Psst, Ternyata Pria Juga Bisa Mengalami Gejala PMS. Seperti Apa Itu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10 Januari 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Wanita kerap kali mengalami perubahan mood, terutama saat hendak mengalami menstruasi atau menopause. Hal tersebut diakibatkan oleh sindrom pramenstruasi alias PMS. Karena itu, wanita lebih sering dicap memiliki mood yang tidak stabil. Padahal, sebenarnya bukan cuma wanita yang bisa mengalami gejala-gejala PMS sehingga suasana hatinya tidak stabil. Pria ternyata juga bisa mengalami berbagai gejala PMS, lho.

Mengenal irritable male syndrome

Irritable male syndrome (IMS) atau yang dikenal dengan sebutan male depressive syndrome, merupakan suatu keadaan di mana pria mengalami rasa gugup, mejadi mudah gelisah atau tersinggung (irritable), kelelahan, dan depresi. Kondisi ini ternyata juga dipengaruhi oleh keadaan hormonal pria, tepatnya yaitu hormon testosteron. Adanya penurunan kadar testosteron pada pria ternyata bisa menyebabkan timbulnya gejala depresi dan kondisi mood yang buruk.

Beberapa perasaan yang sering muncul saat pria mengalami IMS sebenarnya mirip dengan gejala PMS pada wanita, antara lain:

  • Marah
  • Cemas
  • Mudah marah, tersinggung, dan sensitif
  • Merasa antisosial dan depresif

Berdasarkan pendapat seorang psikoterapis Jed Diamond, Ph.D., saat seorang pria mengalami IMS, dapat terjadi dalam dua bentuk. Yang pertama adalah depresi parah hingga muncul keinginan bunuh diri. Sedangkan bentuk yang kedua adalah dengan menjadi agresif, pemarah, dan melakukan tindak kekerasan.

Selain gejala-gejala psikis, terdapat pula beberapa keluhan fisik yang sering dialami pria saat mengalami IMS, antara lain:

  • Kehilangan gairah seksual
  • Nyeri punggung
  • Sakit kepala
  • Gangguan fungsi seksual pria

Selain akibat perubahan kadar hormon testosteron, IMS juga dapat dipicu oleh tingkat stres yang tinggi dan penurunan kadar zat serotonin pada otak akibat pola makan atau diet yang salah (asupan nutrisi yang tidak seimbang).

Namun, perlu diperhatikan bahwa menurunnya kadar hormon testosteron tidak hanya disebabkan oleh stres dan perasaan tertekan. Hormon ini juga dapat menurun karena banyak faktor. Di antaranya yaitu penuaan (kadar hormon akan menurun sebesar satu persen setiap tahun saat pria berusia 40 sampai 70 tahun), penyakit, obesitas, merokok, konsumsi alkohol, serta pemilihan diet yang salah.

Apa yang harus dilakukan jika mengalami IMS?

Bila Anda mengalami gejala-gejala IMS yang disebutkan di atas, sebaiknya langsung konsultasikan dengan dokter Anda untuk memastikan bahwa itu bukan gejala penyakit lainnya. Dokter mungkin akan menganjurkan terapi hormon untuk membantu mengendalikan keparahan gejala IMS.

Anda juga perlu menjalani gaya hidup sehat untuk mencegah munculnya gejala. Misalnya dengan berolahraga secara rutin, menjaga pola makan yang seimbang, istirahat yang cukup, berhenti merokok, dan mengelola stres.

Sedangkan bila anggota keluarga atau kerabat Anda yang mengalami gejala IMS, berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk membantunya.

  • Berikan dukungan dan pengertian, serta bersabar dengan mereka.
  • Cobalah untuk mengajak mereka berbicara dan dengarkanlah dengan penuh perhatian segala keluhan mereka.
  • Jika Anda, kerabat, atau anggota keluarga menunjukkan tanda-tanda depresi atau gejala penyakit mental lainnya, atau menunjukkan keinginan atau perilaku atau ingin mencoba bunuh diri, segera hubungi hotline darurat polisi 110 atau hotline Pencegahan Bunuh Diri (021)7256526/(021) 7257826/(021) 7221810.
  • Cobalah mengajak mereka untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang dapat memicu munculnya perasaan tidak nyaman dan stres, sebaliknya ajaklah mereka untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai.

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Orangtua perlu mewaspadai mata anak yang seperti mata kucing. Ada kemungkinan hal ini tanda kanker mata atau retinoblastoma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Kanker Lainnya 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

Misophonia merupakan suatu keadaan dimana Anda merasa tidak nyaman ketika mendengar suara tertentu. Cari tahu lebih jauh terkait misophonia disini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Gangguan Kecemasan 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Tak banyak yang tahu bahwa kandungan kalium dalam pisang berkhasiat menurunkan risiko stroke. Apa lagi manfaat pisang untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab air mani berdarah

Apa yang Menyebabkan Air Mani Bercampur Darah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
hormon seimbang

6 Cara Alami untuk Menyeimbangkan Hormon dalam Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit