Vardenafil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Vardenafil digunakan?

Vardenafil adalah obat untuk mengobati masalah fungsi seksual pria (impotensi atau disfungsi ereksi). Dalam kombinasi dengan rangsangan seksual, Vardenafil bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah ke penis untuk membantu pria mendapatkan dan mempertahankan ereksi.

Obat ini tidak berfungsi untuk melindungi terhadap penyakit menular seksual (seperti HIV, hepatitis B, gonore, sifilis). Berlatih “seks aman” seperti menggunakan kondom lateks. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk lebih jelasnya.

Bagaimana aturan pakai obat Vardenafil?

Bacalah panduan obat dan Brosur Informasi Pasien yang disediakan apotek, jika ada, sebelum Anda mendapatkan obat ini dan setiap kali Anda membeli ulang. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Minum obat ini dengan mulut seperti yang diarahkan oleh dokter Anda, sesuai dengan yang diperlukan. Minum Vardenafil, dengan atau tanpa makanan, sekitar 1 jam sebelum aktivitas seksual. Jangan mengambil lebih dari sekali sehari. Dosis harus diambil setidaknya setelah 24 jam pemakaian sebelumnya.

Hindari makan jeruk Bali atau minum jus jeruk Bali saat menggunakan obat ini kecuali dokter atau apoteker mengatakan bahwa hal tersebut aman untuk Anda. Jeruk Bali bisa meningkatkan kemungkinan efek samping obat ini. Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk lebih jelasnya.

Bagaimana cara menyimpan Vardenafil?

Simpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Vardenafil?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Vardenafil tidak diindikasikan untuk digunakan pada anak-anak. Keamanan dan kemanjuran belum ditentukan.

Lansia

Studi yang dilakukan sampai saat ini belum menunjukkan masalah geriatri khusus yang akan membatasi kegunaan Vardenafil pada lansia.

Apakah obat Vardenafil aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B. (A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui)

Efek Samping

Apa efek samping Vardenafil yang mungkin terjadi?

Vardenafil bisa memicu efek samping seperti:

  • kemerahan dan panas pada wajah, leher, atau dada
  • hidung beringus atau tersumbat
  • sakit kepala, pusing
  • sakit perut
  • sakit punggung

Tidak semua orang mengalami efek samping. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Vardenafil?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker.

Jangan minum Vardenafil dengan obat yang sama seperti avanafil (Stendra), sildenafil (Viagra), atau tadalafil (Cialis). Obat-obatan ini juga memiliki nama merek lain (Adcirca, Revatio) yang digunakan untuk mengobati kondisi yang disebut pulmonary arterial hypertension.

Beritahu dokter tentang semua obat-obatan yang Anda gunakan, dan obat-obatan yang Anda pernah gunakan atau telah Anda hentikan penggunaannya selama perawatan Anda dengan Vardenafil, terutama:

  • Obat-obatan yang Anda gunakan untuk disfungsi ereksi;
  • Antibiotik – clarithromycin, erythromycin dan lainnya;
  • Obat antijamur – itraconazole , ketoconazole , dan lainnya ;
  • Obat untuk mengobati tekanan darah tinggi atau gangguan prostat – alfuzosin, doxazosin, prazosin, silodosin, terazosin, tamsulosin;
  • Obat-obatan untuk irama jantung – amiodarone, dofetilide, disopyramide, dronedarone, procainamide, quinidine, sotalol; atau
  • Obat HIV/AIDS – atazanavir, indinavir, ritonavir, saquinavir, dan lainnya.

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Vardenafil?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Vardenafil?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Bentuk penis abnormal, termasuk penis melengkung dan cacat penis dari lahir – Masalah yang terjadi pada kondisi seperti ini malah berisiko akan semakin meningkat dan obat ini harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan kondisi seperti ini.
  • Usia lebih dari 50 tahun
  • Penyakit arteri koroner
  • Diabetes
  • Hiperlipidemia (kelebihan lemak dalam darah)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Cup Rendah hingga rasio disc (kondisi mata juga disebut “Crowded disc”)
  • Merokok – Kondisi dapat meningkatkan risiko untuk masalah mata serius yang disebut non-arteritik iskemik neuropati optik atau NAION.
  • Angina (nyeri dada yang sering terjadi)
  • Aritmia (detak jantung tidak teratur)
  • Serangan jantung (dalam 6 bulan terakhir)
  • Gagal jantung parah
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi), tidak terkendali
  • Hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Penyakit ginjal parah
  • Penyakit hati parah
  • Gangguan retina (masalah mata)
  • Retinitis pigmentosa (gangguan mata warisan)
  • Stroke, riwayat stroke yang baru terjadi – Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • Gangguan perdarahan
  • Maag – Masalah yang terjadi malah berisiko dapat meningkat; tidak diketahui apakah obat tersebut aman untuk digunakan pada pasien ini.
  • Kanker sumsum tulang
  • Leukemia (berkaitan dengan kanker darah)
  • Multiple myeloma (berkaitan dengan kanker darah)
  • Anemia sel sabit (kelainan darah) -Vardenafil harus digunakan dengan hati-hati pada pasien ini sebab masalah dengan ereksi berkepanjangan dari penis dapat terjadi.
  • Fruktosa intoleransi – tablet oral mengandung sorbitol, yang dapat membuat kondisi ini lebih buruk.
  • Masalah aliran darah jantung – kondisi ini dapat menyebabkan Anda menjadi lebih sensitif terhadap vardenafil.
  • Penyakit jantung – Diperkirakan tekanan darah rendah terjadi lebih besar; Vardenafil harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan kondisi seperti ini.
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati – Masalah yang terjadi malah berisiko dapat meningkat; dosis awal yang lebih rendah dapat digunakan dan dosis meningkat sesuai dengan kebutuhan dan dapat ditoleransi.
  • NAION (kondisi mata yang serius) pada satu atau kedua mata), riwayat memiliki kondisi mata seperti itu – Dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk mendapatkan NAION lagi.
  • Phenylketonuria (PKU) – Tablet oral mengandung phenylalanine, yang dapat membuat kondisi ini lebih buruk.
  • Perpanjangan QT (kondisi jantung langka), atau riawayat pernah memiliki kondisi seperti itu – Gunakan dengan hati-hati  Dapat membuat kondisi ini lebih buruk.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Vardenafil untuk dewasa?

Dosis vardenafil untuk disfungsi ereksi:

Dosis awal: 10 mg per oral sekali sehari, sesuai kebutuhan, sekitar 60 menit sebelum aktivitas seksual. Tingkatkan menjadi 20 mg atau kurangi sampai 5 mg berdasarkan efikasi dan tolerabilitas.

Dosis Maksimum: 20 mg sekali sehari

Pasien pada terapi alpha blocker stabil:

Dosis awal: 5 mg oral sekali sehari

Dosis vardenafil untuk lansia dengan disfungsi ereksi:

65 tahun ke atas:

Dosis awal: 5 mg oral sekali sehari, sesuai kebutuhan, sekitar 60 menit sebelum aktivitas seksual.

Berapa dosis obat Vardenafil untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum ditentukan pada pasien anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis dan sediaan apa Vardenafil tersedia?

Vardenafil tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

Tablet dilapisi film: 2,5 mg; 5 mg; 10 mg; 20 mg

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis, meliputi:

  • Nyeri otot
  • Penglihatan kabur

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hemokromatosis

Hemokromatosis adalah penyakit keturunan yang menyebabkan tubuh menyerap zat besi terlalu banyak. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berakibat fatal.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Awas, Pria yang Kecanduan Pornografi Malah Berisiko Alami Impotensi

Berapa kali Anda menonton pornografi dalam seminggu? Hati-hati, lho. Para ahli menguak kalau kecanduan pornografi berdampak pada risiko disfungsi ereksi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 11 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Senam Kegel untuk Stamina Seks Pria dan Cara Melakukannya

Meski senam kegel sudah lama dikenal efektif untuk mengencangkan vagin.Namun, ternyata senam kegel juga memiliki manfaat untuk stamina seks pria.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Seksual, Tips Seks 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Penyakit Penyebab Disfungsi Ereksi Pada Pria

Ereksi sering disebut simbol kejantanan pria, namun tak semua pria bisa ereksi dengan baik. Berikut ini penyakit yang bisa jadi penyebab disfungsi ereksi.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pria, Impotensi 19 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
makanan minuman manis penyebab impotensi

Betulkah Makanan dan Minuman Manis Bisa Bikin Pria Impoten?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
viagra

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Priapismus

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit