4 Gerakan Olahraga Menggunakan Foam Roller untuk Singkirkan Selulit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Olahraga pakai foam roller belakangan ini menjamur di masyarakat karena digadang bisa menghilangkan selulit. Selulit adalah kondisi kulit bergelombang dan menggumpal tidak rata mirip kulit jeruk, akibat lemak yang mendorong jaringan ikat kulit. Lantas, seberapa efektif sebenarnya foam roller untuk mengatasi selulit?

Manfaat olahraga pakai foam roller

Olahraga memang menjadi salah satu perawatan terbaik untuk mengatasi selulit. Namun olahraga tidak serta-merta menghilangkan selulit. Apalagi, selulit juga bisa disebabkan kondisi genetik yang berlangsung seumur hidup. Dengan berolahraga, otot di area yang berselulit akan menguat sehingga dapat membuat kulit Anda tampak lebih rata.

Foam roller itu sendiri adalah gulungan busa empuk. Fungsi utamanya adalah alat bantu untuk melemaskan otot-otot yang terasa kaku dan kencang sehabis olahraga yang berat. Foam roller juga bisa digunakan sebelum Anda berolahraga guna mencegah cedera.

Manjula Jegasothy, MD, dermatolog dan pendiri Miami Skin Institute, mengatakan bahwa hasil penggunaan foam roller untuk mengatasi selulit tidak bisa instan dan hanya bersifat sementara. Pasalnya, foam roller hanya berfungsi untuk memecah dan mengendurkan fasia (jaringan ikat yang melindungi dan memisahkan otot). Terlebih jika Anda tidak rutin olahraga pakai foam roller.

Idealnya, setelah olahraga pakai foam roller Anda harus memijat bagian berselulit itu dengan bola olahraga khusus yang bernama bola myofascial. Guna bola myofascial ini berguna untuk mengurangi pembengkakan dan membuat kulit terasa lebih halus.

Bagaimana cara olahraga pakai foam roller?

Jika Anda ingin coba olahraga pakai foam roller untuk menghilangkan selulit, Anda bisa tiru beberapa contoh gerakan di bawah ini.

1. Gerakan pertama

(Source: www.Prevention.com)

Gerakan pertama ini bisa Anda lakukan dengan cara duduk di lantai dengan kaki diluruskan ke depan. Posisikan tangan ada di lantai bagian belakang tubuh untuk mendukung berat badan. Setelahnya, tempatkan foam roller di bawah betis, yang menjadi tempat “favorit” selulit. Perlahan tarik-ulur kaki Anda di atas foam roller, dari paha sampai tepat di bawah lutut. Ulangi 1 set selama 3 sampai 4 kali gulungan.

2. Gerakan kedua

(Source: www.Prevention.com)

Posisikan badan Anda berbaring telungkup di lantai dan letakkan roller busa di bawah pinggul Anda. Buat kaki kanan Anda sebagai tumpuan, lalu gulingkan tubuh Anda di atas foam roller dari pinggul sampai lutut.

3. Gerakan ketiga

(Source: www.Prevention.com)

Posisikan tubuh Anda tidur di lantai, dan letakkan foam roller pada bagian bawah punggung, Posisikan juga kedua tangan Anda ke atas atau ke samping untuk menunjang keseimbangan tubuh. Perlahan kencangakan otot bagian badan dan tekuk lutut untuk menggerakan roller agar berjalan ke atas dan ke bawah.

4. Gerakan kempat

(Source: www.Prevention.com)

Posisikan tubuh Anda berbaring miring dengan foam roller berada di bawah pinggul kanan. Seimbangkan tubuh Anda dengan menahannya pada tangan. Perlahan gulung foam roller menggunakan tubuh dari pinggul ke lutut. Ulangi dengan sisi yang bergantian.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Selain mencukur, waxing, dan laser, ada juga krim untuk menghilangkan bulu yang mudah dan murah. Apa krim perontok bulu aman untuk tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Pengukuran tekanan darah banyak dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari. Apakah akan ada perbedaan tekanan darah, jika dilakukan di lain waktu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Flat Foot (Telapak Kaki Datar)

Normalnya, bagian tengah telapak kaki akan berlekuk. Namun, orang-orang penderita flat feet memiliki telapak kaki datar. Apa efeknya pada kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Gerakan Olahraga Aman untuk Atasi Pergelangan Tangan Sakit (Carpal Tunnel Syndrome)

Pergelangan tangan sakit akibat carpal tunnel syndrome tentu membuat aktivitas Anda jadi terhambat. Yuk, ringankan sakitnya dengan gerakan olahraga ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasca operasi usus buntu

Semua Hal yang Perlu Anda Perhatikan Setelah Jalani Operasi Usus Buntu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
veneer gigi

Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Veneer Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
cepat turun berat badan pagi hari

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Cepat Turun Berat Badan

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
berapa banyak makan nasi saat sarapan

Seberapa Banyak Harusnya Porsi Makan Nasi Saat Sarapan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit