Kolesistektomi Terbuka

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Definisi

Apa itu batu empedu?

Batu  empedu  atau gallstones  adalah  ‘batu’ yang terbentuk pada kantung  empedu. Hal ini  merupakan  kondisi  yang  umum  terjadi  dan dapat  menurun  pada  keluarga.  risiko batu  empedu  meningkat  seiring  bertambahnya usia  dan  jika  Anda  sering mengkonsumsi makanan yang berlemak.Bagi  sebagian  orang,  batu  empedu  dapat  menyebabkan  kondisi  yang  parah  seperti serangan rasa sakit pada perut.

Kapan saya perlu menjalani kolesistektomi terbuka?

Jika Anda mengalami rasa sakit disebabkan oleh batu empedu, direkomendasikan untuk melakukan pengangkatan batu empedu.

Pencegahan & peringatan

Apa yang perlu saya ketahui sebelum menjalani operasi?

Operasi dilakukan dengan membuat beberapa sayatan kecil. Jika Anda pernah menjalani operasi  pada  daerah  empedu,  cenderung berdarah  banyak,  atau  jika  Anda  memiliki masalah  yang  membuat  dokter  sulit  untuk  melihat  kantung  empedu  Anda,  operasi terbuka dapat menjadi pilihan apa yang sesuai untuk Anda.

Apakah alternatif lain selain kolesistektomi?

Ada alternatif yang dapat melarutkan dan menghancurkan batu empedu, namun teknik ini  melibatkan  obat‐obatan  yang  keras,  memiliki  efek  samping  dan  angka  kegagalan yang tinggi.Antibiotik  dapat  digunakan  untuk  mengobati  infeksi  pada  kantung  empedu. Mengkonsumsi makanan rendah lemak juga dapat menghindari serangan rasa sakit.Akan  tetapi,  alternatif‐alternatif  tersebut  tidak  dapat  menyembuhkan  kondisi,  dan gejala cenderung untuk terjadi kembali.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani operasi?

Anda dilarang makan dan minum apapun selama 8 jam sebelum tes. Anda mungkin diharuskan  untuk berhenti mengkonsumsi obat‐obatan pada hari  atau sebelum  operasi.  Anda  sebaiknya mengkonsultasikan  pada  dokter  terlebih  dahulu sebelum mengganti atau berhenti mengkonsumsi obat‐obatan. Ikuti instruksi lainnya untuk persiapan prosedur operasi.

Bagaimana proses operasi kolesistektomi?

Operasi biasanya dilakukan dengan bius total dan berlangsung selama sekitar 1 jam. Ahli  bedah  akan  membuat  beberapa  sayatan  kecil  pada  perut  dan  membebaskan saluran  kistik  dan  arteri  Anda.  Kantung  empedu  akan  dipisahkan  dari  liver  dan diangkat.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani operasi?

Anda diperbolehkan pulang setelah 2 sampai 4 hari. Anda dapat  kembali beraktivitas  setelah  sekitar 6 minggu, tergantung tingkat  operasi dan jenis aktivitas Anda.Berolahraga  dapat  membantu  Anda  kembali  beraktivitas  seperti  biasa.  Konsultasikan pada dokter terlebih dahulu. Anda akan pulih total dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Komplikasi dapat meliputi perdarahan, infeksi dan cedera pada saluran yang membawa cairan empedu dari kantung empedu ke lambung. Selama proses kolesistektomi, usus atau pembuluh darah utama dapat terluka pada  saat peralatan dimasukkan  ke dalam perut. Komplikasi tersebut jarang terjadi. Komplikasi spesifik lainnya dapat meliputi:

● kebocoran cairan atau batu empedu

● tertahannya batu

● nyeri yang berlanjut

● diare

● peradangan pada lapisan perut

● infeksi pada dada

● luka pada saluran empedu

● reaksi alergi

● luka pada usus

● kelumpuhan usus yang berlanjut

● kerusakan serius pada hati

Anda  dapat  meminimalisir  risiko  komplikasi  dengan  mengikuti  instruksi  dari  dokter sebelum operasi, seperti berpuasa dan berhenti mengkonsumsi obat tertentu.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Sekilas ketiganya tampak sama dan sulit dibedakan. Agar tak keliru, berikut beda oral thrush, lidah peta, dan OHL yang penting diketahui. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Berbagai Posisi Tidur yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan

Posisi tidur yang buruk akan menyebabkan pada kelelahan, gangguan tidur, hingga nyeri punggung. Lalu, bagaimana posisi tidur yang baik?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Pola Tidur Sehat 15 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 13 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

13 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Stroke, Apa Saja?

Konsekuensi paling umum akibat stroke adalah lumpuh, biasanya merupakan kelumpuhan hemiplegia atau hemiparesis. Ketahui informasi lebih lanjut di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 12 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Berbagai Tes Medis yang Digunakan Dalam Evaluasi Stroke

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
posisi bab yang baik

Jongkok atau Duduk: Mana Posisi BAB yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 28 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
perut bunyi saat lapar

5 Gejala Umum Gangguan Pencernaan dan Kemungkinan Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit