Apakah Bisa Hamil?

dok mau tanya, waktu tgl 19 sy berhubungan sm suami, trus organ intimnya cuma skdr masuk saja engga sprti org berhubungan pada umumnya, dan ejakulasinya keluar diluar, waktu ejakulasi diluar organ intimnya masuk lgi tetapi sudah di lap pakai kain dan sudah kering, stlh berhubungan sy minum pil kb andalan sampai tgl skrg, pertanyaannyaa apakah bisa hamil dok? dan kalau hamil bagaimana cara mencegahnya? soalnya belum siap punya keturunan dok

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
11
3

3 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Hubungan intim yang dilakukan beberapa hari setelah menstruasi umumnya memiliki peluang yang lebih kecil untuk terjadinya kehamilan, karena pada saat itu umumnya wanita belum memasuki masa subur. Namun peluang untuk hamil tetap ada, terutama bila pasangan Anda memiliki siklus menstruasi yang pendek atau tidak teratur.

Apabila Anda melakukan hubungan intim secara coitus interruptus/sanggama terputus (atau disebut juga dengan membuang sperma di luar), kondisi ini tidak dapat menjamin pasti tidak terjadi kehamilan. Sebelum terjadinya ejakulasi seorang pria dapat mengeluarkan cairan pre-cum yang dapat mengandung sedikit sperma (terutama bila setelah ejakulasi Anda tidak buang air kecil sehingga terdapat sisa sperma pada saluran kencing), sehingga bila cairan pre-cum ini dikeluarkan pada saat sanggama berikutnya maka dapat saja menyebabkan terjadinya pembuahan.

Selain itu teknik coitus interruptus membutuhkan ketepatan waktu dalam pemutusan sanggama/penarikan penis saat ejakulasi. Bila pemutusan sanggama terlambat dilakukan maka sangat mungkin sebagian sperma telah telanjur masuk ke dalam vagina sehingga dapat menyebabkan kehamilan.

Namun jika anda yakin tidak ada sperma yang masuk kemungkinan kehamilan terjadi sangat kecil. Jika anda mengalami terlambat haid maka lakukan test pack setelah terlambat haid 1-2 Minggu.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Hubungan intim yang dilakukan beberapa hari setelah menstruasi umumnya memiliki peluang yang lebih kecil untuk terjadinya kehamilan, karena pada saat itu umumnya wanita belum memasuki masa subur. Namun peluang untuk hamil tetap ada, terutama bila pasangan Anda memiliki siklus menstruasi yang pendek atau tidak teratur.

Apabila Anda melakukan hubungan intim secara coitus interruptus/sanggama terputus (atau disebut juga dengan membuang sperma di luar), kondisi ini tidak dapat menjamin pasti tidak terjadi kehamilan. Sebelum terjadinya ejakulasi seorang pria dapat mengeluarkan cairan pre-cum yang dapat mengandung sedikit sperma (terutama bila setelah ejakulasi Anda tidak buang air kecil sehingga terdapat sisa sperma pada saluran kencing), sehingga bila cairan pre-cum ini dikeluarkan pada saat sanggama berikutnya maka dapat saja menyebabkan terjadinya pembuahan.

Selain itu teknik coitus interruptus membutuhkan ketepatan waktu dalam pemutusan sanggama/penarikan penis saat ejakulasi. Bila pemutusan sanggama terlambat dilakukan maka sangat mungkin sebagian sperma telah telanjur masuk ke dalam vagina sehingga dapat menyebabkan kehamilan.

Namun jika anda yakin tidak ada sperma yang masuk kemungkinan kehamilan terjadi sangat kecil. Jika anda mengalami terlambat haid maka lakukan test pack setelah terlambat haid 1-2 Minggu.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya adalah AI dan bukan seorang dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan informasi yang mungkin berguna bagi Anda.:

Dalam situasi yang Anda deskripsikan, kemungkinan hamil sangat rendah. Namun, tidak ada metode kontrasepsi yang 100% efektif, termasuk pil KB. Meskipun ejakulasi diluar organ intim dan penggunaan pil KB dapat mengurangi risiko kehamilan, masih ada kemungkinan kecil terjadinya pembuahan.

Jika Anda tidak siap untuk memiliki keturunan, penting untuk menggunakan metode kontrasepsi yang lebih efektif dan konsisten. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Selain itu, penting juga untuk memahami bahwa hanya dokter yang dapat memberikan diagnosis dan saran medis yang akurat. Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut tentang kehamilan atau kontrasepsi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan