home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Manfaat Daun Kelor untuk Meningkatkan Vitalitas Pria

5 Manfaat Daun Kelor untuk Meningkatkan Vitalitas Pria

Tanaman kelor (Moringa oleifera) yang banyak tumbuh di negara-negara Asia menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Rupanya, ada juga manfaat daun kelor sebagai ramuan alami untuk meningkatkan vitalitas pria saat bercinta.

Tak heran apabila daun kelor dinobatkan sebagai salah satu bahan makanan afrodisiak, yakni sumber pangan yang bisa membantu membangkitkan gairah seksual pria. Penasaran dengan khasiat daun kelor untuk meningkatkan kejantanan pria? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Berbagai manfaat daun kelor untuk vitalitas pria

khasiat daun kelor untuk kejantanan pria

Bagi Anda yang punya gangguan fungsi seksual seperti impotensi atau gairah seks rendah, daun kelor bisa membantu masalah Anda. Selain itu, kandungan zat alami dalam tanaman ini ternyata juga manjur untuk meningkatkan vitalitas dan kesehatan organ vital pria.

Berikut adalah beberapa manfaat daun kelor untuk kesehatan pria berdasarkan sejumlah penelitian yang penting untuk Anda ketahui.

1. Meningkatkan hormon testosteron

Hormon testosteron bertanggung jawab untuk mengatur gairah seksual seseorang, baik pria maupun wanita. Namun, idealnya kadar hormon testosteron pria lebih tinggi. Kekurangan hormon testosteron bisa menyebabkan hasrat bercinta Anda menurun, lho.

Sebuah penelitian dalam International Journal of of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor mampu memicu produksi hormon testosteron dalam tubuh. Sehingga mengonsumsi daun kelor secara rutin, bisa membantu pria menyeimbangkan kadar hormon seperti semula dan hasrat bercinta akan nyala kembali.

2. Mencegah impotensi

Impotensi atau disfungsi ereksi biasanya terjadi karena penis tidak mendapatkan aliran darah yang cukup untuk membuatnya ereksi penuh. Akibatnya, Anda bisa kesulitan membuat penis cukup keras atau tegang, meskipun sudah merasa bergairah.

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Food and Chemical Toxicology, daun kelor mampu mengendalikan kadar lipid (lemak) darah. Kadar lipid darah yang berlebihan biasanya terjadi pada penderita diabetes atau kolesterol tinggi yang bisa memicu impotensi.

Selain menurunkan lipid darah yang berlebihan, daun kelor juga bisa mencegah penyumbatan arteri. Dengan begitu, jantung pun bisa mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh dengan lancar. Ini berarti penis akan mendapat suplai darah yang cukup untuk mencapai ereksi.

3. Meningkatkan kepuasan seksual

Daun kelor kaya kandungan antioksidan yang mampu meningkatkan vitalitas pria. Sebab antioksidan bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan saraf, jaringan, dan neuron otak. Berbekal bantuan senyawa ini, neuron-neuron dalam otak akan jadi lebih peka terhadap rangsangan seksual yang tubuh Anda rasakan.

Alhasil, neuron pun akan mampu melepaskan serangkaian perintah pada sirkuit otak yang mengatur rasa nikmat. Hal inilah yang akan membantu Anda mencapai klimaks atau orgasme yang lebih intens.

4. Meningkatkan kesuburan pria

Gangguan kesuburan atau infertilitas pada pria umumnya terjadi karena sel sperma yang tidak sehat. Nah, daun kelor sebagai sumber antioksidan alami baik untuk membantu memerangi radikal bebas. Radikal bebas dalam tubuh ini bisa menimbulkan kerusakan oksidatif yang dapat mengganggu produksi dan kualitas sperma pria.

Sebuah studi dalam Journal of Ethnopharmacology melakukan pengujian untuk mengetahui tingkat kesuburan kelinci jantan setelah mendapatkan asupan suplemen tambahan berupa ekstrak daun kelor. Hasilnya, daun kelor secara signifikan mampu meningkatkan volume air mani, jumlah sperma, dan motilitas tergantung dosis penggunaannya.

5. Mendukung kesehatan prostat

Prostat adalah organ vital dalam sistem reproduksi pria yang memiliki peranan penting dalam produksi sperma. Daun kelor kaya akan senyawa yang mengandung sulfur, yakni glukosinolat yang memiliki sifat antikanker sehingga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker prostat pada pria.

Penelitian dari Kuwait University juga menunjukkan daun kelor yang bisa mencegah gangguan prostat lainnya, seperti benign prostatic hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak. Kondisi ini menyebabkan kelenjar prostat membesar dan bisa menekan saluran kemih, sehingga pria mungkin akan menunjukkan gejala berupa kesulitan buang air kecil.

Tips aman mengonsumsi daun kelor

Daun kelor telah lama digunakan sebagai makanan atau pengobatan herbal yang aman dan memiliki risiko efek samping yang rendah. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba dalam mengonsumsi daun kelor, khususnya untuk meningkatkan vitalitas pria.

Anda bisa mengonsumsi langsung daun sebagai sayuran, dicampurkan ke dalam teh, atau diseduh dalam air hangat. Selain itu, saat ini juga sudah banyak yang menjual ekstrak daun kelor dalam bentuk bubuk atau kapsul sebagai suplemen.

Selalu perhatikan dosis penggunaan suplemen sesuai dengan anjuran. Pria yang memiliki masalah kesehatan atau sedang minum obat-obatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter Anda sebelum mengonsumsi ekstrak atau suplemen daun kelor.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Freeman, S. (2014). Super tea that boosts your love life: Aphrodisiac properties in plant. Daily Mail Online. Retrieved 6 March 2017, from https://www.dailymail.co.uk/news/article-2608195/Super-tea-boosts-love-life-Scientists-claim-aphrodisiac-properties-Himalayan-plant.html

Young, A., & Knudsen, M. (2017). 10 Powerful Health Benefits Of Moringa Powder + How To Use It. mindbodygreen. Retrieved 6 March 2017, from https://www.mindbodygreen.com/0-22401/10-powerful-benefits-of-drinking-moringa-every-day.html

Van De Walle, G., & Butler, N. (2020). 4 Moringa Benefits for Men, Plus Side Effects. Healthline. Retrieved 18 May 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/moringa-benefits-for-men

Ajuogu, P. K., Mgbere, O. O., Bila, D. S., & McFarlane, J. R. (2019). Hormonal changes, semen quality and variance in reproductive activity outcomes of post pubertal rabbits fed Moringa oleifera Lam. leaf powder. Journal of ethnopharmacology, 233, 80–86. https://doi.org/10.1016/j.jep.2018.12.036

Ishola, I. O., Yemitan, K. O., Afolayan, O. O., Anunobi, C. C., & Durojaiye, T. E. (2018). Potential of Moringa oleifera in the Treatment of Benign Prostate Hyperplasia: Role of Antioxidant Defence Systems. Medical principles and practice : international journal of the Kuwait University, Health Science Centre, 27(1), 15–22. https://doi.org/10.1159/000486349 

Prabsattroo, T., Wattanathorn, J., Iamsaard, S., Somsapt, P., Sritragool, O., Thukhummee, W., & Muchimapura, S. (2015). Moringa oleifera extract enhances sexual performance in stressed rats. Journal of Zhejiang University. Science. B, 16(3), 179–190. https://doi.org/10.1631/jzus.B1400197

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 23/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan