Apa itu kanker usus halus?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu kanker usus halus?

Kanker usus halus adalah penyakit langka di mana sel-sel dalam jaringan usus halus berubah (bermutasi). Sel-sel tersebut tumbuh tak terkendali secara tak normal sehingga membentuk tumor.

Usus halus menghubungkan lambung Anda dengan usus besar. Fungsi utamanya adalah memecah dan mencerna makanan, lemak, vitamin, dan zat-zat lain yang diperlukan tubuh. Bila Anda memiliki kanker ini, sel tumor mungkin memblokir atau menghalangi usus halus.

Ada lima jenis kanker usus halus:

  • Adenokarsinoma terjadi pada 30 hingga 40 persen kasus kanker usus halus. Adekarsinoma dimulai dari dinding usus halus. Awalnya tampak seperti polip (non-kanker), tapi lama-lama bisa berubah jadi kanker.
  • Sarkoma adalah sel kanker yang muncul pada jaringan lunak usus halus.
  • Tumor karsinoid tumbuh perlahan-lahan dan biasanya diawali dari usus halus bagian bawah. Tumor ini juga mungkin menyerang usus buntu (appendix) atau rektum (dubur). Tumor ini bisa meningkatkan kadar hormon tertentu, misalnya serotonin.
  • Gastrointestinal stromal tumors (GIST) adalah kanker usus halus yang sangat jarang terjadi. Umumnya, kanker ini dimulai dari lambung, tapi tidak semua tumor ini bersifat kanker.
  • Limfoma usus dimulai dari kelenjar getah bening. Orang dengan jenis kanker ini biasanya juga memiliki gangguan imunodefisiensi. Maksudnya, sistem imunnya terganggu atau melemah sehingga tubuh tidak bisa melawan penyakit atau infeksi sebagaimana mestinya.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala kanker usus halus?

Beberapa gejala kanker usus halus yang sering dilaporkan antara lain:

  • Sakit atau kram di bagian tengah perut
  • Berat badan turun tanpa penyebab yang jelas (tidak sedang diet)
  • Ada benjolan di perut
  • Buang air besar berdarah

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda. Tubuh masing-­masing orang berbeda. Selalu  konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab dan faktor-faktor risiko

Penyebab kanker usus halus

Sampai saat ini, para dokter dan ahli belum menemukan apa penyebab pasti dari kanker usus halus. Namun, kondisi-kondisi tertentu bisa memicu atau menjadi faktor risiko kanker usus halus.

Faktor-faktor risiko kanker usus halus

Berikut adalah faktor-faktor yang meningkatkan risiko Anda terhadap kanker usus halus.

  • Orang yang lanjut usia (di atas 60 tahun)
  • Pria lebih berisiko daripada wanita
  • Faktor genetik (keturunan atau ada riwayat kanker dalam keluarga)
  • Merokok dan minum minuman beralkohol
  • Pola makan yang tinggi lemak
  • Tinggal atau bekerja di lingkungan yang tinggi kandungan kimianya (misalnya phenoxyacetic acid dalam pestisida)
  • Kondisi lainnya yang memengaruhi usus seperti penyakit Crohn, kanker usus besar, atau penyakit Celiac
  • Limfedema (kerusakan pembuluh yang terhubung dengan kelenjar getah bening)

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana dokter mendiagnosis kanker usus halus?

Dokter mungkin melakukan pemeriksaan medis. Dokter akan menayakan riwayat kesehatan dan keluhan-keluhan yang dirasakan. Dokter juga sangat mungkin melakukan pemeriksaan dengan pemindaian untuk memantau perkembangan kanker. Misalnya lewat rontgen (sinar X), CT scan, atau MRI.

Anda juga mungkin diminta melakukan endoskopi (memasukkan kamera kecil ke dalam kerongkongan, lambung, dan usus) untuk melihat lokasi kanker.

Pemeriksaan lain yang mungkin dilakukan antara lain:

  • Tes darah untuk melihat zat-zat dalam tubuh
  • Pemeriksaan fungsi hati (liver), bisa dengan tes darah
  • Pemeriksaan feses yang bisa mendeteksi adanya darah
  • Biopsi kelenjar getah bening

Apa pilihan pengobatan untuk kanker usus halus?

Pengobatan yang dianjurkan dokter tergantung pada jenis kanker Anda dan seberapa jauh penyebarannya.

Operasi adalah salah satu perawatan yang paling diutamakan. Pada saat operasi, dokter bedah akan mengangkat bagian usus halus yang ada kankernya. Bisa juga tim dokter melakukan bypass supaya makanan bisa mencari jalan baru untuk melalui tumor yang tak bisa diangkat.

Bahkan kalau dokter sudah mengangkat semua kanker, Anda masih mungkin akan dianjurkan menjalani terapi radiasi atau kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

 

Sumber

Direview tanggal: Juli 11, 2018 | Terakhir Diedit: Juli 11, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan