Membedakan Gatal-gatal Akibat Kurap dan Infeksi Jamur Candida

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Semua orang bisa terkena infeksi jamur di kulit. Namun, jika Anda aktif dalam kegiatan olahraga dan aktivitas fisik, risiko Anda mungkin lebih tinggi. Dua jenis infeksi jamur penyebab gatal yang paling umum terjadi adalah infeksi jamur ringworm alias kurap, dan infeksi jamur Candida.

Kedua jenis infeksi jamur ini sama-sama lebih sering muncul di area kulit yang lembap. Namun, area kulit yang diserang biasanya berbeda. Penelitian menunjukkan bahwa infeksi jamur akibat Candida bisa menyerang kulit skrotum pada pria, sedangkan kurap tidak pernah terjadi pada bagian tersebut. Penampakan dua jenis infeksi jamur ini juga berbeda.

Bagaimana membedakan gatal kurap dan infeksi jamur Candida?

Infeksi jamur ringworm alias kurap

Meski namanya ringworm, infeksi ini tidak disebabkan oleh worm alias cacing. Kurap disebabkan oleh sekelompok jamur bernama dermatofit. Kurap biasanya menyerang kaki (sering juga disebut penyakit athlete’s foot), selangkangan (tinea cruris), kulit kepala (tinea capitis), kuku, tangan, dan kaki.

Kurap menyebabkan ruam merah yang meradang, terkadang juga bersisik, dan bentuknya biasanya bulat menyerupai cincin. Bagian tengahnya biasanya merah, tapi bisa juga warna kulit normal. Jika muncul di kulit kepala, kurap bisa menyebabkan kerontokan rambut.

Kurap bisa menular dari manusia ke manusia, atau dari benda berjamur seperti handuk lembap, atau dari hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

Infeksi jamur Candida

Jamur Candida biasanya ada di tubuh semua manusia, namun jika jumlahnya berlebihan, ia bisa menyebabkan infeksi. Bagian tubuh yang paling sering terinfeksi adalah vagina, vulva, alat kelamin pria, mulut, dan bagian-bagian kulit yang hangat dan lembap seperti ketiak, sela-sela jari kaki, selangkangan, bokong, lipatan bawah payudara, dan area di bawah kuku.

Infeksi jamur Candida pada vagina dapat menyebabkan rasa panas, vagina kemerahan, disertai keputihan yang berwarna putih pekat seperti keju. Infeksi jamur Candida pada mulut terlihat seperti bercak-bercak putih tebal di lidah. Pada kulit, infeksi jamur Candida terlihat seperti ruam merah yang datar, dengan sisi yang bergelombang.

Apa obat kurap dan jamur Candida yang paling efektif?

Pengobatan untuk kedua jenis infeksi jamur ini tidak jauh berbeda. Anda bisa menggunakan salep dan lotion antijamur. Beberapa obat kurap dan jamur Candida juga dijual bebas tanpa resep dan tersedia dalam beberapa merek. Anda bisa mencari salep yang mengandung clotrimazole, miconazole, atau terbinafine.

Untuk mengetahui lebih jauh soal penyebab lain infeksi jamur yang bikin kulit gatal dan cara tepat mengatasinya, simak dalam video berikut ini:


Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ada banyak penyebab kulit kepala gatal, tapi banyak juga bahan-bahan alami dan sederhana yang ampuh mengusir kulit kepala gatal.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 9 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Kulit kering ternyata bisa menimbulkan rasa gatal dan iritasi. Begini cara mengatasi gatal karena kulit kering, serta mencegah kulit jadi semakin kering.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dermatologi, Health Centers 1 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Jangan biarkan Infeksi jamur kulit mengganggu kegiatanmu, segera diatasi dengan obat khusus untuk mencegah penyebaran dan penularan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
obat untuk infeksi jamur kulit
Dermatologi, Health Centers 26 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Cacar Api pada Anak: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

Penyakit cacar api bisa muncul pada anak dan bayi jika pernah terinfeksi cacar air. Ketahui gejala dan cara mengatasinya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Anak, Parenting 24 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab penyakit kulit

Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit
efek samping salep obat kortikosteroid

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Dipublikasikan tanggal: 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
mengusir biang keringat

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 13 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit