5 Cara Mengajari Anak untuk Berterima Kasih Kepada Orang Lain

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 08/04/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ucapan terima kasih adalah bagian penting dalam komunikasi yang menunjukkan penghargaan terhadap seseorang. Ungkapan ini juga menjadikan Anda sebagai pribadi yang baik serta berperilaku santun. Walaupun terdengar sederhana, tapi ungkapan terima kasih perlu diajarkan sedini mungkin agar si kecil memahami cara menghargai usaha, pemberian, dan pertolongan orang lain. Lantas, bagaimana cara mengajari anak agar ia mengerti pentingnya berterima kasih?

Cara mengajari anak untuk berterima kasih kepada orang lain

Anak-anak mungkin lebih sering diajari cara mengucapkan “tolong” dan “maaf”, padahal ungkapan terima kasih juga sama pentingnya. Berikut adalah kiat-kiat yang dapat Anda lakukan.

1. Tunjukkan, bukan perintahkan

Anak-anak biasanya melakukan perintah orang tua karena merasa wajib mematuhinya. Menerapkan prinsip ini saat Anda mendidik anak untuk melakukan kewajibannya mungkin sah-sah saja. Namun, beda halnya saat Anda mengajari anak cara bersikap.

Jadilah model yang baik bagi si kecil. Jika Anda ingin anak Anda mengucapkan terima kasih, maka Anda harus mencontohkannya dan bukan sekadar memerintahkan ia untuk berlaku demikian. Mulailah dengan berterima kasih kepada pasangan Anda, kasir yang membantu Anda di swalayan, atau petugas keamanan yang membantu Anda menyeberangi jalanan.

2. Ucapkan terima kasih pada anak

Selain memiliki hak untuk bermain, si kecil juga memiliki kewajiban seperti belajar, merapikan mainannya, atau membereskan tempat tidurnya sendiri. Anda bisa memberikan contoh yang baik dengan mengucapkan terima kasih begitu ia melaksanakan kewajibannya dengan baik.

Cara ini cukup efektif untuk mengajari anak Anda pentingnya berterima kasih atas usaha yang dilakukan orang lain. Ia juga akan semakin merasa dihargai sehingga lebih bersemangat dalam melakukan kewajibannya sebagai seorang anak.

mendidik anak perempuan

3. Mengajarkan untuk berterima kasih dengan tulus

Mendidik anak untuk berterima kasih mungkin mudah bagi sebagian orang tua, tetapi mengajarkan ia cara berterima kasih yang tulus adalah perkara lain. Triknya lagi-lagi adalah dengan memberikan contoh kepada anak.

Anda tidak perlu selalu mengucapkan terima kasih untuk setiap hal kecil yang anak Anda lakukan. Sebaliknya, utarakanlah rasa terima kasih Anda saat ia melakukan suatu hal yang bermakna. Ajari pula alasan mengapa ucapan terima kasih adalah hal yang penting. Dengan begitu, ia akan memahami bahwa ucapan terima kasih bukan hanya sekadar ucapan yang normatif.

4. Mengingatkan anak ketika ia lupa

Cara mengajari anak untuk berterima kasih bukanlah proses yang instan. Terkadang, anak Anda mungkin lupa mengucapkan terima kasih walaupun Anda telah mencontohkannya. Ini merupakan hal yang wajar karena perhatian anak-anak mudah teralihkan, terutama saat mereka menginginkan sesuatu.

Bila buah hati Anda lupa mengatakan terima kasih, maka ingatkanlah ia dengan cara yang baik. Ulangi terus dengan sabar dan lama-kelamaan perilaku baik tersebut akan menjadi suatu kebiasaan. Si kecil juga akan belajar bahwa ia bisa memperoleh apa yang diinginkannya bila ia memintanya dengan cara yang santun.

5. Jangan memaksa, apalagi mengancam

Beberapa orang tua bisa saja keliru saat mendidik anak-anak mereka. Salah satu kekeliruan yang sering dilakukan adalah mengancam anak ketika ia tidak bersikap baik, misalnya dengan mengatakan, “Kalau tidak bilang terima kasih, nanti tidak dapat mainan.”

Hindari perilaku yang memberikan kesan bahwa lupa berterima kasih adalah hal yang memalukan dan pasti salah. Cobalah bersabar dan konsisten memberikan contoh hingga anak terbiasa melakukannya. Saat anak Anda mampu berterima kasih dengan tulus, hargai ia dengan memeluk atau mencium keningnya.

Anak-anak belajar dengan mencontoh perilaku orang-orang terdekatnya. Apa pun cara yang Anda gunakan untuk mengajari anak berterima kasih, kuncinya adalah menjadi role model yang baik baginya. Lewat perilaku Anda dan pasangan, anak-anak akan belajar dan memahami bahwa ungkapan terima kasih adalah hal penting yang penuh makna.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Mengajarkan Anak Menjaga Kebersihan Lingkungan

Kebersihan lingkungan merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. Lalu, bagaimana mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan lingkungan?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Tips Mengajarkan Anak Agar Rajin Merapikan Mainan Sendiri

Merapikan mainan mungkin tugas yang sederhana, tapi orangtua perlu sedikit trik untuk mengajarkannya kepada anak. Inilah sederet tips untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Parenting, Tips Parenting 06/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Langkah Orangtua Memberi Hukuman Mengurung Anak?

Saat anak berbuat kesalahan, orangtua terkadang memberi hukuman dengan mengurung anak di kamar untuk merenungi kesalahannya. Apakah hal ini baik dilakukan?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Parenting, Tips Parenting 03/04/2020 . Waktu baca 3 menit

Tips Mengajarkan Anak Agar Mau Minta Maaf Saat Melakukan Kesalahan

Orang tua perlu mengajarkan anak untuk terbiasa minta maaf sejak dini agar kelak memiliki sifat yang lebih bertanggung jawab akan masalah yang ia lakukan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Tips Parenting 30/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menjelaskan rasisme kepada anak

Tips Menjelaskan Rasisme kepada Anak Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 12/06/2020 . Waktu baca 5 menit
agar anak mau mendengarkan orang tua

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit
menghukum anak berbohong

Menghukum Anak Karena Berbohong Justru Akan Membuatnya Berbohong Lagi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 5 menit
cara mengatasi anak malas belajar

5 Cara Efektif Mengatasi Anak Malas Belajar

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020 . Waktu baca 6 menit