Dok mau tanya
Apakah jika sperma ditelan bisa menyebabkan kehamilan?
Mohon dijawab terimakasihh
Apakah jika sperma ditelan bisa menyebabkan kehamilan?
Mohon dijawab terimakasihh
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Haigaes, terima kasih atas pertanyaan nya.
Ketika mengalami ejakulasi, pria akan mengeluarkan cairan berwarna putih yang dikenal sebagai sperma. Padahal, cairan ini sebenarnya merupakan air mani atau semen.
Air mani dan sperma memang saling berhubungan. Di dalam air mani terdapat sperma, yakni sel-sel yang berfungsi membuahi sel telur wanita dan menyebabkan kehamilan.
Pada dasarnya, kehamilan hanya terjadi pada pembuahan yang dilakukan selama penetrasi langsung antara penis dan vagina saat berhubungan seksual.
Sel sperma yang terkandung dalam air mani seharusnya bertemu dengan ovum (sel telur) di dalam rahim, lalu membuahinya sehingga terjadi kehamilan.
Jika Anda menelan cairan ejakulasi saat seks oral, air mani dan sperma di dalamnya tidak akan memasuki sistem reproduksi, melainkan masuk ke kerongkongan dan berlabuh di sistem pencernaan.
Setelah sampai di dalam pencernaan, cairan asam dalam lambung Anda akan membunuh semua sel sperma sehingga sperma tidak berfungsi lagi.
Kesimpulannya, menelan sperma saat seks oral tidak bisa membuat Anda hamil.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Menelan sperma tidak dapat menyebabkan kehamilan. Kehamilan hanya terjadi jika sperma masuk ke dalam vagina dan bertemu dengan sel telur. Ketika sperma ditelan, cairan tersebut akan masuk ke dalam sistem pencernaan dan tidak memiliki akses ke organ reproduksi. Sperma yang tertelan akan dicerna oleh lambung dan tidak dapat menyebabkan kehamilan.:Namun, penting untuk diingat bahwa seks oral juga memiliki risiko penularan infeksi menular seksual (IMS). Jadi, penting untuk menggunakan kondom atau dental dam saat melakukan seks oral untuk melindungi diri dari IMS.
Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan yang kompeten.
Related content