Menguak Segudang Manfaat Belajar Musik Bagi Perkembangan Si Kecil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Tahukah Anda bahwa mengajarkan anak belajar alat musik apapun bisa bermanfaat besar untuk perkembangan otak, motorik, dan interaksi sosial anak. Penelitian yang diterbitkan di Developmental Science dan Annals of New York Academy of Sciences bahkan menemukan fakta bahwa bayi berusia satu tahun yang mengikuti kelas musik bersama-sama dengan orangtuanya menunjukkan banyak kemajuan positif. Tak hanya itu, ada segudang manfaat belajar musik bagi tumbuh kembang si kecil. Apa saja?

5 manfaat belajar musik yang didapatkan anak

1. Mengembangkan kemampuan fisik

Instrumen tertentu, seperti perkusi dan drum, membantu anak-anak mengembangkan koordinasi dan keterampilan motorik. Hal ini dikarenakan kedua alat musik ini melibatkan gerakan tangan, lengan, serta kaki.

Jenis instrumen musik ini bagus untuk anak-anak yang memiliki energi cukup tinggi. Sedangkan instrumen musik lainnya seperti biola dan piano membutuhkan gerakan tangan kanan dan kiri yang berbeda secara bersamaan.

Alat musik tidak hanya membantu anak mengembangkan ketangkasan si kecil tapi juga membantu anak meningkatkan kemampuan koordinasi yang berguna untuk kegiatan lainnya seperti saat menari dan olahraga.

2. Mengajarkan kedisiplinan

anak bernyanyi

Manfaat belajar musik lainnya adalah membantu melatih kesabaran dan kedisiplinannya. Pasalnya sebelum mencapai tahap yang lebih tinggi, anak perlu melewati bagian dasar dulu, baru kemudian bisa lanjut ke tahap selanjutnya dalam hitungan minggu hingga bulan. Setelah lolos dari tahap dasar anak baru bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

Dalam proses tersebut anak juga dituntut untuk mematuhi berbagai aturan yang diterapkan ketika ia belajar musik. Jika anak masuk sekolah musik ia juga perlu paham bahwa bermain secara bergiliran yang mungkin akan memakan waktu lama menjadi salah satu tes kesabaran yang perlu dilaluinya.

3. Menambah kepercayaan diri

anak bernyanyi

Saat belajar alat musik anak tentu akan diberikan berbagai kritik yang membangun. Hal ini dilakukan agar anak mengubah permainannya menjadi lebih baik yang akan meningkatkan kepercayaan dirinya.

Kelas musik yang biasanya terdiri lebih dari satu anak juga mengajarkan anak untuk paham bahwa setiap orang yang belajar pasti memiliki kesalahan dan kekurangan, termasuk dirinya sendiri. Dengan begitu ia akan belajar dan meningkatkan kemampuannya.

Pada akhirnya, keterampilan musiknya yang mumpuni akan membawanya untuk lebih menonjol dalam kelas terlebih jika ada acara tertentu di mana perannya dibutuhkan. Selanjutnya hal ini akan berpengaruh dengan rasa kepercayaan dirinya.

4. Meningkatkan keterampilan dan interaksi sosial

mengenal teman anak

Manfaat belajar musik selanjutnya adalah anak mampu berinteraksi dengan bagi di lingkungan sosialnya. Dalam mempelajari alat musik ada kalanya anak dihadapkan pada permainan grup yang melibatkan banyak anak dengan berbagai alat musik yang berbeda. Misalnya, ia harus bermain alat musik dalam suatu grup atau kelompok tertentu.

Ketika itu terjadi, ia harus bisa berkomunikasi dengan baik supaya bisa membuat harmonisasi musik yang sesuai dan pas. Dengan begitu anak tidak bisa main sendiri tanpa memikirkan kolaborasi dengan teman-temannya.

Apakah permainannya terlalu keras atau terlalu cepat anak perlu menyesuaikan dengan teman-temannya yang lain. Peran yang dimiliki tiap anak akhirnya membuatnya belajar untuk  permainan untuk menciptakan harmonisasi nada yang indah.

Interaksi seperti inilah yang nantinya akan menumbuhkan keterampilan anak untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

5. Mengasah kemampuan akademik

nutrisi penting untuk perkembangan otak anak

Nina Kraus, kepala Northwestern’s Auditory Neuroscience Laboratory menyatakan bahwa anak yang belajaralat musik memiliki proses saraf yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang hanya menghadiri kelas musik tanpa belajar alat musik apapun. Anak-anak yang belajar alat musik cenderung fokus di kelas dan paling banyak mengerjakan tugas selama pelajaran berlangsung.

Selain itu, dikutip dari Parents, belajar musik dengan matematika ternyata berhubungan. Pemahaman irama, ritme, dan juga skala saat anak belajar alat musik membantunya memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengerjakan pembagian, pecahan, dan mengenali pola.

Atau jika Anda dan pasangan menguasai alat musik, Anda juga bisa mengajarkannya di rumah bersama-sama. Namun, usahakan untuk tidak memaksakan dan menetapkan target yang terlalu tinggi agar anak tidak merasa kegiatan bermusik merupakan kegiatan yang menakutkan. Pasalnya sulit mendapatkan segudang manfaat tersebut jika anak tidak menikmati proses belajarnya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca