Kenapa Tangan Gatal dan Terasa Panas Terbakar Setelah Pegang Bawang Putih?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua masakan menggunakan bawang putih. Bawang ini memiliki bau yang khas sehingga membuat masakan jadi lebih sedap. Namun, pernahkah Anda merasakan tangan panas dan gatal ketika memotong atau memegang bawang putih? Kira-kira, apa penyebabnya?

Alasan tangan gatal setelah pegang bawang putih

Selain baunya yang cukup menyengat, apa lagi yang Anda rasakan ketika memotong bawang putih? Beberapa orang mungkin merasakan sensasi panas dan gatal di jari tangan setelah memegang bawang putih.

Dilansir dari laman yang dikelola oleh University of Washington, Dr. Lisa Maier menjelaskan alasannya.

Dosen pengajar dermatologi di Fakultas Kedokteran University Washington menyebutkan bahwa bawang putih memiliki agen kimia yang dapat mengiritasi kulit.

Bahan kimia yang mengiritasi kulit tersebut adalah diallyl disulfide. Saat tangan terpapar dengan bahan ini, akan muncul reaksi panas, terbakar, dan gatal pada kulit.

Tidak hanya tangan yang terasa gatal dan panas, American Academy of Dermatology juga menyebutkan bahwa iritan tersebut bisa memicu eksim.

Eksim pada tangan, atau dikenal juga dengan dermatitis kontak, setelah memegang bawang putih akan menyebabkan kulit sensitif, gatal, kering, dan dipenuhi ruam.

Biasanya ini rentan terjadi pada koki yang memiliki kulit sensitif.

Bukti lain yang menunjukkan bahwa bawang putih memiliki zat iritan juga dirasakan oleh seorang wanita di Inggris. Ia mencoba mengobati kutu air dengan menempelkan potongan bawang putih pada kulit yang bermasalah.

Alih-alih membaik, kutu air malah semakin memburuk. Akibatnya, kulit menjadi mengelupas dan menimbulkan luka terbuka hingga bagian permukaan ibu jari kaki.

Dr. Lisa juga berpendapat bila kutu air sebaiknya diobati dengan obat antijamur, bukan dengan bawang putih.

Meskipun bawang putih memiliki sifat antijamur, bawang ini juga memiliki diallyl disulfide yang sifatnya mengiritasi. Jadi, akan lebih baik gunakan obat yang diresepkan dokter untuk mengatasi bawang putih.

Nah, agar tangan terhindar dari rasa panas dan gatal setelah pegang bawang putih, Anda bisa menggunakan sarung tangan. Setelahnya, cucilah tangan Anda hingga bersih agar sisa-sisa zat iritan yang menempel di tangan bisa hilang.

Selain zat iritan, alergi bawang juga bisa jadi penyebabnya

bawang putih untuk flu

Efek panas dan gatal pada tangan setelah memegang bawang putih tidak hanya disebabkan oleh zat iritan. Bisa jadi, kondisi tersebut muncul sebagai reaksi alergi.

Meskipun jarang, bawang putih juga masuk ke dalam daftar makanan yang bisa menyebabkan alergi.

Reaksi alergi pada bawang putih tidak hanya muncul ketika bawang ini dimakan. Namun, juga bisa terjadi ketika kulit bersentuhan langsung dengan bawang putih yang sudah dikupas.

Gejala alergi dapat muncul dengan cepat setelah atau dalam waktu dua jam setelah bersentuhan dengan bawang putih.

Gangguan kulit, seperti gatal dan panas di tangan ataupun seluruh tubuh dapat muncul jika Anda memegang atau makan bawang putih.

Sementara gejala kesemutan, pilek, bersin, mual dan muntah, bersin, diare, serta kram perut hanya akan muncul setelah bawang putih dimakan.

Bila setelah makan bawang timbul sesak napas, segera minta bantuan medis. Ini merupakan gejala alergi yang mengancam jiwa.

Jika Anda memiliki alergi bawang putih, sebisa mungkin hindari untuk memakannya, bahkan menyentuhnya dengan tangan telanjang, agar tidak timbul reaksi alergi, seperti gatal, panas, atau bahkan sesak napas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Syok Anafilaktik

%%title%% adalah reaksi alergi parah yang berakibat fatal. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mencegah %%title%% di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Alergi 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tes Tempel (Skin Patch Test)

Tes tempel (skin patch test) adalah metode untuk memastikan apa pemicu alergi Anda. Cari tahu persiapan, proses, dan cara baca hasilnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sinusitis

Sinusitis adalah penyakit yang diderita banyak orang di Indonesia. Cari tahu obat sinusitis, penyebab, ciri, pengobatan dan gejala sinusitis lainnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Melakukan Tanning, Apa Efeknya untuk Kesehatan Kulit?

Efek tanning selain menggelapkan dan meratakan warna kulit ternyata juga berefek terhadap kesehatan kulit. Tidak hanya kulit keriput, kanker kulit juga mungkin terjadi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati tangan gatal berair

Cara Jitu Menghilangkan Gatal Akibat Bintik Berair di Tangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
gejala alergi kulit

Selain Gatal, Ini Gejala Alergi pada Kulit Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit