backup og meta

1

Bagikan

Mengenal DHT, Hormon Pemicu Kebotakan: Apakah Anda Memilikinya?

Saat usia pria sudah semakin tua, salah satu masalah yang muncul adalah mulai mengalami kebotakan. Kebotakan bisa membuat pria menjadi kurang percaya diri dengan penampilannya. Sehingga untuk mencegahnya, banyak pria menggunakan produk perawatan rambut untuk merangsang pertumbuhan rambutnya kembali. Namun, tahukah Anda apa yang menjadi pemicu kebotakan? Salah satunya adalah hormon dihydrotestosterone (DHT).

Apa itu hormon dihydrotestosterone (DHT)?

Dihydrotestosterone atau DHT merupakan hormon androgen atau hormon yang memicu perkembangan karakteristik pria, seperti pertumbuhan rambut pada dada, suara yang berat, dan peningkatan massa otot. Hormon ini dihasilkan dengan mengubah testosterone menjadi dihydrotestosterone oleh bantuan enzim tertentu.

Sekitar 10% testosterone dalam tubuh pria maupun wanita diubah menjadi dihydrotestosterone. Saat pubertas jumlah hormon yang diubah mungkin jauh lebih tinggi untuk mendukung perubahan yang terjadi saat pubertas. Hormon DHT memiliki efek yang lebih kuat dibandingkan dengan testosterone.

Apa fungsi hormon DHT dalam tubuh?

Hormon DHT sudah mulai bekerja pada tubuh sejak masa janin. Selama perkembangan janin, hormon DHT berperan dalam perkembangan penis dan prostat. Selanjutnya, DHT berperan dalam perubahan yang terjadi pada pria di awal masa pubertas.

DHT memicu penis dan prostat pria berkembang saat mulai memasuki usia puber. Selain itu, hormon ini juga merangsang pertumbuhan rambut pada kemaluan dan pada tubuh pria.

Pada wanita, hormon DHT juga ditemukan namun perannya tidak begitu dikenal. Beberapa penelitian menunjukkan hormon DHT dapat menyebabkan pertumbuhan rambut kemaluan saat pubertas pada wanita.  

Bagaimana hormon DHT bisa memicu kebotakan?

Hormon DHT sebenarnya berperan penting pada tubuh. Tanpa kehadiran hormon ini, rambut kemaluan, rambut di ketiak, dan rambut jenggot tidak bisa tumbuh. Namun, kehadiran hormon ini rupanya juga membawa masalah bagi sebagian orang.

Sebuah penelitian menemukan bahwa folikel di kulit kepala yang botak mengandung kadar hormon DHT yang lebih tinggi daripada hormon DHT yang ada di kulit kepala yang tidak botak. Beberapa peneliti percaya bahwa pola kebotakan pria pada beberapa individu disebabkan oleh kerentanan terhadap kadar androgen (terutama DHT) normal yang dipindahkan secara genetis.

  • Meningkatnya reseptor hormon DHT pada folikel rambut di kepala
  • Meningkatkan produksi hormon DHT di tempat asalnya
  • Terjadi peningkatan sensitivitas reseptor androgen
  • Terjadi peningkatan testosteron yang bertindak sebagai prekursor hormon DHT
  • Meningkatnya hormon DHT yang diproduksi tubuh di tempat lain

[embed-health-tool-bmi]

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Newman, T. (2015). DHT (Dihydrotestosterone): What Is DHT’s Role In Male Pattern Baldness?. [online] Medical News Today. Available at: http://www.medicalnewstoday.com/articles/68082.php?page=2 [Accessed 3 Jul. 2017].

McAndrews, P. J. American Hair Loss Association – Women’s Hair Loss / Causes of Hair Loss. [online] Available at: http://www.americanhairloss.org/women_hair_loss/causes_of_hair_loss.asp [Accessed 3 Jul. 2017].

Dihydrotestosterone | Hormone Health Network. [online] Available at: http://www.hormone.org/hormones-and-health/what-do-hormones-do/dihydrotestosterone [Accessed 3 Jul. 2017].

Huguenin, P. (2017). Dihydrotestosterone (DHT) Can Cause Baldness, But What Is It?. [online] Available at: http://www.menshealth.com/style/dihydrotestosterone-dht-balding-facts-men [Accessed 3 Jul. 2017].

http://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/hair-loss/hair-loss-causes-women

Versi Terbaru

17/05/2021

Ditulis oleh Arinda Veratamala

Ditinjau secara medis oleh dr. Yusra Firdaus

Diperbarui oleh: Rina Nurjanah

avatar

Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus · · · Ditulis oleh Arinda Veratamala · Diperbarui 17/05/2021

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan