KEHAMILAN

Assalamu'alaikum dok,istri saya saat ini sedang hamil trimester pertama,umur kehamilan 9 minggu,saat ini dia mengalami sakit gigi dibagian gusi,dan bengkak disertai bibir sama lidah luka pecah pecah seperti sariawan dan sakit menelan sakit ditenggorokan,tidak bisa makan,asam lambung juga jadi kambuh. Awalnya istri saya makan dan tidak sengaja gusi nya tertusuk diri ikan asin, Hingga sakit. Setelah itu mengalami demam tulang. Pertanyaan nya apa tidak apa apa sama dede bayinya dok,dan apa ada solusi dari sakit gigi gusi sama sakit tenggorokannya dok? Terimakasih

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
7
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

jika gusi berdarah yang dikeluhkan sudah tergolong parah, kondisi ini sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Meski masih memerlukan penelitian lebih lanjut, beberapa studi telah menemukan bahwa penyakit gusi yang parah dapat meningkatkan risiko ibu hamil mengalami persalinan prematur dan preeklamsia.

Terlebih bila gusi berdarah tidak mendapat penanganan tepat, kondisi itu akan meningkatkan risiko terjadinya radang gusi parah yang disebut periodontitis. Penyakit ini dapat melemahkan jaringan gusi dan tulang yang bertugas melekatkan barisan gigi pada rahang, sehingga menyebabkan gigi kendur atau bahkan tanggal.

Ibu hamil yang mengalami penyakit gusi yang parah lebih berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Meski begitu, penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mencari tahu secara pasti ada atau tidaknya kaitan antara gusi berdarah dengan berat badan bayi rendah ketika dilahirkan.

Sampai sekarang, dampak buruk gusi berdarah saat hamil pada kesehatan bayi dalam kandungan masih belum dapat dipastikan. Namun, penyakit gusi pada dasarnya memang bisa mengganggu kondisi kesehatan ibu hamil.

Untuk mencegah terjadinya gusi berdarah saat hamil, berikut ini adalah beberapa upaya yang dapat Bumil lakukan:

  • Sikatlah gigi dua kali dalam sehari dan lengkapi perawatan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental flossing) sebanyak satu kali sehari
  • Pilih sikat gigi dengan bulu-bulu halus yang dapat mengurangi gesekan yang bisa menyebabkan iritasi pada gusi
  • Gunakan air garam yang merupakan campuran ¼ sendok teh garam dan satu gelas air untuk berkumur, karena air garam dapat meringankan peradangan dan iritasi pada gusi
  • Penuhi kebutuhan asupan nutrisi dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi
  • Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi, setidaknya satu kali, selama masa kehamilan
2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Assalamu'alaikum.:

Sakit gigi dan masalah pada gusi serta tenggorokan yang dialami oleh istri Anda dapat menjadi tidak nyaman selama kehamilan. Namun, perlu diingat bahwa saya adalah AI dan tidak dapat memberikan diagnosis atau saran medis yang akurat. Saya sarankan Anda untuk segera menghubungi dokter gigi atau dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dalam kondisi kehamilan, perawatan gigi sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi. Dokter gigi akan dapat mengevaluasi kondisi gigi dan gusi istri Anda serta memberikan perawatan yang sesuai. Mereka juga akan mempertimbangkan keamanan pengobatan yang diperlukan selama kehamilan.

Selain itu, untuk mengurangi ketidaknyamanan sementara, istri Anda dapat mencoba beberapa langkah sederhana seperti berkumur dengan air garam hangat untuk membantu mengurangi peradangan pada gusi, menggunakan kompres dingin pada area yang bengkak, dan menghindari makanan atau minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.

Namun, penting untuk diingat bahwa saran ini hanya bersifat umum dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter. Dokter akan dapat memberikan penanganan yang lebih tepat sesuai dengan kondisi kesehatan istri Anda.

Saya harap istri Anda segera mendapatkan perawatan yang tepat dan semoga kehamilannya berjalan dengan baik. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan beri tahu saya.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan