Kapan Anak Perempuan dan Laki-laki Harus Mulai Tidur di Kamar Terpisah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 April 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bukan hanya mainan, pembagian kamar untuk anak juga perlu diperhatikan orangtua. Terutama bila kakak dan adik ini memiliki jenis kelamin yang berbeda. Saat masih kecil, mereka masih bisa berbagai kamar berdua. Namun, jika usia mereka sudah bertambah besar, orangtua perlu menyiapkan kamar tidur anak secara terpisah. Memangnya, umur berapa kamar anak perempuan dan laki-laki harus dipisah? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Kapan kamar tidur anak harus dipisah?

Sebagai orangtua, Anda tentu memahami jika anak laki-laki dan perempuan harus memiliki kamar tidur sendiri. Namun, masih banyak yang tidak tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan hal ini.

Menurut Emily Kircher-Morris, MA, MEd, PLPC, seorang konselor ahli di St. Louis menjelaskan pendapatnya tentang hal ini. “Tidak ada batas usia spesifik yang mengharuskan kakak adik yang berbeda jenis kelamin harus memiliki kamar sendiri. Ini tergantung pada keputusan orangtua dengan cara memantau perkembangan mereka secara langsung”, jelas Morris.

Umumnya, orangtua akan memisahkan kamar tidur anak ketika mereka mencapai pubertas. Namun, menurut National Society for the Prevention of Cruelty to Children, anak yang berbeda jenis kelamin disarankan tidak berbagai kamar yang sama saat salah satunya di atas 10 tahun ke atas.

Alasan kenapa kamar tidur anak harus dipisah

kesalahan mendidik anak

Mungkin masih ada orangtua yang membiarkan anaknya yang berbeda jenis kelamin memiliki kamar tidur yang sama. Biasanya terhambat karena tidak ada ruang untuk membuat kamar baru. Namun, Anda perlu memerhatikan beberapa alasan berikut supaya lebih mantap untuk membuat kamar tidur baru dan dipisah keduanya, yaitu:

1. Anak butuh ruang sendiri

Sedari kecil, anak-anak harus diajari untuk memiliki ruang untuk diri sendiri. Terutama, jika anak sudah pubertas. Pada saat itu, anak mulai mengalami berbagai perubahan pada tubuhnya.

Ini membuatnya sulit merasa nyaman jika berbagi kamar dengan orang lain, termasuk dengan adik atau kakaknya. Mereka juga sudah mulai memiliki privasi yang  perlu dihormati oleh anggota keluarga yang ada di rumah.

Ia bisa mengerjakan pr dengan tenang, menghias dan menata kamar sesuka hati tanpa harus berselisih dengan saudaranya, dan memberinya tempat ketika ia ingin sendiri.

2. Melatih hidup mandiri dan berani

Memiliki kamar tidur sendiri mengajari anak untuk berani tidur sendiri. Jika sudah terbiasa, anak mungkin akan menemukan cara sendiri untuk membuat diri mereka nyaman ketika tidur.  Selain itu, dengan kamar tidur yang dipisah seperti ini akan membuat anak lebih bertanggung jawab terhadap diri dan kamarnya.

Melalui tugas kecil seperti membereskan tempat tidur, mematikan lampu kamar, dan menyapu atau mengganti selimut bisa mengajarkan anak untuk melakukan pekerjaan rumah. Tidak terlepas dari laki-laki maupun perempuan, pekerjaan rumah seperti ini akan berguna kelak untuk dirinya sendiri.

3. Menghindari anak bertindak agresif secara seksual

Semakin bertambah usia anak, baik perkembangan, perilaku, dan pemikiran anak akan berubah. Dengan kamar tidur yang dipisah, Anda juga dapat mencegah anak bertindak agresif secara seksual.

Ini juga memberi batasan pada anak untuk menjaga dan menutupi bagian tubuhnya yang tidak boleh dilihat atau disentuh orang lain, termasuk adik atau kakaknya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Ayah Lebih Sayang Pada Anak Perempuan Ketimbang Anak Laki-lakinya?

Ayah memiliki "gaya"-nya sendiri dalam mendidik anak-anaknya. Namun, benarkah jika kasih sayang ayah lebih besar pada anak gadisnya ketimbang sang jagoan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 8 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Perubahan Tubuh yang Muncul Pada Menstruasi Pertama Anak Perempuan

Sebelum terjadi menstruasi pertama, sudah terjadi berbagai perubahan fisik dan mental sebagai persiapan anak perempuan menuju remaja. Apa saja perubahannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 4 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

Haid Pertama Anak Perempuan Bisa Datang Lebih Cepat Jika Sering Minum Soda

Menstruasi pertama yang datang lebih cepat dari normal tentu kurang baik. Nah, ternyata hal ini bisa dipicu salah satunya oleh kebiasaan sering minum soda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik 6 Januari 2018 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Suara Anak Laki-laki Berubah Jadi Lebih Berat Saat Puber?

Kenapa suara anak laki-laki berubah saat mereka beranjak remaja? Tiba-tiba suara berubah lebih berat dan dalam. Nah, ternyata ini dia alasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Fakta Unik 28 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menghukum anak berbohong

Segudang Ide Aktivitas Seru Antara Ayah dan Anak Perempuannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 6 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
kakak adik tidur sekamar

Ortu Perlu Tahu, Ini Plus Minusnya Bila Kakak Adik Tidur di Kamar yang Sama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit
cara hamil bayi perempuan

Ngidam Manis dan Perut Menonjol ke Atas Tandanya Hamil Anak Perempuan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 3 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit
ayah dan anak perempuan

Ikatan Kuat Ayah Dengan Sang Putri, Bantu Hilangkan Rasa Kesepian Anak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2018 . Waktu baca 4 menit