Kenapa Kita Tak Boleh Menyimpan Kondom di Dalam Dompet?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda termasuk yang suka menyimpan kondom di dompet? Biasanya, para pria yang aktif secara seksual selalu siap sedia dengan kondom yang disimpan di dalam dompetnya. Memang, adanya kondom untuk “jaga-jaga” berguna untuk mencegah terjadinya kehamilan atau penyakit menular seksual saat berhubungan seks. Tapi, kenapa kita sebenarnya tidak boleh menyimpan kondom di dompet? Simak alasannya di bawah ini

Kenapa tidak boleh menyimpan kondom di dompet?

Bayangkan, ketika Anda menyimpan kondom dalam dompet, Anda akan menaruhnya di kantung belakang celana atau kantung samping. Nah, ketika Anda duduk, dompet akan terhimpit oleh tubuh dan alas duduk. Kondom yang disimpan kemungkinan akan mendapatkan gesekan yang akan membuat goresan atau robekan pada kondom. Dengan begitu, kondom jadi tidak aman dan mudah pecah.

Selain hal di atas, panas tubuh Anda juga akan menyebabkan bahan kondom bisa memecah. Memang, bungkusnya akan baik-baik saja, tidak terlihat lecek atau sobek, tetapi isi di dalamnya? Siapa yang bisa menjamin kalau kondom Anda utuh, dan tidak robek?

Jika menyimpan kondom dalam dompet, Anda juga harus waspada akan masa kedaluwarsa kondom tersebut. Mungkin Anda tidak terlalu memperdulikan, kapan waktu awal Anda menyimpan kondom di dalam dompet. Bisa saja sudah bertahun-tahun kondom tersebut telah bermukim di sana.

Kondom yang kedaluwarsa ini dapat menyebabkan bahaya bagi alat kelamin yaitu iritasi, bahkan mudahnya virus penyakit masuk ketika bahan kondomnya sudah mulai usang saat digunakan.

Lalu bagaimana cara aman untuk menyimpan kondom?

Disarankan, bagi Anda yang suka siap sedia “alat pengaman” dan menyimpannya di dompet, baiknya Anda beralih pada cara yang lebih benar. Anda bisa menyimpan kondom dengan cara menaruhnya di laci samping tempat tidur (di tempat ini, kondom tidak akan terpengaruh perubahan suhu).

Nah, kalau Anda ingin bepergian ke suatu tempat, Anda bisa menyiapkan kondom di dalam tas Anda, sehingga lebih aman dan terhindar dari gesekan dan panas tubuh. Jika Anda masih belum bisa mengubah kebiasaan menyimpan kondom di dompet, coba cara lain. Salah satunya, dengan mengakali ganti persediaan kondom di dompet selama 1 minggu sekali, entah itu kondomnya dipakai atau tidak. Lebih baik diganti, mengingat kondom rentan robek atau rusak.

Bahaya yang bisa timbul akibat kondom rusak karena disimpan di dompet

Bahaya yang timbul akibat pemakaian kondom rusak, sebetulnya tergantung pada dengan siapa Anda berhubungan seksual. Jika pasangan seks Anda memiliki penyakit menular seksual (PMS), dijamin dengan mudahnya Anda bisa terinfeksi juga. Lalu, kehamilan bisa terjadi jika memang Anda menggunakan kondom rusak, lalu penetrasi dan orgasme di dalam vagina.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Menggaruk alat kelamin terkadang sudah menjadi kebiasaan, tapi bisa juga karena memang terasa gatal. Apa saja penyebab buah zakar gatal? Apakah berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit