Menggigit Bikin Sesi Bercinta Makin Panas, Tapi Awas Risikonya Kalau Sembarang Gigit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang punya caranya sendiri untuk mengekspresikan kenikmatan bercinta. Salah satu yang mungkin sering dilakukan banyak orang adalah menggigit dan mencupang pasangan. Meski memang bisa menambah panas sesi adu ranjang Anda, ternyata mencupang atau menggigit saat bercinta juga tidak boleh sembarangan, lho!

Kenapa ada orang yang suka menggigit saat bercinta?

Bagi beberapa orang, menggigit tubuh pasangan adalah cara mereka untuk mengekspresikan gairah dan kepuasan seksual, reaksi lonjakan gairah saat mendekati klimaks, atau justru sebagai teknik andalan untuk membangkitkan gairah seksual pasangan. Tidak ada yang salah dengan hal ini. Beberapa orang mungkin malah juga menikmati sensasi sakit yang dirasakan saat digigit.

Namun, ada satu hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum sembarangan menggigit pasangan di atas ranjang, meski sekadar iseng.

Menggit terlalu keras berisiko infeksi

Menurut NCBI (National Institutes of Health), gigitan manusia dapat berisiko menyebabkan luka infeksi di area gigitan dan menjadi gerbang masuk berbagai parasit penyebab penyakit. Risiko ini bisa meningkat terutama jika Anda doyan menggigit di area sensitif yang kulitnya tipis, seperti selangkangan, penis, puting, telinga, maupun leher.

Sebelum gigit, izin dulu

Menggigit saat bercinta bisa jadi satu cara untuk memanaskan sesi hubungan intim Anda dan pasangan. Meski begitu, Jane Greer, PH.D seorang terapis seks dan konselor pernikahan, mengatakan bahwa dilihat dari segi psikologis, menggigit saat seks dapat ditafsirkan sebagai perilaku agresif dan mendominasi. Jika langsung gigit tanpa seizin pasangan, apalagi keras-keras, bukannya tidak mungkin gigitan nakal menggoda Anda disalahpahami sebagai “main kasar” dan akhirnya malah merusak seks. Terlebih, tidak semua orang memang suka digigit atau tidak ingin meninggalkan bekas.

Jika menggigit saat bercinta adalah salah satu fetish atau fantasi seksual Anda, sebaiknya biarkan pasangan Anda tahu. Apalagi jika selama ini Anda berdua belum pernah melakukannya, baik saat foreplay sekalipun. Tidak perlu dibicarakan dari jauh-jauh hari, cukup beri tahu pasangan ketika sedang beraksi dan hasrat ingin mengigit muncul. Misalnya, “Boleh gigit nggak?”, atau “Apakah ini ok?” sambil memberi gestur mencupang.

Jika Anda merasa canggung untuk mengatakannya, Anda bisa mulai dengan perlahan, dari isapan ringan dan gigitan ringan, kemudian cek ekspresi pasangan. Jika ia menunjukkan tanda-tanda risih atau tidak nyaman, hentikan dan ganti manuver lain. Jika ia tidak merasa keberatan dan meminta Anda untuk melanjutkan, maka lanjutkanlah teknik andalan Anda. Selanjutnya, Anda juga bisa mengeksplorasi lebih lanjut dengan intensitas gigitan yang berbeda dan variasikan area “target” gigitan untuk menambah gairah pasangan (Psstt… Intip di sini apa-apa saja area paling sensitif di tubuh wanita dan pria yang bisa dirangsang lewat gigitan!)

 

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bisa Tertular Penyakit Kelamin Karena Menelan Sperma?

Efek menelan sperma bisa jadi membahayakan jika pria yang spermanya Anda telan terinfeksi penyakit kelamin menular seksual. Berikut ulasan lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Seksual, Penyakit Menular Seksual 25 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Apakah Harus Selalu Mencapai Klimaks Saat Bercinta? Bagaimana Jika Tidak?

Seks dan orgasme merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak terpisahkan. Lantas, apakah mencapai klimaks saat bercinta menjadi sebuah kewajiban?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Seksual, Tips Seks 25 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

Mau Mencapai Orgasme Hebat? Ini 7 Faktor yang Harus Dipenuhi

Klimaks saat berhubungan sudah biasa. Namun bagaimana jika kali ini Anda merasakan orgasme hebat? Ini faktor yang harus dipenuhi jika imau mencapainya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Seksual, Tips Seks 22 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

5 Mitos Squirting yang Ternyata Salah Besar (Plus Tips Orgasme Sampai Bisa Squirting)

Ternyata wanita juga bisa ejakulasi saat seks sama seperti pria. Namun, banyak yang sering menganggap cairan squirting itu urine!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 18 Februari 2018 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Ternyata wanita mencapai orgasme terbaiknya di usia ini

Di Usia Ini, Wanita Akan Lebih Mudah Mendapat Orgasme yang Dahsyat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
sumber kepuasan seksual

4 Hal Mengejutkan yang Bisa Jadi Sumber Kepuasan Seksual Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit
mencapai klimaks saat berhubungan seks

Kenapa Saya Tak Bisa Mencapai Klimaks Saat Berhubungan Seks?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 12 November 2020 . Waktu baca 4 menit
masturbasi memengaruhi nafsu seks

Apakah Masturbasi Bisa Memengaruhi Nafsu Seks?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit