aritmia pada ibu hamil
dok saat ini saya sedang hamil 33 minggu dgn diagnosa aritmia dan plueritis
d mulai dari hamil ke 31 minggu dada saya sakit sebelah kiri
terasa seperti di tusuk dan panas
itu terasa setiap hari apalagi menjelang tidur
kapan saya harus ke dokter lg ketika merasakan sakit bgt
d kasih obat propanonol pun tidak berpengaruh apa2
























Hallo Kiran Almeera Puteri agung, terima kasih atas pertanyaan nya.
Umumnya aritmia pada kehamilan berupa denyut jantung yang lebih cepat dari biasanya. Jika hal ini memberikan pengaruh besar pada ibu, maka asupan makanan bagi janin pun akan terganggu. Jadi jika ibu hamil merasakan ketidakteraturan irama jantung, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Jika nyeri dada sangat mengganggu sebaiknya anda lakukan pemeriksaan kembali ke dokter yang menangani anda.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan informasi yang mungkin berguna bagi Anda.:Aritmia adalah kondisi di mana detak jantung tidak teratur. Pada ibu hamil, aritmia dapat terjadi karena perubahan hormonal dan peningkatan volume darah yang mempengaruhi kerja jantung. Namun, penting untuk diketahui bahwa saya tidak dapat memberikan diagnosis atau saran pengobatan secara spesifik tanpa melakukan pemeriksaan langsung.
Jika Anda mengalami nyeri dada yang terus-menerus dan semakin parah, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter Anda. Nyeri dada pada ibu hamil dapat memiliki berbagai penyebab, termasuk masalah jantung, paru-paru, atau masalah lainnya. Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin merujuk Anda untuk melakukan tes tambahan seperti elektrokardiogram (EKG) atau tes darah untuk mengevaluasi kondisi jantung Anda.
Obat propranolol yang Anda sebutkan adalah salah satu obat yang digunakan untuk mengobati aritmia. Namun, hanya dokter yang dapat menentukan dosis dan jenis obat yang tepat untuk Anda berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan kehamilan Anda. Jangan mengubah dosis atau menghentikan penggunaan obat tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.
Jadi, sebaiknya Anda segera menghubungi dokter Anda untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Jangan ragu untuk mengungkapkan semua gejala dan kekhawatiran Anda kepada dokter agar mereka dapat memberikan perawatan yang sesuai.
Harap dicatat bahwa saran ini hanya berdasarkan informasi yang Anda berikan, dan hanya dokter yang dapat memberikan diagnosis dan saran pengobatan yang tepat setelah melakukan pemeriksaan langsung.
Related content