
---
### **Langkah yang Harus Dilakukan**
1. **Jangan Tunda Konsultasi ke Dokter Kandungan:**
- Pemeriksaan langsung diperlukan untuk memastikan penyebabnya melalui:
- Pemeriksaan fisik.
- Pengambilan sampel keputihan untuk tes laboratorium.
2. **Hindari Pengobatan Mandiri:**
- Jangan menggunakan obat bebas tanpa resep dokter, terutama antibiotik atau antijamur, karena dapat memperburuk kondisi jika penyebabnya salah.
3. **Jaga Kebersihan Area Kewanitaan:**
- Gunakan pakaian dalam berbahan katun dan hindari pakaian yang terlalu ketat.
- Jangan menggunakan produk pembersih kewanitaan berpewangi.
4. **Hindari Hubungan Seksual Sementara:**
- Jika infeksi menular seksual dicurigai, hindari hubungan seksual hingga dokter memberikan izin.
5. **Ikuti Pengobatan dengan Tepat:**
- Jika dokter meresepkan obat, pastikan untuk mengonsumsi sesuai dosis dan durasi yang dianjurkan.
---
### **Pencegahan di Masa Depan**
- Gunakan kondom untuk mencegah infeksi menular seksual.
- Jaga pola hidup sehat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
- Hindari produk kewanitaan yang mengganggu keseimbangan pH vagina.
---
### **Kesimpulan**
Keputihan berwarna hijau dan berbau tidak sedap **perlu diperiksakan ke dokter segera**, karena kemungkinan besar disebabkan oleh infeksi yang memerlukan pengobatan. Jangan menunda penanganan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.