home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Wajarkah Bila Payudara Tidak Terpengaruh Rangsangan Seksual?

Wajarkah Bila Payudara Tidak Terpengaruh Rangsangan Seksual?

Bagi banyak orang, payudara wanita merupakan daya tarik seksual yang bisa mendatangkan kepuasan tersendiri. Untuk para wanita, payudara dan puting susu memang jadi salah satu “titik panas” yang bisa memberikan kenikmatan seksual jika dirangsang. Inilah mengapa saat pemanasan atau foreplay, banyak pasangan memilih untuk fokus pada payudara.

Akan tetapi, banyak wanita melaporkan keluhan bahwa payudara mereka kurang sensitif terhadap rangsangan. Meskipun pasangannya sudah mencoba berbagai cara, beberapa wanita memang tak merasakan apa pun di area payudara. Nah, kira-kira apa penyebab payudara tidak peka dan wajarkah jika ini terjadi? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Payudara tidak peka terhadap rangsangan seksual

Payudara adalah salah satu area yang bisa membuat wanita bergairah. Jika menerima rangsangan seksual, biasanya payudara akan membesar dan puting susu mengeras. Pada wanita yang kulitnya cerah atau pucat, payudara akan terlihat sedikit memerah.

Namun, jika payudara tidak peka terhadap rangsangan seksual, Anda mungkin tak merasakan sensasi apa pun ketika area ini distimulasi. Bisa jadi Anda justru merasa geli atau kebas karena stimulasi berulang tak membuahkan hasil apa pun. Padahal ketika menerima stimulasi di bagian tubuh lain seperti klitoris atau paha, Anda merasa cukup bergairah.

Apakah ini normal?

Jangan khawatir, payudara tidak peka adalah hal yang wajar. Kondisi ini tidak mengindikasikan adanya masalah medis atau penyakit tertentu. Pasalnya, setiap wanita memang memiliki “titik panas” yang berbeda-beda. Hal ini bisa dipengaruhi oleh berbagai hal, mulai dari fantasi seks Anda hingga kepekaan saraf dan jaringan di sekitar payudara Anda. Selain itu, bisa jadi Anda belum menemukan gerakan stimulasi payudara yang tepat untuk mendatangkan kenikmatan seksual.

Payudara tidak peka juga menjadi keluhan yang sering dilontarkan wanita yang telah menjalani operasi memperbesar payudara. Sebenarnya jika operasi ini berlangsung lancar dan prosedurnya tepat, Anda seharusnya masih bisa merasakan sensasi nikmat di sekitar payudara ketika menerima rangsangan seksual. Jika Anda jadi tak bisa merasakan apa pun setelah operasi, kemungkinan ada kerusakan atau peregangan saraf. Sebaiknya segera hubungi dokter jika Anda merasa khawatir soal hasil operasi Anda.

Apakah ada cara meningkatkan kepekaan payudara terhadap rangsangan?

Menurut para pakar kesehatan seksual, tidak ada cara untuk membuat payudara lebih peka saat bercinta. Pasalnya, payudara tidak peka memang bukan suatu masalah yang harus diobati atau disembuhkan. Ini hanya masalah perbedaan selera seks saja.

Namun, jika Anda dan pasangan masih ingin mencoba gerakan atau sentuhan yang berbeda untuk memberikan stimulasi, silakan saja. Ingatlah bahwa seks seharusnya terasa menyenangkan, bukannya bikin Anda tertekan atau stres. Jangan sampai masalah payudara tidak peka justru membuat Anda tidak bisa menikmati seks bersama pasangan.

Cara lain untuk mendapatkan kepuasan seksual

Tenang saja, tubuh wanita masih menyimpan titik-titik panas yang lain. Cobalah untuk menjelajahi seluruh bagian tubuh Anda ketika berhubungan seks. Wanita biasanya akan terangsang ketika pasangannya bermain di daerah leher, telinga, perut, paha bagian dalam, vagina, klitoris, bokong, dan masih banyak lagi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Sexual Wiring of Women’s Breasts. https://www.psychologytoday.com/blog/the-human-beast/201305/sexual-wiring-womens-breasts Diakses pada 16 Maret 2017.

The Truth About Breast Orgasm. http://www.huffingtonpost.com/jill-di-donato/breast-orgasm_b_1871581.html Diakses pada 16 Maret 2017.

The Most Erogenous Parts of the Female Body, Ranked By Science. http://time.com/98088/the-most-erogenous-parts-of-the-female-body-ranked-by-science/ Diakses pada 16 Maret 2017.

Does Breast Augmentation Affect Nipple Sensitivity? http://www.sullivancentre.com/does-breast-augmentation-affect-nipple-sensivity/ Diakses pada 16 Maret 2017.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal diperbarui 23/03/2017
x