backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan

Adakah Manfaat Prebiotik untuk Kulit Si Kecil? Ini Jawabannya

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 27/06/2023

Adakah Manfaat Prebiotik untuk Kulit Si Kecil? Ini Jawabannya

Prebiotik sering dikenal sebagai bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan saluran cerna. Meski umumnya dikenal baik untuk pencernaan, nyatanya prebiotik juga bisa diformulasikan ke dalam produk perawatan untuk menjaga kesehatan kulit. Lantas, adakah manfaat prebiotik untuk kulit terutama bagi si kecil? Berikut ulasannya.

Kandungan prebiotik dalam perawatan kulit

Pada dasarnya, prebiotik dihasilkan dari serat tanaman yang berfungsi sebagai sumber makanan bakteri dan berbagai mikroba yang bermanfaat dalam tubuh manusia.

Kehadiran prebiotik sebagai bahan makanan bakteri inilah yang dapat merangsang pertumbuhan dan kinerja bakteri baik atau probiotik yang bermanfaat bagi tubuh.

Selain bisa didapatkan dengan mengonsumsi sumber makanan tertentu, prebiotik juga bisa didapatkan dari produk perawatan kulit yang digunakan secara langsung ke kulit atau disebut topikal.

Perlu diketahui, bakteri dan mikroba pada tubuh manusia tidak hanya hidup di dalam usus, melainkan juga di jaringan kulit.

Oleh karena itu, asupan prebiotik yang ‘dikonsumsi’ secara topikal juga dapat memberi beragam manfaat bagi kesehatan kulit.

Perawatan kulit yang mengandalkan kandungan prebiotik tidak hanya bermanfaat untuk orang dewasa, tapi juga bayi yang baru lahir.

Pasalnya, beragam fungsi prebiotik yang baik bagi kesehatan kulit akan sangat bermanfaat untuk kondisi kulit bayi yang cenderung lebih sensitif dibanding kulit orang dewasa.

Manfaat prebiotik untuk kulit bayi

Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan kulit orang dewasa, prebiotik nyatanya juga dapat memberi pengaruh baik bagi kesehatan bayi yang baru lahir. Untuk lebih jelasnya, berikut ini berbagai manfaat prebiotik untuk kulit bayi.

1. Menjaga keseimbangan bakteri baik pada kulit

Masalah kulit yang umumnya dialami oleh bayi adalah gatal-gatal, kering, ruam, sampai biang keringat.

Sebagian besar masalah kulit tersebut seringkali dipicu oleh bakteri jahat yang terdapat pada kulit. Kondisi inilah membuat peran bakteri baik dibutuhkan.

Pasalnya, bakteri baik dapat menjaga kulit sekaligus melawan senyawa-senyawa beracun dan polutan yang dapat memicu beragam gangguan kulit.

Asupan prebiotik dalam produk perawatan kulit bayi yang digunakan secara topikal dapat merangsang pertumbuhan bakteri baik yang bermanfaat untuk kulit.

Dengan demikian, keseimbangan bakteri pada kulit akan lebih terjaga, sehingga kulit pun tetap sehat dan tidak rentan mengalami berbagai macam gangguan.

2. Bantu memperkuat skin barrier

Skin barrier adalah jaringan lapisan kulit terluar yang berfungsi sebagai pelindung dari berbagai macam racun dan patogen berbahaya yang dapat menembus kulit.

Jika skin barrier terganggu dan semakin menipis, kulit akan lebih rentan mengalami berbagai macam masalah.

Mengingat bahwa bayi yang baru lahir memiliki kondisi kulit yang berbeda dengan kulit orang dewasa, kondisi skin barrier pada kulit bayi tentu juga masih terbilang tipis.

Oleh karena itu, bayi perlu mendapatkan perawatan kulit khusus agar kulitnya tidak semakin sensitif dan rentan mengalami berbagai masalah.

Kandungan prebiotik yang dapat merangsang pertumbuhan bakteri baik berfungsi untuk membantu memperkuat skin barrier kulit bayi.

Dengan menjaga lapisan kulit pelindung ini, kulit bayi akan relatif lebih sehat dan tidak mudah mengalami iritasi atau masalah kulit lainnya.

3. Menjaga kelembapan kulit bayi

Sebagian besar bayi yang baru lahir seringkali mengalami kondisi kulit yang kering dan bahkan mudah mengelupas.

Hal ini dikarenakan kondisi kulit bayi yang masih tips dan sensitif sehingga membutuhkan hidrasi ekstra agar lebih lembap.

Kandungan prebiotik yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik bisa memberi pengaruh positif terhadap kelembapan kulit.

Dikutip dari Cleveland Clinic, bakteri baik atau probiotik yang terangsang oleh kehadiran prebiotik ini dapat menjaga tingkat pH kulit agar lebih stabil, sehingga kulit lebih lembap dan sehat.

Dengan kata lain, pertumbuhan bakteri baik ini dapat menstimulasi hidrasi alami pada kulit agar tetap terjaga dan tidak memicu berbagai masalah kulit.

Maka dari itu, ada baiknya jika Anda mulai memperhatikan berbagai produk perawatan kulit yang dipakai si kecil. 

Pastikan Anda memilih produk perawatan berjenis prebiotic moisturizer yang fokus pada kandungan prebiotik. Kandungan tersebut dapat menstimulasi produksi lactic acid sehingga kulit bayi menjadi lembap dan sehat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 27/06/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan