Merawat Pasien yang Baru Menjalani Operasi Tulang

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Menjadi perawat mungkin bukan pekerjaan yang mudah. Jam kerja yang panjang, stres fisik dan emosional, serta bayaran yang mungkin rendah dapat membuat Anda merasa kewalahan. Ingatkan diri sendiri bahwa peran Anda sebagai perawat sangat penting selama proses pemulihan pasien, misalnya bagi pasien bedah tulang.

Bedah tulang biasanya diperlukan bila pasien mengalami cedera tulang. Perawatan yang tepat diperlukan setelah operasi untuk memastikan pemulihan total. Setelah menjalani operasi tulang, pasien membutuhkan bantuan Anda, sama halnya ketika mereka membutuhkan bantuan dokter. Jika Anda ditugaskan untuk merawat pasien setelah operasi tulang, berikut ini beberapa hal-hal yang harus Anda ketahui.

Berikan kontak Anda

Langkah ini tidak hanya dilakukan oleh perawat saja, melainkan keluarga pasien dan dokter. Dokter, perawat, anggota keluarga, dan terapis harus bekerja sama sebagai tim untuk mendukung pasien. Sangat penting untuk menjaga hubungan baik satu sama lain untuk memantau kondisi pasien dan dalam keadaan darurat apapun.

Jika Anda hanya memeriksa pasien beberapa kali seminggu untuk melihat kemajuan kesehatannya, pastikan Anda memberinya nomor telepon Anda untuk berjaga-jaga jika ada pertanyaan atau keadaan darurat. Bagi perawat 24 jam sehari, Anda mungkin akan sering meninggalkan pasien untuk mengambil resep atau pasokan medis. Oleh sebab itu, berikan pasien bel atau tombol untuk memanggil perawat ketika mereka membutuhkan bantuan.

Buatlah pasien merasa nyaman

Tugas Anda bukan hanya untuk mengingatkan pasien untuk minum obat atau mengganti perban mereka. Pasien yang telah menjalani operasi harus beristirahat untuk memulihkan tulang mereka sebelum mereka mampu kembali beraktivitas normal. Selama periode ini, sebagian besar perawat akan membantu pasien melakukan rutinitas sehari-hari, seperti makan, berpakaian, dan mandi. Banyak perawat yang menjalin hubungan baik dengan pasien karena telah menghabiskan lebih banyak waktu bersama-sama. Untuk membantu Anda mengatasi stres, cobalah untuk berteman dengan pasien Anda sendiri. Ketika Anda mampu berbicara dan berbagi perasaan dengan pasien Anda, pekerjaan tersebut tidak lagi terasa berat. Bangun ikatan dengan pasien Anda dan perlakukan pasien sebagai anggota keluarga sendiri. Dengan demikian, pasien juga akan merasakan hal yang sama.

Setelah tulang pasien sembuh, Anda mungkin akan bertindak sebagai “manajer” pribadi bagi pasien Anda untuk mengatur jadwal terapi, menindaklanjuti jadwal kunjungan, mengelola masalah asuransi, dan menyediakan transportasi. Anda harus bekerja sama dengan ahli terapi fisik untuk membantu pasien Anda memulihkan kekuatan dan gerakan setelah operasi. Kegiatan ini akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda sekaligus mengurangi waktu untuk diri sendiri.

Belajar untuk mengelola stres

Sebagai perawat, Anda harus menempatkan kesejahteraan pasien sebagai prioritas utama Anda. Pekerjaan ini membutuhkan kekuatan emosional, spiritual, dan fisik. Namun, menjadi seorang perawat ini bukan Anda harus mengabaikan kebutuhan pribadi. Yang perlu Anda lakukan adalah belajar mengelola stres Anda. Berikut beberapa metode yang dapat Anda coba:

Relaksasi selama 2 menit

Luangkan waktu sekitar 2 menit untuk bersantai. Tutup mata Anda dan kosongkan pikiran Anda dan fokus pada pernapasan. Ambil napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan. Rasakan tubuh yang teraga tegang dan kram, kemudian lemaskan dengan melonggarkan otot Anda.

Putar kepala Anda dalam gerakan melingkar sekali atau dua kali. Lalu putar bahu Anda ke depan kemudian ke belakang. Ambil napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan.

Relaksasi pikiran

Manfaatkan waktu luang yang Anda miliki dengan melakukan relaksasi pikiran. Tutup mata Anda, tarik napas melalui hidung. Secara perlahan, hembuskan napas, bisikan kepada diri sendiri, “saya merasa sangat damai.” Lanjutkan gerakan ini selama 10 menit. Pastikan Anda tetap fokus pada pernapasan. Latihan ini harus dilakukan secara perlahan dan mantap.

Relaksasi pernapasan dalam

Latihan ini melibatkan pernapasan melalui perut. Bayangkan bagian bawah pusar. Bernapaslah dengan mengisi udara ke dalam perut Anda. Lalu biarkan udara keluar sehingga perut seperti balon yang mengempis. Setiap hela napas yang panjang dan lambat harus membuat Anda merasa lebih santai.

Berkhayal

Bayangkan pemandangan damai. Biarkan pikiran Anda membimbing tubuh ke dalam kondisi santai. Pemandangan damai yang dapat Anda bayangkan adalah pantai atau taman yang dipenuhi pohon dan bunga yang bermekaran.

Ubahlah perilaku

Anda dapat mengelola stres Anda melalui perubahan gaya hidup dan pola pikir, seperti:

  • Atur ekspektasi Anda
  • Menjadi pribadi yang lebih tegas
  • Olahraga secara teratur
  • Konsumsi makanan sehat
  • Menjadi pribadi yang positif
  • Utarakan perasaan Anda dengan orang lain
  • Dengarkan pendapat orang lain

Walaupun sibuk, Anda harus meluangkan waktu untuk mengelola stress. Jika Anda mampu mengurus diri sendiri, berarti Anda mampu merawat pasien.

Berbagi pengetahuan dan berikan dukungan pada pasien

Untuk memahami pasien, Anda harus lebih peka terhadap kondisi pasien. Langkah ini akan membantu Anda merawat pasien lebih baik sekaligus membuat pekerjaan Anda menjadi lebih mudah. Selain itu, Anda akan lebih mudah mengetahui tanda-tanda komplikasi pada pasien setelah operasi tulang. Informasi yang diberikan pada anggota keluarga pasien juga membuat keluarga dapat berpartisipasi dalam memantau komplikasi yang bisa terjadi.

Walaupun mungkin stres dan melelahkan, pekerjaan sebagai perawat dapat memberikan kepuasan, kepercayaan diri dan penghargaan bagi diri sendiri. Anda akan belajar tentang kekuatan batin dan mengembangkan potensi yang bahkan tidak Anda sadari sebelumnya.

Hello Health Group tidak memberikan anjuran medis, diagnosis, atau perawatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

    Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Jenis Makanan Setelah Operasi yang Dapat Membantu Pemulihan

    Mengontrol asupan makanan setelah operasi adalah cara yang tepat agar bisa segera pulih. Berikut beberapa makanan baik untuk dikonsumsi pasca operasi.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Tips Sehat 16 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    Bagaimana Cara Mendorong Anak Menjadi Atlet?

    Olahraga sangat bermanfaat dalam mendukung tumbuh kembang anak. Namun, memotivasi dan mendorong anak menjadi atlet adalah lain hal. Bagaimana caranya?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rina Nurjanah
    Kebugaran, Hidup Sehat 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit

    Menjadi Atlet di Mata Atlet Muda Indonesia

    Menjadi atlet sejak usia belia sebaiknya berdasarkan keinginan si anak sendiri. Inilah kisah-kisah para atlet muda Indonesia atas pilihannya.  

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Kebugaran, Hidup Sehat 9 September 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kejang otot

    Kenali Kejang Otot, Mulai dari Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    kram otot

    Kenali Penyebab yang Mungkin Membuat Anda Mengalami Kram Otot

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
    myalgia adalah

    Nyeri Otot (Myalgia)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
    arthritis adalah radang sendi

    Arthritis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit