Pantoloc

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31/12/2019 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan

Apa fungsi Pantoloc?

Pantoloc adalah obat yang biasa digunakan untuk pengobatan kondisi seperti sakit maag, tukak usus, dan  gastroesophageal reflux disease (GERD, refluks esofagitis, gangguan asam lambung) dengan mengurangi jumlah asam yang diproduksi oleh perut. Pantoprazole terkadang juga digunakan bersama dengan antibiotik untuk mengobati sakit maag yang disebabkan oleh bakteri yang disebut H. Pylori.

Pantoprazole juga dapat digunakan untuk mengobati atau mengurangi risiko sakit maag yang disebabkan oleh obat-obatan yang disebut nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID), yang mengiritasi perut.

Bagaimana cara pakai Pantoloc?

Bacalah panduan obat dan Brosur Informasi Pasien yang disediakan apotek, jika ada, sebelum Anda mendapatkan obat ini dan setiap kali Anda membeli ulang. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Obat ini untuk diminum sesuai arahan dokter, biasanya satu kali setiap hari. Dosis dan lama pengobatan didasarkan pada kondisi medis dan respon Anda terhadap pengobatan.

Jika digunakan di pagi hari, tablet dapat diminum dengan atau tanpa makanan. Telan tablet bulat-bulat. Jangan membelah, menghancurkan, atau mengunyah obat. Hal tersebut dapat merusak obat.

Jika diperlukan, antasida dapat digunakan bersama dengan obat ini. Jika Anda juga menggunakan sukralfat, minum pantoprazole setidaknya 30 menit sebelumnya.

Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari. Tetap gunakan obat ini sampai selama jangka waktu pengobatan yang diresepkan meskipun Anda telah merasa lebih baik.

Bagaimana cara menyimpan Pantoloc?

Simpan bubuk kering beku pada suhu di bawah 40° C, lebih dianjurkan antara 2 sampai 8° C. Jangan dibekukan, dan jauhkan dari cahaya.

Peringatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Apa yang harus saya perhatikan sebelum menggunakan Pantoloc?

Nyeri dada sering kali disalahartikan sebagai tanda pertama dari serangan jantung. Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami nyeri dada atau perasaan berat, nyeri menjalar ke lengan atau bahu, mual, berkeringat, dan perasaan sakit pada umumnya.

Anda tidak boleh menggunakan obat ini jika Anda alergi terhadap pantoprazole atau terhadap obat-obatan serupa seperti lansoprazole (Prevacid), esomeprazole (Nexium), omeprazole (Prilosec, Zegerid), atau rabeprazole (AcipHex).

Untuk memastikan bahwa pantoprazole aman untuk Anda, beri tahu dokter jika Anda memiliki:

  • Penyakit hati parah
  • Kadar magnesium dalam darah yang rendah
  • Osteoporosis
  • Kepadatan mineral tulang yang rendah (osteopenia)

Apakah Pantoloc aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Selama masa kehamilan, obat ini boleh digunakan hanya jika benar-benar diperlukan. Diskusikan mengenai risiko dan manfaatnya dengan dokter Anda.

Obat ini dapat tersalurkan melalui ASI. Konsultasikan mengenainya pada dokter Anda sebelum menyusui.

Efek Samping

Apa efek samping Pantoloc yang mungkin terjadi?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri perut parah, mual, muntah, dan penurunan berat badan
  • Diare yang encer atau berdarah
  • Kejang-kejang
  • Masalah ginjal—buang air kecil lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya, darah dalam urin, pembengkakan, kenaikan berat badan yang cepat, atau
  • Gejala-gejala dari rendahnya magnesium—pusing, linglung, detak jantung cepat atau tak stabil, tremor (gemetaran) atau pergerakan otot yang menyentak, merasa gelisah, kram otot, kejang otot di tangan dan kaki, batuk atau merasa tersedak

Efek samping umum dari pantoprazole dapat meliputi:

  • Sakit kepala
  • Demam
  • Gejala pilek seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, sakit tenggorokan
  • Nyeri perut, kembung, mual, muntah
  • Diare ringan, atau
  • Nyeri otot

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Pantoloc?

Beri tahu dokter mengenai semua obat yang sedang Anda gunakan, dan obat dimulai atau dihentikan penggunaannya selama pengobatan dengan pantoprazole, terutama:

  • Ampicillin
  • Ketoconazole
  • Methotrexate
  • Mycophenolate mofetil
  • Warfarin (coumadin, jantoven)
  • Obat-obatan hiv atau aids,nelfinavir, atau
  • Obat yang mengandung zat besi—ferrous fumarate, ferrous gluconate, ferrous sulfate, dan lainnya

Daftar di atas tidaklah lengkap. Obat lain mungkin dapat berinteraksi dengan pantoprazole, termasuk obat yang diresepkan dan dijual bebas, vitamin, dan produk herbal. Tidak semua kemungkinan interaksi terdaftar dalam panduan obat ini.

Apakah ada makanan dan minuman yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Pantoloc?

Pantoloc dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol dengan mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Konsultasikanlah pada dokter atau apoteker mengenai potensi interaksi makanan atau alkohol sebelum menggunakan obat ini.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Pantoloc?

Pantoloc dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan Anda. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau  mengubah cara kerja obat. Penting untuk selalu memberi tahu dokter atau apoteker Anda mengenai semua kondisi kesehatan yang sedang Anda alami.

Dosis

Informasi berikut ini tidak bisa dijadikan pengganti resep dokter. Anda HARUS berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan Pantoloc.

Berapa dosis Pantoloc untuk orang dewasa??

Gangguan asam lambung (pengobatan)

Oral, 40 mg per hari sampai selama delapan minggu. Rangkaian pengobatan tambahan selama delapan minggu mungkin dapat dipertimbangkan pada pasien yang tidak tersembuhkan setelah empat sampai delapan minggu pengobatan.

Gangguan asam lambung (profilaksis)

Oral, 20 mg satu kali setiap hari, di pagi hari. Dosis dapat ditingkatkan sampai 40 mg satu kali setiap hari, di pagi hari, jika kambuh kembali.

Maag, duodenum, terkait H.pylori (pengobatan)

Oral, regimen tiga terapi pantoprazole 40 mg, ditambah dengan klaritromisin 500 mg, ditambah dengan baik amoksisilin 1000 mg ataupun metronidazole 500 mg, dan semua tiga obat tersebut diminum dua kali setiap hari selama tujuh hari.

Maag, duodenum (pengobatan)

Oral, 40 mg per hari sampai selama dua minggu. Rangkaian pengobatan tambahan selama dua minggu mungkin dapat dipertimbakan pada pasien yang tidak tersembuhkan setelah dua minggu pengobatan.

Maag, lambung (pengobatan)

Oral, 40 mg per hari sampai selama empat minggu. Rangkaian pengobatan tambahan selama empat minggu mungkin dapat dipertimbakan pada pasien yang tidak tersembuhkan setelah empat minggu pengobatan.

Berapa dosis Pantoloc untuk anak?

Belum ditetapkan dosis obat pada pasien anak-anak. Ini mungkin berbahaya untuk anak Anda. Selalu penting untuk sepenuhnya memahami keamanan produk sebelum menggunakannya. Konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda untuk informasi lebih lanjut.

Dalam bentuk apa saja Pantoloc tersedia?

Pantoloc tersedia dalam bentuk dan kekuatan dosis berikut:

  • Tablet 40 mg.
  • Tablet 20 mg.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum/pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, langsung gunakan sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Sakit Perut Setelah Makan Pisang, Apa Penyebabnya?

    Dikenal sebagai buah yang aman dikonsumsi orang dengan maag, ternyata ada juga yang malah sakit perut setelah makan pisang. Kok bisa?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Fakta Unik 11/06/2020 . Waktu baca 3 menit

    4 Komplikasi Gastritis yang Patut Diwaspadai

    Apa Anda punya gastritis? Mulai sekarang jangan sepelekan gejalanya, karena gastritis bisa menyebakan komplikasi. Apa saja? Cari tahu di sini.

    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Gastritis, Health Centers 23/05/2020 . Waktu baca 6 menit

    6 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Penyakit Maag

    Sangking umumnya, munculnya maag sering kali disepelekan. Padahal baik maag kronis atau akut dapat menimbulkan bahaya penyakit lain bila tidak diobati.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Gastritis, Health Centers 21/05/2020 . Waktu baca 6 menit

    Pengobatan Gastritis, Mulai dari Perawatan Dokter Hingga Cara Alami

    Munculnya gejala gastritis bisa mengganggu aktivitas. Jangan khawatir, simak pengobatan gastritis berikut ini agar gejalanya tidak lagi kumat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Gastritis, Health Centers 18/05/2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    obat maag alami herbal asam lambung

    Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    gangguan lambung

    Apa Beda Gangguan Lambung Biasa dengan Maag?

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    gambar junk food yang menyebabkan asam lambung naik, namun obat alami asam lambung dapat mengatasinya

    Junk Food Bikin Asam Lambung Naik, Kok Bisa?

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    minyak esensial

    6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit