Popok Buat Anak Sulit Berjalan? Mitos atau Fakta?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bayi dan popok adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Anda memakaikan si kecil popok dengan tujuan agar anak Anda tidak buang air kecil ataupun besar secara sembarangan. Penggunaan popok juga mempermudah pekerjaan Anda dalam merawat si kecil. Namun menurut penelitian ternyata popok dapat memperlambat kemampuan anak Anda dalam berjalan? Apakah benar popok buat anak sulit berjalan?

Bagaimana popok buat anak sulit berjalan?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas New York popok mengakibatkan anak menjadi kesulitan untuk belajar berjalan. Penelitian yang dilakukan oleh para psikolog ini melibatkan 60 bayi yang mulai belajar berjalan atau sudah mulai berjalan.

Selain dapat menyebabkan ruam popok, penggunaan popok dalam waktu lama juga dapat menyulitkan bayi untuk belajar berjalan. Penelitian ini melibatkan 30 bayi berusia 13 bulan yang baru saja belajar jalan dan bayi berusia 19 bulan yang sudah mulai bisa berjalan. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 kali, yaitu saat bayi telanjang, memakai popok kain, dan memakai popok sekali pakai.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa popok dapat memengaruhi kemampuan berjalan bayi. Pada 30 bayi yang berusia 13 bulan, saat diuji dalam keadaan telanjang hanya ada 10 bayi yang terjatuh. Bayi yang terjatuh bertambah menjadi 17 saat memakai popok sekali pakai. Jumlah bayi yang terjatuh meningkat menjadi 21 orang ketika memakai popok kain yang lebih besar.

Sementara pengujian terhadap 30 bayi yang berusia 19 bulan diketahui penggunaan popok masih memiliki pengaruh pada kemampuan berjalan bayi meskipun tidak terlalu menonjol. Jumlah bayi yang terjatuh hanya ada 4 orang saat berjalan dengan memakai popok sekali pakai atau telanjang. Saat memakai popok kain ada 8 bayi yang terjatuh. Bayi cenderung melangkah lebih lebar dan pendek ketika mengenakan popok.

Menurut penelitian ini, popok dapat menyebabkan adanya gangguan di antara kaki sehingga dapat memperburuk keseimbangan dan posisi bayi. Dapat disimpulkan bahwa popok merupakan gangguan biomekanis yang terjadi saat bayi belajar berjalan. Alasan inilah yang menyebabkan popok buat anak sulit berjalan.

Meskipun demikian, penelitian ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh popok untuk jangka panjang. Sangat disarankan untuk Anda tidak sering menggunakan popok pada umur anak yang mulai belajar berjalan. Pakailah jika Anda akan berpergian. Popok membuat anak Anda tidak bebas bergerak, sehingga dapat mempengaruhi pergerakan kaki dan paha. Jika tidak diperlukan biarkan anak Anda bergerak bebas.

Tips agar anak Anda cepat berjalan

1. Lengkapi gizi dan nutrisi bayi

Pastikan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan bayi cukup, hal ini sangat penting karena bayi sedang dalam masa pertumbuhannya. Gizi dan nutrisi pada umumnya sudah tersedia dalam bubur sereal.

2. Susu formula kaya kalsium & zat besi

Saat hendak membeli susu formula carilah susu yang lebih tinggi kandungan kalsium dan zat besi karena ini bagus untuk pertumbuhan gigi serta tulang yang kuat.

3. Pijat kaki bayi

Sering memijat kaki bayi bagus untuk kelancaran aliran darahnya dan membuat kaki bayi menjadi tidak kaku.

4. Jangan sering menggendong bayi

Menggendong bayi tidak dilarang namun lebih baik jangan sering terutama saat anak Anda memasuki usia 7-8 bulan karena hal ini akan membuatnya merasa malas dan manja serta membuatnya tidak betah untuk berjalan.

Popok buat anak sulit berjalan, tidak menggunakan popok mungkin akan sedikit membuat Anda repot. Namun hal ini akan tergantikan saat si kecil mulai dapat melangkah sendiri menghampiri Anda.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Persiapkan Daya Tahan si Kecil Sebelum dan Sesudah Lahir

Ya, antibodi bayi yang baru lahir didapatkan dari sang ibu yang diberikan sejak bayi ada dalam kandungan. Lalu, kapan bayi mulai punya sistem imun sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Mengenal ASI: Jenis, Warna, Kandungan, dan Kebutuhan Harian untuk Bayi

Ada beberapa jenis ASI dengan warna, kandungan, hingga tekstur kental dan cair yang berbeda. Sudah tahukah apa perbedaan dan berapa kebutuhan ASI bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 16 Oktober 2020 . Waktu baca 14 menit

Ketahui 4 Tips Merawat Kulit Bayi Sensitif

Banyak hal yang menyebabkan kulit bayi sensitif. Ketahui bagaimana cara penanganan agar kulit bayi Anda terjaga. Seperti apa tips perawatan yang tepat?

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 15 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Yang Perlu Ortu Lakukan Saat Memergoki Anak Masturbasi

Mengetahui anak Anda melakukan masturbasi mungkin akan menimbulkan rasa kaget pada orang tua. Lalu bagaimana sebaiknya orang tua menyikapi hal tersebut?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Remaja, Kesehatan Remaja, Parenting 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

waktu bermain video game

Berapa Lama Waktu Bermain Video Game yang Pas untuk Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
komunikasi dengan anak

Kenapa Orangtua Wajib Rutin Berkomunikasi Dengan Anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
bahaya gurita bayi

Bayi Ternyata Tak Boleh Pakai Gurita. Apa Bahayanya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit
vitamin untuk anak

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit