Kehamilan

Dok saya mau bertanya, apakah jika wanita masih perawan dan pria mecoba memasukan pe**snya kedalam va***a wanita tersebut tetapi tidak bisa apakah dapat menyebabkan kehamilan? Dan ejakulasi dilakukan di perut

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
11
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Hubungan intim tentu dapat mengakibatkan kehamilan. Kehamilan akan terjadi bila sel telur dibuahi oleh sel sperma. Dalam hal ini sel telur dapat bertahan hingga 24 jam pasca ovulasi dan sel sperma b isa bertahan selama 5-7 hari dalam rahim dan tuba falopi wanita. Oleh sebab itu kemungkinan kehamilan akan lebih tinggi bila hubungan intim dilakukan pada saat masa subur atau dalam waktu 1 minggu pasca hubungan intim wanita mengalami ovulasi / pelepasan sel telur.

Namun jika ejakulasi dilakukan di perut kemungkinan kehamilan tidak terjadi.

Namun untuk memastikan nya jika anda mengalami terlambat haid sebaiknya lakukan test pack.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya seorang asisten AI dan bukan seorang dokter. Namun, saya dapat memberikan informasi umum tentang kehamilan.:

Untuk bisa terjadi kehamilan, sperma harus masuk ke dalam vagina dan bertemu dengan sel telur yang telah dilepaskan selama ovulasi. Jika seorang wanita masih perawan dan tidak ada penetrasi yang terjadi, maka peluang kehamilan sangatlah rendah.

Namun, penting untuk diingat bahwa sperma dapat bertahan hidup di dalam tubuh wanita selama beberapa waktu setelah ejakulasi. Jika ada kontak langsung antara penis dan vagina, meskipun tidak ada penetrasi, ada kemungkinan kecil bahwa sperma dapat bergerak menuju vagina dan menyebabkan kehamilan.

Ejakulasi di perut tidak akan menyebabkan kehamilan karena sperma tidak dapat mencapai sel telur dari posisi tersebut. Namun, penting untuk menggunakan metode kontrasepsi yang efektif jika Anda ingin mencegah kehamilan.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kehamilan atau kontrasepsi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan yang dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan sesuai dengan situasi Anda.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan