Dok saya susa dapat keturunan itu minum obat apa he

Saya mau tanya tentang sperma 40%

Itu tdk bisa dapat anak k pak dokter

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya

Gerak aktif sperma adalah salah satu hal yang diperhitungkan dalam Seminogram atau Semen analysis (Analisis cairan semen yang dimiliki oleh pria dan sperma yang terkandung didalamnya). Semen adalah cairan mengandung sperma yang dikeluarkan saat seorang pria ejakulasi. Seminogram atau semen analysis mengukur tiga faktor utama dari kesehatan sperma, yakni:

  • Jumlah sperma. Hasil normal ditunjukkan bila sperma yang terdapat dalam cairan semen berkisar pada angka 20 juta hingga lebih dari 200 juta.
  • Bentuk sperma. Sperma dikatakan memiliki bentuk normal bila dari total jumlah sperma dalam cairan semen, setidak-tidaknya ada 50% sperma dengan bentuk normal. Bila hanya ada 40% atau kurang bentuk sperma normal, maka proses pembuahan akan jadi semakin sulit.
  • Pergerakan/motilitas sperma. Sama seperti bentuk sperma, dari total jumlah sperma yang terdapat pada cairan semen, harus ada setidaknya 50% sperma yang memiliki pergerakan normal untuk dikatakan memiliki motilitas yang baik.

Sperma dengan jumlah yang banyak, bentuk yang normal, serta pergerakan yang baik tentu akan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk dapat membuahi sel telur ketimbang sperma dengan kondisi dibawah normal pada satu atau lebih faktor utamanya. Perlu diketahui pula bahwa beberapa zat dapat mempengaruhi hasil analisa, yaitu:

  • Alkohol
  • Kafein, seperti yang terdapat dalam kopi
  • Beberapa ramuan herbal
  • Beberapa obat, salah satunya adalah simetidin (cimetidine)
  • Tembakau, seperti pada rokok

Hasil abnormal dari analisis sperma mengindikasikan hal berikut:

  • Infeksi
  • Ketidakseimbangan hormonal
  • Penyakit, seperti diabetes
  • Gangguan defek genetik
  • Radiasi
  • Infertilitas

Abnormalitas atau kondisi tidak normal pada sperma memiliki istilah-istilah tertentu:

  • Azoospermia: Ketidak adaan sel sperma pada cairan semen
  • Hypospermia: Volume cairan semen rendah
  • Oligozoospermia: Jumlah sel sperma sangat rendah
  • Asthenozoospermia: Pergerakan/motilitas sperma buruk
  • Teratozoospermia: Semen didominasi oleh sel sperma dengan bentuk abnormal

Lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Maaf, saya tidak dapat memberikan saran medis tanpa informasi yang lebih rinci. Saya sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan atau ahli urologi untuk mendapatkan penilaian yang tepat mengenai masalah kesuburan Anda. Mereka akan dapat memberikan informasi dan saran yang sesuai berdasarkan kondisi Anda. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?
2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan