backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Ketahui Berbagai Arti Warna Gelang Pasien dan Fungsinya

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 04/01/2024

Ketahui Berbagai Arti Warna Gelang Pasien dan Fungsinya

Ketika menjadi pasien di rumah sakit, biasanya tenaga medis akan memberikan gelang yang berisi informasi data diri pasien. Namun bukan sekadar berisi data diri, gelang pasien juga memiliki warna dan arti tertentu. Apa arti warna gelang pasien dan apa saja fungsi gelang tersebut? Berikut ulasannya.

Apa arti warna gelang pasien? 

Pasien di rumah sakit

Setiap pasien yang dirawat di rumah sakit umumnya akan dipasangkan gelang untuk mempermudah dokter dan perawat mengidentifikasi perawatan yang akan diberikan. 

Secara umum, gelang setidaknya harus memuat tiga informasi penting yaitu nama, tanggal lahir, dan nomor rekam medis.

Biasanya, gelang ini akan segera dipasangkan pada pasien setelah disarankan dokter untuk melakukan rawat inap maupun rawat jalan jika diperlukan. 

Nantinya, gelang akan dipakaikan di pergelangan tangan yang dominan. Namun bila tidak memungkinkan, tenaga medis akan memakaikan gelang pasien tersebut pada pergelangan kaki. 

Setiap akan melakukan prosedur medis tertentu, petugas kesehatan akan bertanya nama dan tanggal lahir pasien, kemudian menyesuaikan pada informasi yang tertera di gelang.

Ini dilakukan misalnya saat mengambil darah atau spesimen, memberikan obat, atau tindakan medis lainnya.

Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan identifikasi pasien yang nantinya berakibat fatal jika pasien menerima prosedur medis yang tidak sesuai.

Perlu diingat bahwa setiap rumah sakit atau fasilitas kesehatan mungkin akan memberikan warna gelang pasien yang berbeda. 

Namun, berikut ini adalah aturan pemberian jenis gelang pasien yang umumnya diterapkan oleh fasilitas kesehatan.

  • Merah muda: menunjukkan pasien berjenis kelamin perempuan.
  • Biru: untuk identifikasi pasien berjenis kelamin laki-laki.
  • Putih: untuk pasien dengan kelamin ganda.
  • Kuning: pasien memiliki risiko jatuh atau fall risk.
  • Merah: pasien memiliki alergi tertentu.
  • Ungu: gelang berwarna ungu berarti DNR (do not resuscitate) atau pasien menolak untuk diberikan tindakan medis.
  • Hijau: pasien alergi lateks.
  • Abu-abu: gelang abu-abu diterapkan oleh petugas medis ketika melibatkan banyak korban. Gelang abu-abu atau disebut dengan multiple victim diberikan pada beberapa pasien yang sudah dapat diidentifikasi identitasnya. 

Perlu diingat, jika Anda menjadi pasien yang memiliki alergi, segera beritahu petugas medis. Hal ini agar petugas medis tidak salah memberikan obat yang menjadi penyebab alergi.

Fungsi pemberian gelang warna pada pasien

pasien cuci darah risiko covid-19

Tujuan pemberian gelang warna pasien yaitu untuk memastikan ketepatan pasien yang akan menerima layanan atau tindakan medis.

Dikutip dari The Joint Commision, gelang ini merupakan penerapan dari prinsip keselamatan pasien yang menjadi prioritas pelayanan fasilitas kesehatan.

Selain itu, gelang warna juga berfungsi sebagai berikut.

1. Identifikasi pasien

Gelang pasien digunakan untuk mengidentifikasi pasien yang mencakup informasi seperti nama lengkap, nomor rekam medis, dan kode identifikasi unik lainnya.

Identifikasi yang akurat dan cepat diperlukan untuk memastikan pasien menerima perawatan yang benar dan aman.

2. Keamanan pasien

Warna gelang pasien membantu memastikan keamanan pasien dengan memberikan cara mudah untuk mengenali pasien yang berada di fasilitas kesehatan. 

Identifikasi gelang ini mengurangi risiko kesalahan perawatan, pemberian obat yang salah, atau tindakan medis yang keliru.

3. Manajemen informasi medis

Gelang pasien sering kali berisi informasi medis penting, seperti alergi terhadap obat, kondisi medis khusus, atau instruksi khusus untuk perawatan tertentu.

Informasi dalam gelang pasien ini bisa menjadi tanda guna membantu tim medis dalam memberikan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan pasien.

4. Manajemen pasien

Warna gelang pasien juga dapat digunakan dalam manajemen pasien di rumah sakit, termasuk identifikasi status pasien. Misalnya pasien rawat inap, pasien poliklinik, atau pasien darurat

Tidak hanya itu, gelang pasien juga bisa memberikan informasi tahapan tertentu dalam perawatan yang dijalankan oleh pasien. 

5. Kepercayaan pasien pada rumah sakit

Gelang pasien juga berfungsi sebagai simbol kepercayaan pasien pada rumah sakit. Artinya, gelang ini memberikan kesan bahwa pengobatan atau tindakan yang diberikan rumah sakit tidak akan tertukar dengan pasien lainnya.

Selain itu, gelang juga menjadi simbol bahwa pasien diberikan tindakan yang sesuai dengan kondisinya.

Gelang pasien biasanya terdiri dari dua jenis bahan, yaitu yang berbahan dasar plastik dengan kancing serta yang berbahan dasar kertas dengan barcode atau stiker khusus.

Barcode pada gelang umumnya menyimpan banyak informasi tentang pasien. Misalnya, jenis obat yang diberikan, dokter yang menangani, riwayat medis, dan sebagainya.

Sampai saat ini, gelang pasien merupakan solusi paling efektif dan menjamin keamanan pasien.

Mengingat fungsi gelang pasien ini sangat penting, gelang ini hanya boleh dilepas ketika pasien sudah diberikan izin untuk pulang ke rumah oleh dokter atau pihak rumah sakit. 

Pelepasan gelang pun tidak bisa dilakukan oleh pasien itu sendiri, melainkan harus dilakukan oleh pihak rumah sakit, misalnya perawat

Kesimpulan

  • Ada delapan warna gelang pasien yang digunakan rumah sakit, termasuk merah muda, biru, putih, kuning, merah, ungu, hijau, dan abu-abu.
  • Warna ini akan disesuaikan dengan pasien untuk mempermudah dokter atau perawat memberikan perawatan yang tepat.
  • Biasanya, gelang pasien ini berisi tentang tiga informasi penting, yaitu nama, tanggal lahir, dan nomor rekam medis.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 04/01/2024

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan