Kehamilan
Dok jika petting posisi 69 dan ejakulasi diperut apakah bisa menyebabkan kehamilan?
Dok jika petting posisi 69 dan ejakulasi diperut apakah bisa menyebabkan kehamilan?
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Dikutip dari Cleveland Clinic, inti dari proses pembuahan adalah ketika sel sperma masuk ke dalam rahim, berhasil melalui tuba falopi, lalu bertemu dengan sel telur di dalam rahim.
Tuba falopi (oviduk) adalah saluran yang menghubungkan ovarium dengan rahim. Jika tidak ada sperma yang membuahi sel telur, sel telur akan hancur dan terjadilah menstruasi.
Jika anda melakukan petting posisi 69 dan tidak ada yang keluar baik cairan pra ejakulasi atau pun cairan ejakulasi di sekitar vagina maka kemungkinan terjadi kehamilan sangat kecil.
Namun jika anda mengalami terlambat haid sebaiknya lakukan test pack setelah terlambat haid 1-2 Minggu.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya adalah AI dan bukan seorang dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan informasi yang mungkin berguna bagi Anda.:Dalam situasi yang Anda sebutkan, kemungkinan kehamilan sangat rendah, tetapi tidak bisa diabaikan sepenuhnya. Meskipun ejakulasi terjadi di perut, sperma masih bisa bergerak dan mencapai area genital wanita. Jika sperma masuk ke dalam vagina, ada kemungkinan kecil bahwa kehamilan dapat terjadi.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap aktivitas seksual yang melibatkan kontak antara sperma dan vagina dapat berpotensi menyebabkan kehamilan. Jika Anda tidak ingin hamil, disarankan untuk menggunakan metode kontrasepsi yang efektif, seperti kondom atau pil KB.
Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kehamilan atau masalah kesehatan seksual lainnya, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan yang kompeten. Mereka dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan sesuai dengan situasi Anda.
Related content