Aturan Diet Bagi Pengidap Hipotirod yang Bisa Bantu Atasi Gejala

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Makanan bisa memengaruhi kondisi penyakit yang Anda derita, termasuk ketika Anda mengalami hipotiroid. Penyakit tiroid yang satu ini ternyata dapat dikurangi gejalanya dengan menerapkan diet yang tepat. Lalu seperti apa diet yang cocok untuk penyakit tiroid, khususnya hipotiroid?

Hipotiroid, penyakit tiroid yang berbahaya

Sebenarnya, penyakit tiroid adalah kondisi ketika kelenjar tiroid kekurangan atau terlalu berlebihan dalam memproduksi hormon tiroid. Jika kekurangan disebut dengan hipotiroid sementara berlebihan dikenal sebagai hipertiroid.

Hormon tiroid adalah hormon yang mengontrol kecepatan metabolisme tubuh seseorang. Semakin cepat metabolismenya, semakin banyak kalori yang akan dibakar saat Anda sedang istirahat.

Maka itu, orang yang mengalami hipotiroid memiliki kemampuan metabolisme yang lambat, sehingga tak banyak kalori yang terbakar saat waktu istirahat ataupun beraktivitas.

Orang dengan hipotiroid akan sulit mengendalikan berat badannya dan kadar lemak yang cenderung meningkat. Jika dibiarkan, hal ini akan berbahaya dan dapat memicu penyakit kronis lainnya.

Salah satu upaya untuk mencegah penyakit tiroid ini menjadi lebih buruk adalah dengan menerapkan diet yang tepat. Dengan begitu orang dengan hipotiroid akan lebih mudah mengontrol berat badannya.

Apa saja zat gizi yang dibutuhkan untuk orang dengan hipotiroid?

bahaya kelebihan protein

Pada intinya, pengaturan makan orang dengan hipotiroid ditentukan dengan kondisi yang sedang dialami. Ada dua kondisi biasanya, pertama pengaturan makan dilakukan untuk mengurangi berat badan, atau yang kedua fokus untuk menjaga fungsi kelenjar tiroid agar bisa menghasilkan hormon tiroid yang sesuai dengan kebutuhan.

Suatu penelitian dalam jurnal Nutrition & Metabolism tahun 2014 melaporkan bahwa orang yang mengalami hipotiroid sebaiknya mengonsumsi lebih banyak protein. Asupan protein yang tinggi ternyata bisa mempercepat metabolisme dalam tubuh. Selain mengatur jumlah protein yang dimakan, perhatikan juga zat gizi lainnya seperti:

1. Yodium

Yodium adalah mineral yang sangat penting dalam tubuh untuk membuat hormon tiroid. Jika seseorang kekurangan yodium maka risiko mengalami hipotiroidisme akan semakin tinggi.

Jika hipotirodisme Anda akibat mengalami kekurangan yodium, tambahkan garam meja beryodium ke makanan Anda atau makan lebih banyak makanan yang mengandung yodium tinggi, seperti ikan, susu, dan telur.

2. Selenium

Selenium yang selanjutnya akan membantu tubuh mengaktifkan hormon tiroid sehingga bisa digunakan dengan optimal dalam tubuh. Mineral selenium ini juga memiliki manfaat antioksidan, yang berarti mineral ini bisa melindungi kelenjar tiroid dari radikal bebas.

Tambahkanlah dalam makanan Anda ekstra selenium. Selenium bisa didapatkan dari kacang-kacangan, ikan tuna,dan ikan sarden. Suplemen selenium hanya boleh diminum sesuai dengan anjuran dokter, sebaiknya tidak menggunakannya secara mandiri.

3. Zink

Bekerja sama dengan selenium, zink yang akan membantu tubuh mengaktifkan hormon tiroid. Suatu penelitian juga ada yang menunjukkan bahwa zink bisa membantu mengontrol TSH. TSH adalah hormon yang memberitahu kelenjar tiroid untuk mengeluarkan hormon tiroid.

Zink banyak ditemukan dalam kerang-kerangan, daging sapi, daging dan hati ayam.

Lalu, makanan apa yang perlu dibatasi jika punya hipotiroid?

kacang kedelai

Orang dengan hipotiroid harus mengurangi konsumsi makanan yang mengandung goitrogen yang tinggi.

Goitrogen adalah senyawa yang dapat mengganggu fungsi kelenjar tiroid. Bagi orang yang tidak mengalami hipotiroid, mengonsumsi senyawa goitrogen tidak menjadi masalah. Akan tetapi, bagi orang yang mengalami penyakit tiroid ini bisa jadi masalah besar. Batasi atau hindari makanan-makanan di bawah ini untuk mengatasi hipotiroid:

  • Makanan mengandung kedelai, seperti tahu, tempe, sari kedelai asli
  • Sayuran tertentu, seperti kubis, brokoli, kembang kol
  • Buah-buahan dan tepung-tepungan seperti ubi jalar, singkong, persik stroberi

Sebelum memakan makanan juga sebaiknya diolah terlebih dahulu hingga matang. Dengan memasak, ini akan membantu menonaktifkan zat goitrogenik dalam suatu makanan.

Selebihnya, tidak terlalu banyak makanan yang perlu Anda hindari jika mengalami hipotiroid. Yang penting makanan tinggi senyawa goitrogens ini harus dibatasi, dan kalaupun ingin dimakan harus dimasak hingga matang sempurna terlebih dahulu.

Selain itu, sebaiknya hindari makanan-makanan yang tinggi lemak dan gula karena orang dengan hipotiroid sangat mudah mengalami peningkatan berat badan akibat metabolisme tubuhnya yang melambat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Konsumsi alkohol ternyata memengaruhi kondisi jantung Anda. Lantas, apa pengaruh baik dan buruk minum alkohol untuk kesehatan jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Dan apakah benar beras merah dapat membantu menurunkan berat badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu menyembuhkan kanker otak, ataupun meringankan gejala yang timbul. Berikut daftar makanan yang disarankan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Otak 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Salah satu diet yang dipercaya mampu menurunkan berat badan dengan aman dan sehat adalah diet tinggi serat. Seperti apa aturannya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
makanan untuk yang kurang tidur

Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
sumber karbohidrat paling sehat

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
daftar makanan penambah darah, obat penambah darah

Daftar Makanan Penambah Darah untuk Orang Anemia (Plus Pantangannya)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit